Menjelang seleksi pengangkatan tenaga honorer kategori 2 (K2) menjadi CPNS melalui ujian tulis, jumlah mereka terus bertambah banyak. Pemerintah menduga ada gerakan menyelundupkan orang-orang non tenaga honorer K2. Tujuan mereka untung-untungan siapa tahu lolos menjadi CPNS.
Fenomena tenaga honorer selundupan ini mencuat dalam rapat dengar pendapat antara Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) dengan Panitia Kerja (panja) tenaga honorer Komisi II DPR kemarin.
Sekretaris Kemen PAN-RB Tasdik Kinanto mengatakan jika jumlah tenaga honorer K2 per 13 Mei adalah 559.891 orang. Rinciannya adalah 59.723 orang di intansi pusat dan 500.168 orang di instansi daerah.
"Jumlah ini belum final. Karena kami terus menerima masukan-masukan dokumen tenaga honorer K2 yang baru," ujar Tasdik.
Dia mengatakan jika pemerintah tinggal diam, maka jumlah tenaga honorer K2 yang diselendupkan akan terus menggunung. Untuk itu dia mengatakan sedang menyusun angka batas atas jumlah tenaga honorer K2.
22 Mei 2013
Banjir Tenaga Honorer K2 Selundupan
21 Mei 2013
Kabar Tenaga Honorer k1 dan k2
Ada kabar yang bulan ini menerima SK CPNS yang berasal dari honorer k1.... ya bulan ini merupakan bulan terakhir penentuan Honorer K1 menjadi CPNS... kalau data tidak bermasalah semua akan lancar...
Nah gimana nih kabar Honorer k2.... yang pasti sekarang dalam kondisi seleksi publik dan pengecekan data ulang... maklum banyak instansi dan pemerintah daerah yang jumlah k2 nya banyak... nah yang lebih banyak dari kuota pensiun wah bisa meriang.... soalnya targetnya kan Zero Growth..
Jadi untuk Tenaga honorer K2 harap bersabar... maklum selain harus seleksi lagi masih harus menunggu juga validasi data... wo alah... tambah ribet... kasihan .... sabar ya... kabar terbarunya tambah 20% lho yang diangkat.... kabar burung...
16 Mei 2013
Lolos Tes, Bukan Jaminan Honorer K2 jadi PNS
Info terbaru Untuk Ujian / tes tenaga honorer k2. BADAN Kepegawaian Negara (BKN) kerja keras. Belum kelar urusan pengangkatan honorer kategori satu (K1) menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), kini lembaga yang dipimpin Eko Sutrisno itu harus sibuk dengan urusan honorer K2.
Untuk honorer K1 sudah ditemukan, banyak sekali yang dokumennya tak memenuhi persyaratan. Bahkan, ditemukan honorer-honorer siluman.
Nah, apa permasalahan yang muncul dan bagaimana mengatasinya, berikut petikan wawancara wartawan JPNN.com, Mesya Muhammad dengan Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Eko Sutrisno di Jakarta, Rabu (15/5).
Bagaimana penyelesaian honorer K1? Kan, ini sudah bulan Mei?
Penyelesaian honorer K1 sudah mendekati final. Saat ini sudah 27 ribu honorer K1 yang ber-NIP dari 29 ribu formasi yang ditetapkan. Memang ada dua ribuan yang belum kantongi NIP karena adanya kendala-kendala teknis, terutama kelengkapan dokumen. Banyak yang kita tolak berkasnya dan tidak diterbitkan Nomor Induk Pegawai (NIP) meski sudah lulus uji publik dan lolos quality assurance karena setelah diperiksa ternyata dokumennya palsu.
Contohnya SK-nya ternyata bukan ditandatangani oleh pejabat berwenang yang mengangkat honorer. Ada juga daerah yang sebelumnya dengan yakinnya menyodorkan data honorer, kemudian masuk ke pemberkasan akhirnya mundur sendiri karena tidak bisa melengkapi dokumen.
Bagaimana dengan sisa honorer K1 yang belum mendapatkan formasi?
