07 Februari 2013

METODE PENELITIAN


A.   Jenis Penelitian
Jenis dari penelitian ini adalah penelitian pra-eksperimental, karena pengukuran ketuntasan belajar siswa tanpa kelas kontrol. Hasil belajar siswa merupakan akibat perlakuan tugas terstruktur.

B.   Waktu Penelitian
Penelitian ini dilakukan di SDN Indonesia I Kec. ...... Kab. /kota pada semester genap tahun ajaran 2007/2008. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei. '

C.   Sasaran Penelitian
Sasaran penelitian ini adalah siswa kelas III SDN Indonesia I Kec. ...... Kab. /kota sejumlah 37 siswa, dengan 24 siswa perempuan dan 13 siswa laki-laki. Sampel yang diambil dalam penelitian ini berdasarkan ketentuan yang diberikan oleh guru kelas.

D.   Rancangan Penelitian
Dalam melakukan penelitian, rancangan yang digunakan yaitu One Shot case study Design yaitu penelitian yang dilakukan dengan nielaksanakan suatu
25perlakuan tertentu kepada subyek kemudian diikuti dengan hasil observasi atau pengukuran akibat perlakuan tersebut (Arikunto, 2006: 83).* Rancangan dari penelitian ini dapat digambarkan sebagai berikut:
x    ——ko
Keterangan:
X  =     pelaksanaan  penerapan  Pembelajaran   dengan   Penugasan
terstruktur dalam bentuk TTS. O = hasil observasi setelah perlakuan yaitu hasil belajar dan respon
siswa   terhadap   pembelajaran   dengan   menerapkan   tugas
terstruktur dalam bentuk TTS.

E.   Variabel
Variabel dalam penelitian ini adalah:
1.   Efektifitas penerapan tugas terstruktur
2.   Tugas terstruktur ,                        .
3.  Keterlaksanaan pengelolaan kegiatan belajar mengajar
4.   Ketuntasan belajar siswa

F.     Definisi Operasional Variabel
Variabel dalam penelitian ini dapat didefmisikan sebagai berikut: 1.   Efektifitas   penerapan   tugas   terstruktur   adalah   keterlaksanaan   tugas terstruktur berupa TTS yang dapat dilihat dari tes hasil belajar siswa, dan
26jumlah  siswa  yang  tuntas  menjawab  soal  per  indikator  dan  tujuan pembelajaran.
2.  Tugas terstruktur kegiatan pembelajaran berupa pendalaman materi pembelajaran yang dilakukan oleh siswa dengan mengerjakan TTS yang diberikan oleh guru dan dilaksanakan di luar jam pelajaran.
3.  Keterlaksanaan pengelolaan kegiatan belajar mengajar adalah kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru sesuai dengan sintaks yang terdapat dalam Rencana Pembelajaran.
4.  Ketuntasan belajar adalah hasil belajar siswa yang dapat dilihat dari kemampuan siswa untuk memahami dan menguasai materi Gerak Benda yang dapat dilihat dari hasil evaluasi yaitu dengan nilai minimal.

