Selama ini Akta4 hanya memberikan cara membuat PTK / contoh judul PTK dan propoposalnya , kali ini Akta4 akan langsung memberikan salah satu contoh PTK. Judul PTK ini adalah
Pemerintah selalu berupaya untuk selalu meningkatkan mutu pendidikan dengan cara melakukan perubahan kurikulum dari kurikulum 1994 menjadi kurikulum 2004 kemudian, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan terus menerus dilakukan. Terbukti dengan adanya perubahan kurikulum baik pada tingkat dasar, menengah maupun tingkat perguruan tinggi. Perbaikan dan perubahan sistem pendidikan tersebut pada dasarnya bertujuan untuk mewujudkan tuntutan pendidikan dan pengajaran yang sesuai dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Untuk merealisasikan hal tersebut, pemerintah telah mengembangkan suatu kurikulum pendidikan nasional yang dikenal dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang diterapkan pada tahun 2007/2008 sebagai upaya penyempurnaan kurikulum 2004.
KTSP merupakan kurikulum yang disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. Penyempurnaan kurikulum ini harus sesuai dengan standar isi yang memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar, dan kalender pendidikan yang merupakan pedoman untuk pengembangan KTSP. Standar isiadalah ruang lingkup mated dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam persyaratan kompetesi tamatan, kompetensi bahan kajian, 'kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang haras dipenuhi pada jenjang pendidikan tertentu (Mulyasa, 2006: 45).
SAINS merupakan bagian dari sains yang merekonstruksi pikiran manusia berdasarkan pengalaman, pemikiran dan penyesuaian dengan lingkungan.
"Mata pelajaran SAINS bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan antara lain:
1) membentuk sikap positif terhadap SAINS dengan menyadari keteraturan dan keindahan alam serta mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa;
2) memupuk sikap ihniah yaitu jujur, obyektif, terbuka, ulet, kritis dan dapat bekerjasama dengan orang lain;
3) mengembangkan pengalaman untuk dapat mengajukan dan menguji hipotesis melalui percobaan, serta mengkomunikasikan hasil percobaan serta lisan secara tertulis;
4) mengembangkan kemampuan berfikir analisis, induktif, dan deduktif dengan menggunakan konsep dan prinsip-prinsip;
5) mengembangkan penguasaan dan prinsip SAINS dan saling keterkaitannya dengan IPA lainnya serta mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap percaya diri;
6) menerapkan konsep dan prinsip SAINS untuk menghasilkan karya teknologi sederhana yang berkaitan dengan kebutuhan manusia;
7) meningkatkan kesadaran dan berperan serta dalam menjaga kelestarian lingkungan" (Depdiknas, 2006).
Efektifitas Penerapan Tugas Terstruktur
Sebagai Pendalaman Pada Materi Gerak Benda
pada siswa kelas III SDN
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar BelakangPemerintah selalu berupaya untuk selalu meningkatkan mutu pendidikan dengan cara melakukan perubahan kurikulum dari kurikulum 1994 menjadi kurikulum 2004 kemudian, Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan terus menerus dilakukan. Terbukti dengan adanya perubahan kurikulum baik pada tingkat dasar, menengah maupun tingkat perguruan tinggi. Perbaikan dan perubahan sistem pendidikan tersebut pada dasarnya bertujuan untuk mewujudkan tuntutan pendidikan dan pengajaran yang sesuai dengan perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK). Untuk merealisasikan hal tersebut, pemerintah telah mengembangkan suatu kurikulum pendidikan nasional yang dikenal dengan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) yang diterapkan pada tahun 2007/2008 sebagai upaya penyempurnaan kurikulum 2004.
KTSP merupakan kurikulum yang disusun oleh satuan pendidikan untuk memungkinkan penyesuaian program pendidikan dengan kebutuhan dan potensi yang ada di daerah. Penyempurnaan kurikulum ini harus sesuai dengan standar isi yang memuat kerangka dasar dan struktur kurikulum, beban belajar, dan kalender pendidikan yang merupakan pedoman untuk pengembangan KTSP. Standar isiadalah ruang lingkup mated dan tingkat kompetensi yang dituangkan dalam persyaratan kompetesi tamatan, kompetensi bahan kajian, 'kompetensi mata pelajaran, dan silabus pembelajaran yang haras dipenuhi pada jenjang pendidikan tertentu (Mulyasa, 2006: 45).
SAINS merupakan bagian dari sains yang merekonstruksi pikiran manusia berdasarkan pengalaman, pemikiran dan penyesuaian dengan lingkungan.
"Mata pelajaran SAINS bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan antara lain:
1) membentuk sikap positif terhadap SAINS dengan menyadari keteraturan dan keindahan alam serta mengagungkan kebesaran Tuhan Yang Maha Esa;
2) memupuk sikap ihniah yaitu jujur, obyektif, terbuka, ulet, kritis dan dapat bekerjasama dengan orang lain;
3) mengembangkan pengalaman untuk dapat mengajukan dan menguji hipotesis melalui percobaan, serta mengkomunikasikan hasil percobaan serta lisan secara tertulis;
4) mengembangkan kemampuan berfikir analisis, induktif, dan deduktif dengan menggunakan konsep dan prinsip-prinsip;
5) mengembangkan penguasaan dan prinsip SAINS dan saling keterkaitannya dengan IPA lainnya serta mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan sikap percaya diri;
6) menerapkan konsep dan prinsip SAINS untuk menghasilkan karya teknologi sederhana yang berkaitan dengan kebutuhan manusia;
7) meningkatkan kesadaran dan berperan serta dalam menjaga kelestarian lingkungan" (Depdiknas, 2006).