Pemerintah memang menyiapkan kuota 71 ribu dan yang ditetapkan formasi baru 29 ribu. Selebihnya sekarang masih dalam proses audit tujuan tertentu. Anda tahu sendiri, awalnya audit tujuan tertentu (ATT) hanya di 32 instansi saja. Kemudian 12 instansi, dan sekarang sudah 20-an instansi. Yang sudah diselesaikan hasilnya oleh tim audit baru 32 instansi (daerah) saja. Lainnya masih dalam proses hingga saat ini. Namun kita harapkan hasil ATT 20-an daerah tersebut bisa selesai akhir Mei ini.
Hasil ATT 32 pemda itu seperti apa?
Diposting oleh
admin
di
10.40
0
komentar
Link ke posting ini
15 Mei 2013
Disiapkan Puluhan Ribu Soal Tes CPNS
Test CPNS tahun ini akan berubah... so bagi kamu-kamu yang ingin ikut test CPNS harus segera mempersiapkan dengan test terbarus CPNS. Dimulai tahun ini penerimaan CPNS khususnya dari jalur pelamar umum akan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Dengan demikian, masing-masing peserta akan mendapatkan soal berbeda-beda.
"Kita akan mengadakan tes CPNS selama empat bulan. Jadi tiap hari ada yang mengikuti tes sesuai formasi yang disediakan pemerintah," kata Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (WamenPAN-RB) Eko Prasojo di Jakarta, Selasa (14/5).
Melalui sistem CAT, lanjutnya, peserta bisa melihat langsung lulus atau tidak. Sistem tes seperti ini juga tidak bisa direkayasa sebab sistem komputer yang akan langsung memeriksa jawaban tiap peserta.
Diposting oleh
admin
di
16.39
0
komentar
Link ke posting ini
Dokumen Palsu, Ribuan Honorer K1 Gagal dapat NIP
Ini kabar paling gress dan sangat mengagetkan bagi para tenaga honorer K2.... Ribuan K1 Gagal dapat NIP gara-gara dokumen palsu... ... ini berita lengkapnya :
Ribuan honorer kategori satu (K1) yang sudah dinyatakan memenuhi kriteria (MK) dan telah lolos quality assurance (QA) oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) gagal mendapatkan nomor induk pegawai (NIP).
Pasalnya, setelah Badan Kepegawaian Negara (BKN) melakukan pemeriksaan seluruh berkasnya, ditemukan banyak dokumen palsu. "Memang banyak honorer K1 yang sudah lolos uji publik, QA, kita coret dari daftar CPNS dan tidak berhak mendapatkan NIP," tegas Kepala BKN Eko Sutrisno yang ditemui JPNN di kantornya, Rabu (15/5).
Ia membeber data, dari kuota 71 ribu honorer K1, yang sudah mendapatkan formasi baru mencapai 29 ribu orang. Dari jumlah tersebut, ada 28 ribu honorer yang sudah diusulkan setiap instansi untuk pemberkasan. Namun yang sudah mengantongi NIP baru 27 ribu. gimana nih nasib yang tertinggal... kalau lengkap dokumen ya okelah...
"Hingga hari ini baru sekitar 27 ribu CPNS dari honorer K1 yang sudah ber-NIP. Lainnya belum karena masalah kelengkapan dokumen itu," terangnya. Dia menambahkan, dari 29 ribu formasi yang ditetapkan, ada 742 formasi yang tidak diisi oleh daerah. Ada dugaan hal tersebut lantaran daerah tidak bisa menyodorkan data-data otentik tentang honorer K1-nya. Apalagi BKN sebagai penyaring terakhir, sangat memperketat penerbitan NIP.
Diposting oleh
admin
di
16.36
0
komentar
Link ke posting ini
12 Mei 2013
Honorer K2 Diangkat Bertahap dan Tunggu Hasil Uji Publik
Seperti biasa... kabar Honorer K2 Diangkat Bertahap dan Tunggu Hasil Uji Publik yang seringkali diupdate admin, dan isu terbaru pemerintah akan tetap menerapkan Zero Growth dimana ketika jumlah pensiun sekitar 100 maka pengangkatan CPNS hanya 100.. ini yang dikhawatirkan para honorer K2 yang masuk kuota 600 tapi pensiun didaerahnya cuman 100 (seperti didaerah tasik)... Btw semua itu memang harus ada kepastian.... oke kali ini info terbaru untuk Tenaga Honorer K2 sebagai berikut :
Pemerintah hanya memiliki waktu dua tahun untuk menuntaskan pengangkatan tenaga honorer kategori 2 (K2). Upaya ini tidak mudah karena jumlahnya mencapai 600 ribu orang lebih. Pemerintah akhirnya memutuskan mengangkat mereka secara bertahap dan menunggu hasil uji publik.
Kepala Biro Hukum dan Humas (Karo Hukmas) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) M. Imanuddin mengatakan, pihaknya optimis pengangkatan tenaga honorer K2 ini berlangsung lancar dan adil.
Dia mengatakan pengangkatan tenaga honorer K2 itu merupakan amanah dari Peraturan Pemerintah (PP) tenang pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS. "Pengangkatan sejatinya sudah dimulai tahun lalu, yakni mengangkat yang tenaga honorer kategori 1 (K1) dulu," tandasnya. Untuk saat ini pengangkatan tenaga honorer K1 sudah beres dan tinggal menuntaskan urusan penerbitan NIP (nomor induk pegawai).
Diposting oleh
admin
di
10.56
2
komentar
Link ke posting ini
Label: Honorer K2 Diangkat Bertahap dan Tunggu Hasil Uji Publik
04 Mei 2013
Honorer K2 Mulai Diproses, Honorer K1 Belum Beres
Ini dia info terbaru masalah honorer K2... sekarang ini mulai diproses.... Tim pusat sudah mulai memproses data honorer kategori dua (K2) dari sejumlah kabupaten/kota setelah melewati masa sanggahan publik.
Kepala Sub Bagian Publikasi Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Petrus Sujendro menjelaskan, data-data honorer K2 hasil perbaikan yang sudah disetorkan ke pusat itu dalam bentuk softcopy dan hardcopy.
"Jadi, beberapa daerah memang sudah memasukan data perbaikan honorer K2. Proses selanjutnya, akan kita verifikasi lagi data itu," ujar Petrus kepada JPNN di Jakarta, kemarin (2/5).
Hanya saja, Petrus mengaku tidak hapal daerah mana saja yang sudah melakukan perbaikan data dimaksud.
Namun sebelumnya, Kepala Bagian Humas BKN Tumpak Hutabarat menyebutkan, daerah yang daftar honorer K2-nya sudah diprotes masyarakat antara lain Medan, Langkat, Simalungun, dan Serdang Bedagai. Itu data hingga awal April lalu.
01 Mei 2013
Kemdikbud-PGRI Sepakat Tuntaskan Masalah Guru Honorer
Ada beberapa berita untuk masalah tunjangan profesi (turunnnya menyesuaikan Dapodik sehingga banyak guru yang bermasalah) dan penghentian pengeluaran NUPTK oleh kemdikbud yang dianggap salah oleh PGRI (karena masih banyak guru yang belum memiliki NUPTK). sedangkan untuk masalah honorer merupakan angin segar bagi para guru honorer.... berikut kutipan dari jpnn.com :
Audiensi antara Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Mohammad Nuh dengan para guru yang diinisiasi Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Selasa (30/4), menyepakati pembentukan tim guru honorer. Tim ini nantinya akan menyelesaikan beragam persoalan yang dihadapi guru honorer, mulai dari sistem rekrutmen hingga status kepegawaiannya.
Ketua Umum PB PGRI, Sulistyo menyatakan, Kemdikbud hingga saat ini tak punya data valid tentang jumlah guru honorer. Hal itulah yang menjadi salah satu penyebab munculnya permasalahan terkait status guru honorer.
"Data guru honorer yang dimiliki oleh kementerian belum bagus. Bahkan kementerian tidak memiliki data pasti jumlah guru honorer. Dari pertemuan tadi disepakati pembentukan tim untuk menyelesaikan semua permasalahan yang dialami oleh guru honorer," kata Sulistiyo usai pertemuan dengan Mendikbud.
Sulistyo menegaskan, tim tersebut itu akan dibentuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) Mendikbud. Dengan demikian tim tersebut bukan asal-asalan dan diharapkan dapat memberikan perbaikan dan keuntungan bagi para guru honorer ke depannya.
Diposting oleh
admin
di
05.42
0
komentar
Link ke posting ini
Label: Kemdikbud-PGRI Sepakat Tuntaskan Masalah Guru Honorer
30 April 2013
KENAIKAN GAJI PNS 2013
Seperti biasa berita ini bisa mengakibatkan kenaikan harga pokok... biasanya mengikuti karena ada kenaikan gaji PNS... maklum para pedagang juga ingin naik gaji kali... hehehehh berikut cuplikan beritanya :
Pemerintah kembali menaikkan gaji pokok pegawai negeri sipil (PNS), dengan dalih untuk meningkatkan daya guna dan hasil guna, serta kesejahteraan. Kenaikan gaji pokok ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2013.
Dalam PP yang telah ditandatangani oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 11 April 2013 itu disebutkan, ketentuan gaji pokok baru PNS yang merupakan perubahan ke-15 atas PP Nomor 7 Tahun 1977 itu berlaku per 1 Januari 2013. Pemberitahuan terkait terbitnya PP teranyar ini dilansir melalui situs resmi www.setkab.go.id.
PP ini sendiri berlaku mulai sejak tanggal diundangkan, yaitu 11 April 2013. Dengan demikian, jumlah kenaikan gaji sejak Januari hingga April akan dirapel dan akan diterima PNS pada Mei mendatang.
Dalam lampiran PP itu disebutkan, gaji pokok terendah PNS (Golongan I/a masa kerja 0 tahun) adalah Rp 1.323.000. Jumlah ini naik dibanding sebelumnya yang berjumlah Rp 1.260.000.
Sementara itu gaji pokok PNS tertinggi (Gol IV/e masa kerja 32 tahun) adalah Rp 5.002.000. Sebelumnya golongan ini mendapatkan gaji sebesar Rp 4.608.700.
Prioritas Formasi CPNS 2013
Ini berita terbaru bagi mereka yang menanti-nati apakah tahun ini ada penerimaan CPNS dari jalur umum.... berikut kutipannya :
Pemerintah menetapkan empat kelompok jabatan untuk instansi pusat, dan enam kelompok jabatan untuk instansi daerah sebagai prioritas dalam rekrutmen CPNS tahun 2013. Pegawai pada kelompok jabatan dimaksud dinilai kekurangan, berdasarkan hasil perhitungan beban kerja.
Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Kebijakan Sumber Daya Manusia Aparatur, di Manado Kamis (18/04). Acara yang dibuka oleh Staf Ahli Bidang Kebijakan Publik kementerian PANRB, Rusdianto itu dibuka oleh 175 peserta antara lain Sekda dan jajarannya, Kepala BKD di wilayah Propinsi/Kab./Kota se Sulawesi Utara, Gorontalo dan Maluku Utara.
Lebih lanjut Rusdianto mengatakan, untuk instansi pemerintah pusat, jabatan yang diprioritaskan adalah guru, dosen, penegak hukum, serta jabatan utama fungsi instansi. Sedangkan jabatan yang diprioritaskan untuk instansi daerah adalah guru, tenaga medis dan paramedis, jabatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, mengurangi pengangguran, serta jabatan yang berperan dalam pengendalian jumlah penduduk.
25 April 2013
2014 Tidak Ada Pengangkatan Honorer
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menargetkan pengangkatan honorer kategori satu (K1) menjadi CPNS tahap dua tuntas akhir Mei.
Selanjutnya, pemerintah akan memfokuskan pada penyelesaian masalah honorer kategori dua (K2).
"Kita berharap masalah honorer K1 tuntas Mei. Ini agar akhir Juni atau awal Juli, kita sudah bisa melakukan tes kompetensi dasar dan kompetensi bidang sesama honorer K2," kata Nurhayati, asisten Deputi bidang Aparatur KemenPAN-RB saat menerima rombongan dari Kabupaten Seluma, Tegal, dan Pontianak di Media Center KemenPAN-RB, Jakarta, Selasa (2/4).
Ditegaskannya, tidak ada lagi honorer K1 tertinggal ketika seluruh data yang ada (terutama yang ada pengaduannya) diperiksa baik lewat quality assurance (QA) maupun audit tujuan tertentu (ATT).
Diposting oleh
admin
di
16.08
0
komentar
Link ke posting ini
21 April 2013
Guru Honorer Swasta Tak bisa Diangkat CPNS
Jangankan guru honorer swasta lha wong guru honorer di sekolah negeri saja sangat sulit (untuk honorer di sekolah negeri bisa masuk K1 dan K2 sekarang sudah tidak bisa karena minimal masa kerja pengankatan awal adalah 2005) masuk CPNS. Mungkin untuk guru honorer swasta bisa masuk melalui test umum... jadi masa kerja ya tidak diperhitungkan karena sama seperti pelamar umum. Cuman sekarang ini Honorer swasta sangat diperhatikan oleh pemeritahan daerah. Mereka mendapat uang tambahan bernama tunjangan fungsional.
Tunjangan fungsional merupakan tunjangan yang diberikan pada para guru honorer baik di negeri maupun swasta dimana uangnya diambilkan dari APBD propinsi / Kota / Kabupaten setempat. Tunjangan fungsional ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap guru... Pahlawan tanpa tanda jasa.... Untuk tunjangan fungsional 2013 sekarang ini sudah ditetapkan sk - nya, silahkan dicek di masing-masing daerah. Cuman untuk pencairannya menunggu dulu... biasanya sih bulan juli.... untuk di Jawa Timur sebagai berikut / klik disini :
selanjutnya..
Diposting oleh
admin
di
18.33
1 komentar
Link ke posting ini
Label: Guru Honorer Swasta Tak bisa Diangkat CPNS, tunjangan fungsional 2013
17 April 2013
Cara Cek SK Tunjangan Profesi Guru 2013
Setelah beberapa kali mencari kesana kemari tentang alamat website tunjangan profesi guru .... akhirnya ketemu juga... maklum website nya tidak pakai nama langsung seperti nam-nama pada umumnya. Ternyata Sertifikat untuk guru sertifikasi sudah keluar dan bisa diambil. Kemungkinan didaerah lain juga sudah membagikan sertifikat keguru di daerah masing-masing. Untuk lebih lanjutnya silahkan ditanyakan langsung ke dinas pendidikan dan kebudayaan di kabupaten masing-masing.
Oke Untuk melakukan pengecekan apakah SK sudah cetak apa belum, Website milik Direktorat P2TK DIKDAS atau silahkan masuk situs yang bisa anda buka adalah (klik) :
Kalau mau cek silahkan isi nuptk dan pasword (tgl lahir tahun dulu lalu bulan dan hari) lalu klik login. Posisi di sebelah kanan situs... selamat ya bagi yang sudah pasti cair... dikonfirmasi ke diknas setempat dulu ya... Agar berhasil jangan membuka situs diatas jam 6 pagi sampai jam 9 malam... dikarenakan banyak yang akses biasanya down... so kalau mo coba anatara jam 11 malam sampai jam 5 pagi.... selanjutnya..
Diposting oleh
admin
di
07.19
1 komentar
Link ke posting ini
16 April 2013
Info Jadwal Lengkap Tes Honorer K2 Tahun 2013
Setelah beberapa hari yang lalu memberitahu bahwa test tenaga honorer kategori 2 pusat yang menangani berikut Jadwal Tes Tulis Honorer - Informasi yang akan kami bagikan pada kesempatan kali ini yaitu menyangkut dengan Info Jadwal Lengkap Tes Honorer K2 Tahun 2013 (sumber dari berbagai media massa dan blog-blog). sehubungan menurut Menteri PAN-RB telah menetapkan jadwal tes pada Juli, formasi penempatan Agustus, dan SK CPNS direncanakan diterbitkan Januari 2014. Lebih jelas dan lengkapnya mari kita simak Berita Jadwal Tes Honorer K2 Th 2013 dibawah ini.
Berikut ini merupakan rencana dari proses pengangkatan honorer K2 jadi CPNS :
Bulan Februari 2013
- Penyampaian listing data tenaga honorer kepada instansi untuk dilakukan pengumuman (uji publik) selama 21 hari melalui media koran lokal dan media online (website BKN) BKN /Kanreg BKN
- Penyampaian laporan hasil uji publik oleh instansi kepada Men.PAN&RB / BKN
- Sosialisasi rencana seleksi tenaga honorer K II secara nasional
Bulan Maret 2013
• Penerimaan dan penyelesaian pengaduan dalam masa sanggah setelah uji public
• Penyusunan dan penetapan kebijakan pengadaan CPNS tahun 2013 oleh Men PAN dan RB
• Penyusunan juknis pengadaan CPNS tahun 2013 oleh BKN
Bulan April 2013
• Penyusunan nominatif TH Kategori II yang tidak ada masalah
• Keputusan kepastian jumlah TH Kategori II per instansi oleh BKN
• Pembuatan formulir pendaftaran dan tanda pengenal peserta ujian oleh instansi
• Pembuatan buku petunjuk/tata tertib ujian
Bulan Juni 2013
• Pembuatan master soal ujian kompetensi bidang/teknis oleh instansi pembina jabatan fungsional
• Penyampaian master soal (encrypt) dan formulir LJK ujian kompetensi dasar oleh Konsorsium kepada Panselnas dan disimpan bersama ke brankas BRI disaksikan oleh Karo Humas/Inspektur KemPAN-RB
Bulan Juli 2013
• Penentuan jadwal dan tempat pelaksanaan ujian kompetensi dasar dan kompetensi bidang oleh Instansi dan Panselnas
• Penyerahan master soal, formulir LJK ujian kompetensi dasar kepada instansi untuk digandakan dan didistribusikan ke lokasi tes
• Pelaksanaan ujian tertulis kompetensi dasar dan kompetensi bidang
• Penentuan kelulusan ujian kompetensi dasar sesuai dengan passing grade dan kompetensi bidang dan batas waktu penyampaian berkas
Bulan Agustus 2013
• Penetapan formasi dan penempatan tenaga honorer kategori II per instansi secara nasional berdasarkan pertimbangan Kepala BKN
Bulan Desember 2013
• Proses penetapan NIP TH kategori II
Bulan Januari 2014
• Penetapan SK CPNS oleh instansi
Info Jadwal Lengkap Tes Honorer K2 Tahun 2013, semoga info Jadwal Tes Honorer ini bisa bermanfaat bagi anda yang membutuhkan info ini. sekian dari saya dan terima kasih
selanjutnya..
Diposting oleh
admin
di
13.48
0
komentar
Link ke posting ini
15 April 2013
UN Tak Serentak
Baru kali ini terjadi... Ujian Nasional tak serentak... gila... padahal semua kan ada jadwalnya... berikut beritanya :
Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI), Sulistyo terus mengikuti perkembangan persiapan Ujian Nasional (UN) yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Termasuk pernyataan resmi Mendikbud Mohammad Nuh terkait penundaan UN di 11 Provinsi siang tadi.
Menurut Sulistyo, kejadian seperti ini baru pertama kalinya terjadi sejak Indonesia merdeka. "UN tahun ini tidak serentak, untuk yang pertama terjadi di Indonesia," kata Sulistyo kepada JPNN.com, Minggu (14/4).
Anggota DPD asal Jawa Tengah itu menyebut Mendikbud ada benarnya, bahwa penundaan ini ada hikmahnya. Setidaknya, kata Sulistyo, itu alasan pembenaran, seperti dalam dunia politik.
UN tidak serentak pun menurut Sulis sebenarnya tidak masalah. Asalkan, materi soal UN-nya beda.
"Tetapi, tidak serentak karena lemahnya perencanaan dan koordinasi, tentu maknanya lain. PGRI prihatin, hal-hal sederhana dan teknis seperti itu mestinya tidak menjadi kendala kegiatan yang dianggap penting," sindirnya.
Diketahui, Mendikbud resmi merilis penundaan UN di 11 provinsi karena salah satu kontraktor percetakan naskah UN tidak bisa mendistribusikan naskah UN sesuai deadline ke 11 daerah itu.
Penundaan dilakukan dari sedianya UN dilakukan serentak 15 April 2013, khusus 11 provinsi ini UN dimulai 18 April 2013.
Sebelas provinsi itu yakni Provinsi Bali, Kaltim, Kalsel, Sulut, Sulteng, Selsel, Sultra, NTB, NTT, Gorontalo, dan Sulbar. Jumlah siswa di 11 daerah ini mencapai 1,1 juta orang di 3.601 SMA/MA dan 1.508 SMK.
Kalau menurut admin ... walau soal tidak sama.... tapi setidaknya memberikan ruang bagi mereka yang UN ditunda... mereka kan bisa tanya-tanya bagaimana soalnya... kan bisa saja walau dengan 20 paket soal... wah bagaimana ini Pak Nuh... jangan menyalahkan Pencetak/ penerbit donk.... kalau tidak sesuai ya segera melakukan antisipasi... adan Plan lalu Plan B...