G.   Prosedur Pcnelitian
Ada dua tahap yang akan dilaksanakan dalam penelitian mi adalah tahap
persiapan dan pelaksanaan.
1.   Tahap persiapan
a.   Melakukan observasi
Observasi digunakan untuk mendapatkan informasi tentang keadaan sekolah dan mengetahui masalah-masalah yang dihadapi oleh guru dan siswa sebelum pengambilan data. Observasi dilakukan dengan melakukan wawancara dengan guru kelas dan siswa kelas III SDN Indonesia I Kec. ...... Kab. /kota.
27b.   Membuat kesepakatan dengan guru kelas
1) Menentukan mated yang diajarkan dalam penelitian.'
2) Menentukan kelas dan waktu yang digunakan dalam penelitian yaitu IV
3) Menentukan pengamat yaitu kepala sekolah dan guru kelas. c.   Menentukan mated yang akan diajarkan dengan menganalisis Kurikulum
Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Kemudian dipilih salah satu mated
yang akan diteliti dalam hal ini mated yang dipilih adalah Gerak Benda. d.  Menyusun perangkat pembeiajaran meliputi: Rencana Pembelajaran (RP)
terdapat dalam lampiran. RP ini berisi: standar kompetensi, kompetensi
dasar, indikator, kegiatan belajar mengajar; LKS, ITS, tes, dan angket
respon siswa terhadap penugasan terstruktur.
e.   Menentukan media pembeiajaran dan menyiapkan bahan dan alat. 2.   Tahap pelaksanaan .
Pada tahap pelaksanaan ini, ditunjukkan dengan kegiatan operasional selama proses belajar mengajar.
a.   Penelitian di sekolah dilaksanakan pada bulan Mei dengan 3 kali pertemuan dengan mated Gerak Benda.
b.   Melaksanakan  proses   belajar  mengajar   sesuai   dengan   Rencana Pembelajaran.
c.   Melakukan pengamatan
28Pengamatan    yang    dilakukan,   ,yaitu    pengamatan    pengelolaan pembelajaran  dan pengamatan pemberian tugas' terstruktur  yang dilakukan oleh siswa. Pengamat terdiri dari 2 orang yaitu guru kelas dan kepala sekolah. d.  Memberikan evaluasi
Evaluasi diberikan di akhir pembelajaran, untuk mengetahui hasil belajar siswa.

H.   Teknik Pengumpulan Data
Sesuai data yang diperoleh, dalam penelitian ini digunakan instrumen sebagai berikut:
1.   Observasi
Bertujuan untuk mengumpulkan data penelitian tentang keterlaksanaan pengelolaan pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Observasi ini dilakukan dengan menggunakan lembar pengamatan keterlaksanaan pengelolaan pembelajaran guru dalam mengelola pembelajaran. Lembar pengamatan yang diisi ketika proses belajar mengajar berlangsung yang dilakukan oleh 2 pengamat.
2.   Angket
a.   Angket siswa digunakan untuk mendapatkan data tentang respon siswa terhadap pembelajaran dengan pemberian tugasan terstruktur dalam bentukTTS.
29 3.  Metode tes
Metode tes adalah suatu cara pengumpulan data dengan memberikan butir-butir tes yang digunakan untuk melihat hasil belajar dalam menguasai materi Gerak Benda sehingga ketuntasan belajar siswa dapat diketahui yang dilakukan pada akhir pembelajaran .

I.    Teknik Analisis Data
Data yang diperoleh di analisis dengan cara sebagai berikut: 1.  Analisis hasil respon
Untuk analisis hasil respon siswa, yang diperoleh dari metode angket dan ditandai siswa secara diskriptif-kuantitatif. Skala persentase dapat diperoleh dengan menggunakan runius sebagai berikut:
jclOO%
Keterangan:
P = persentase jumlah responden
U      = jumlah jawaban responden
SN     - jumlah seluruh responden (Sudjana, 1991).
Data dari siswa diperoleh dengan menggunakan skala persentase sehingga diperoleh data persen (%) dari siswa yang menjawab senang dan tidak senang. Data yang sudah dianalisis dengan menggunakan skala persentase untuk setiap aspek yang terdapat dalam angket siswa, selanjutnya
30setiap alasan yang terdapat dalam setiap aspek akan dianalisis secara keseluruhan dengan skala persentasenya. 2.  Analisis ketuntasan belajar
Analisis ketuntasan belajar dapat diperoleh dari hasil tes belajar siswa sesuai dengan kurikulum SAINS yang ada di SDN Indonesia I Kec. ...... Kab. /kota yaitu siswa dikatakan tuntas apabila siswa secara individual telah memperoleh nilai 65 atau lebih. Sedangkan ketuntasan secara klasikal ditentukan dengan rumus sebagai berikut:
J\siswayangmendapatnilai>65
— ——   ————————————
ketuntasan individu -
Ketuntasan per tujuan pembelajran=
xl 00%
juan pembelajaran yang tuntas
tujuanpembeljaran (Anonim)
xlOO%
3.  Analisis efektifitas penerapan tugas terstruktur
Efektifitas penerapan tugas terstruktur diperoleh dari nilai hasil belajar siswa yang tuntas per seluruh siswa dikaiikan 100 %.
V siswa yang tuntas
Efektifitas tugas terstruktur = =^———————— xl 00%
2^seluruh siswa

0 komentar: