Bagi yang pernah membaca di blog ini tentang pupusnya harapan PENGANGKATAN HONORER KATEGORI 1 & 2, maka hari ini di koran-koran mulai terkuak sedikit harapan walau tertunda. Perkembangan terbaru keberadaan RPP ini dipaparkan oleh Wakil Men-PAN dan RB Eko Prasojo. Guru besar Universitas Indonesia (UI) itu mengatakan memang draf RPP masih di kantornya. "Sudah kami masukkan ke Setneg. Tapi dikembalikan lagi untuk dilakukan pengkajian," kata dia. Namun, dia enggan merinci bentuk kajian yang diharapkan Setneg tersebut.
Eko mengatakan, tindak lanjut dari pengembalian draf RPP tersebut adalah, pihaknya segera menggelar rapat pertemuan dengan jajaran kementerian yang berkepentingan dengan pengangkatan tenaga honorer ini. Diantaranya adalah Kemendagri (Kementerian Dalam Negeri), Kemendikbud (Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan), serta Kemenkes (Kementerian Kesehatan).
Agenda utama dalam pertemuan ini adalah menindaklanjuti masukan-masukan dari Setneg. Eko juga mengatakan, dalam pertemuan ini akan dilakukan pembahasan tentang verifikasi ulang data honorer yang akan diangkat menjadi CPNS. Khususnya untuk honorer K1.Dan ada kabar jika kuota honorer K1 67 ribu bakal menyusut akibat verifikasi ulang ini. Sebab, dalam penyusunan ini ditemukan praktek penggelembungan data honorer K1. Diperkirakan, nantinya jumlah honorer K1 menyusut menjadi 42 ribu.
Eko belum berkomentar terkait rencanan verifikasi ini. Dia mengatakan, masih menunggu pertemuan lintas kementerian tersebut untuk membahas lebih lanjut rencana verifikasi ulang ini. Diantara pos tenaga honorer yang diperkirakan banyak mengalami perubahan adalah di bawah Kementerian Hukum dan HAM. Khususnya di pos tenaga sipir. Sementara kouta pengangkatan tenaga honorer guru dan tenaga medis bakal mengalami penyusutan setelah verifikasi tadi.
Menurut Eko, pihak Kemen PAN dan RB cukup serius menyelesaikan pembahasan RPP ini. Dia mengelak jika disebut Kemen PAN dan RB terus mengulur waktu dan tidak pro aktif dalam menyelesaikan proses pengesahan RPP ini. Dia menjelaskan, setelah revisi rampung dan perbaikan lainnya beres draf RPP ini akan segera dimasukkan ke Setneg.
Di bagian lain, Dewan Koordinator Honorer se-Indonesia (DKHI) terus memantau perkembangan penuntasan draf RPP tenga honorer. "Hampir seminggu sekali kita pantau perkembangannya," ujar Ketua Umum DKHI Ali Mashar. Dia mengatakan, sekitar 30 ribu anggota DKHI seluruh Indonesia sampai saat ini masih cemas terkait penuntasan pengesahan RPP itu.
Pria yang menjadi tenaga honorer K2 sebagai tenaga administrasi di sebuah SMK di Kabupaten Semarang itu menjelaskan, pemerintah sangat lambat dalam menuntaskan RPP tenaga honorer ini. Pemerintah mereka sebut lambat karena sejatinya pertengahan 2010 RPP tenaga honorer ini sudah tuntas.
Setelah mengikuti sekian lama perjalanan pembahasan RPP tenaga honorer ini, dia mencoba mengurai sedikit kronolgi pembahasan RPP itu. Menurut Ali, draf RPP sejatinya sudah dimasukkan Kemen PAN dan RB ke Presiden SBY awal Agustus 2011 silam. Selanjutnya Presiden SBY membawanya dalam pembahasan sidang kabinet bidang Politik Hukum dan Keamanan pada 2 Agustus 2011.
Kala itu, dalam sambutannya SBY menyatakan jika RPP tentang pengankatan tenaga honorer menjadi CPNS menjadi perhatian banyak kalangan. SBY meminta pengangkatan tenaga honorer harus direncanakan dan dikalkulasikan dengan tepat dan benar. "Saya sendiri setiap saat mendapatkan pesan melalui dari SMS saudara-saudara kita di seluruh tanah air tentang ini," ujar SBY dalam sambutannya.
Ali mengatakan, permintaan SBY supaya pengangkatan honorer harus direncanakan dan dikalkulasikan dengan benar dan tepat tadi akhirnya berujung pada perbaikan-perbaikan. Dalam sidang kabinet tersebut, Ali mendapatkan informasi dari Kemen PAN dan RB berujung pada beberapa keputusan.
"Pada intinya harus ada perbaikan redaksi dan sosialisasi ke daerah-daerah dulu," kata dia. Ali menambahkan, pemerintah akhirnya menetapkan jika pengankatan honorer ini tidak bisa serta merta begitu saja. Tetapi juga harus didahului dari hasil analisis jabatan (anjab), analisasi beban kerja (ABK), serta proyeksi PNS selama lima tahun.
Ali memperkirakan, RPP honorer ini tidak akan disahkan manakala dari seluruh instansi yang ada di republik ini belum setor berbagai ketentuan tadi. Dari pertemuan terakhir dengan Kemen PAN dan RB beberapa pekan lalu, Ali memperkirakan pemerintah masih dalam tahap mencetak kader-kader untuk menyusun beberapa ketentuan itu.
"Memang ada yang sudah setor anjab, ABK, dan proyeksi PNS. Tetapi belum komplit, selain itu juga harus diverifikasi lagi," jelas Ali. Pokoknya, Ali tidak yakin draf RPP itu bisa rampung dan diteken dalam waktu dekat. Dia berharap, deadline penyerahan anjab, ABK, dan proyek PNS yang ditetapkan hingga Juni depan bisa ditepati seluruh instasi di pusat maupun daerah. Dengan demikian, paling tidak ada sedikit perkembangan menuju pengesahan RPP pengangkatan honorer. Lha terus harapan untuk pengangkatan CPNS kategori II gimana ? sabar ya... ditunggu..
11 Februari 2012
67 Ribu Honorer Kategori I Gagal CPNS
Diposting oleh
admin
di
16:51
0
komentar
Link ke posting ini
07 Februari 2012
UJIAN BAGI CALON PESERTA SERTIFIKASI
Untuk menjadi peserta sertifikasi guru tahun ini harus melewati seleksi, lulus akan mengikuti PLPG selama 2 minggu dan diakhiri dengan test juga. Nah kenyataan inilah yang membuat para guru resah ... maklum untuk menjadi tenaga guru Profesional harus memiliki ijasah sertifikasi di bidangnya dan menyusul kemudian tunjangan profesi yang melekat.
Sistem mendapatkan Ijazah sertifikasi guru ini mengalami perubahan beberapa kali dimana di tahun 2007-2009 untuk mengikuti sertifikasi persyaratan sangat mudah... hanya usia dan tidak usah PLPG/ PPG kalau sudah mengumpulkan portofolio dan dianggap layak/ lulus seleksi. Bagi yang tidak lulus baru melaksanakan PLPG/ PPG selama 10 hari. Sedangkan di tahun 2011 mereka yang memenuhi persyaratan langsung mengikuti PLPG/ PPG. setelah selesai diadakan ujian tulis dan ujian praktek. Apabila nilai memenuhi maka dinyatakan lulus dan mendapat ijasah sertifikasi.
Di tahun ini guru yang memenuhi syarat lebih banyak dan akhirnya diadakan seleksi terlebih dahulu (nggak tahu kok perasaan tambah ribet dan sulit). Bagi yang lulus ya langsung PLPG nah yang nggak lulus ya tunggu tahun depan.... apa ini nanti nggak terjadi tawar-menawar di dalam ya alias nepotisme-korupsi-kolusi.....
Tapi apapun itu kita semua harus tahu bahwa sebenarnya program pemerintah pusat itu bagus cuman sayang yang dibawah ini memanfaatkan celah-celahnya. BTW sukses saja buat guru yang mengikuti ujian sertifikasi.
Diposting oleh
admin
di
15:16
1 komentar
Link ke posting ini
29 Januari 2012
Tindak Lanjut Terhadap Tenaga Honorer Masih Menunggu PP
Ini dikutip dari website nya BKN :
Humas BKN, Tindak lanjut yang dilakukan Badan Kepegawaian Negara (BKN) terhadap tenaga honorer masih menunggu Peraturan Pemerintah (PP) terbaru mengenai tenaga honorer. Tindak lanjut ini berupa pengumuman hasil verifikasi dan validasi tenaga honorer kategori I dan rencana pelaksanaan tes sesama tenaga honorer kategori II yang pengangkatannya disesuaikan dengan keuangan negara. Informasi ini disampaikan Kepala Bagian Humas Tumpak Hutabarat saat menerima anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukoharjo di Ruang Rapat lantai 1 gedung I BKN Pusat Jakarta, Kamis (26/1). Selain Kabag Humas, pejabat BKN yang melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Sukoharjo adalah: Kepala Sub Direktorat (Kasubdit) Pengendalian Kepegawaian (Dalpeg) IIIB Carnadi, Kasubdit Dalpeg IIIC Tris Kuryani, dan Kepala Subbagian (Kasubbag) Publikasi Petrus Sujendro. DPRD Kabupaten Sukoharjo dalam audiensi ini menanyakan permasalahan tenaga honorer dan moratorium penerimaan CPNS.
Para Pejabat BKN memberikan penjelasan kepada DPRD Kabupaten Sukoharjo: (kiri-kanan) Kasubbag Publikasi Petrus Sujendro, Kasubdit Dalpeg IIIB Carnadi, Kabag Humas Tumpak Hutabarat, dan Kasubdit Dalpeg IIIC Tris Kuryani
Tumpak Hutabarat menegaskan bahwa moratorium penerimaan CPNS dilaksanakan 1 September 2011 sampai dengan 31 Desember 2012. Berdasarkan Peraturan Bersama tentang Penundaaan Sementara penerimaan CPNS, tenaga honorer merupakan salah satu unsur yang dikecualikan dalam pelaksanaan moratorium. Pengecualian terhadap moratorium ini juga berlaku pada kementerian/lembaga yang membutuhkan beberapa formasi seperti: tenaga pendidik, tenaga dokter dan perawat pada UPT Kesehatan, dan jabatan yang bersifat khusus dan mendesak, serta Pemerintah Daerah yang belanja pegawai-nya di bawah/kurang dari 50% dari APBD tahun 2011.
Dalam audiensi ini, Tumpak Hutabarat lebih lanjut menjelaskan perlunya tiap instansi melakukan penataan pegawai. Untuk penataan pegawai dengan baik, Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja mutlak dimplementasikan. Disamping itu, guna pemerataan distribusi tenaga pelayanan masyarakat, PNS harus bersedia ditempatkan di instansi dan wilayah di seluruh Indonesia yang membutuhkan. Jika kebutuhan PNS di suatu daerah telah memadai, diterapkan prinsip zero growth atau pun minus growth.
Berdasarkan data Kedeputian Dalpeg, tenaga honorer di Kabupaten Sukoharjo untuk kategori I berjumlah18 orang, dimana 12 orang dinyatakan memenuhi kriterihttp://www.blogger.com/img/blank.gifa, 6 orang tidak menyatakan kriteria. Ada pun untuk tenaga honorer kategori II berjumlah 1136 orang.
Kepala Subbagian Publikasi Petrus Sujendro mengharapkan DPRD Kabupaten Sukoharjo dapat menyampaikan hasil audiensi ini kepada pihak-pihak yang berkepentingan dalam pelaksanaan peraturan-peraturan kepegawaian. Hal ini agar terwujud kesamaaan persepsi visi, misi dan langkah stratejik dalam pelaksanaan dan pengawasan kepegawaian, khususnya di Kabupaten Sukoharjo (tawur-aman).
Inilah yang membuat bingung para tenaga honorer baik kategori I maupun kategori II... kenapa datanya nggak langsung diumumkan. Seperti berita sebelumnya yang telah didapat yaitu Nggak ada pengangkatan tenaga honorer... bahkan admin akta4 sendiri mendengarkan ada beberapa oknum yang katanya bisa meloloskan PNS tanpa Pemberkasan... wow ini yang bisa nambah ruwet... bagaimana tidak.. yang asli bisa kesalip nich sama yg bayar.... gila... Emang PNS guru jadi idaman sekarang ini .. gajinya lumayan gede.... hhhhh
Diposting oleh
admin
di
21:01
0
komentar
Link ke posting ini
Label: Tindak Lanjut Terhadap Tenaga Honorer Masih Menunggu PP
25 Januari 2012
PUPUS HARAPAN PENGANGKATAN HONORER KATEGORI 1 & 2
Setelah lama nggak baca -baca lewat search engine akhirnya ini tadi melihat berita yang mencengangkan.... Pembatalan Pengangkatan Tenaga Honorer Kategori 1 & 2 dikarenakan perubahan kebijakan dari kementerian baru (resuffle bulan oktober 2012). Memang berita ini terlambat tapi nggak ada salahnya saya angakat disini :
Pupus sudah harapan 67 ribu tenaga honorer untuk bisa diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). Janji EE Mangindaan saat masih menjabat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) untuk menerbitkan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang pengangkatan tenaga honorer tercecer kategori I menjadi CPNS pada Oktober 2011, tak terwujud. Mimpi 67 ribu honorer jadi CPNS Oktober ini pun buyar.
Bahkan, Wakil Menpan-RB Bidang Reformasi Birokrasi, Eko Prasojo, memastikan bahwa rencana pengangkatan tenaga honorer, termasuk 600 ribu honorer kategori II yang tetap melalui tes diantara honorer untuk bisa jadi CPNS, ditunda.
Eko menjelaskan, kebijakan moratorium penerimaan CPNS, juga berlaku untuk tenaga honorer.
"Kita kan masih moratorium, termasuk tenaga honorer yang rencananya diangkat. Masih harus menunggu penataan pegawai dan berapa kebutuhan yang sebenarnya. Kemungkinan ada penundaan (pengangkatan honorer jadi CPNS, red)," terang Eko Prasojo kepada JPNN di Jakarta, kemarin (26/10). Itulah kalimat pertama Eko saat ditanya kapan PP pengangkatan honorer diterbitkan.
Ketua Program Pasca Sarjana Fakultas ISIPOL Universitas Indonesia (UI) itu menjelaskan, dua alasan mendasar kebijakan penundaan pengangkatan tenaga honorer ini. Pertama, terkait dengan penataan kepegawaian. Menurutnya, menjadi percuma saja jika dilakukan penataan kepegawaian, jika pada saat yang bersamaan diangkat puluhan ribu honorer jadi CPNS.
"Capek juga kalau kita perbaiki di dalam, tapi masuk (CPNS dari honorer, red) dengan kualifikasi yang tak baik," kata Eko, wamen yang baru dilantik bersamaan dengan menteri-menteri baru hasil reshuffle itu.
Alasan kedua, terkait dengan kemampuan keuangan negara. Pengangkatan puluhan ribu tenaga honorer berkonsekuensi pada pemberian gaji dan tunjangan yang jumlahnya tidak sedikit. "Ini terkait dengan kemampuan keuangan negara untuk membayar gaji dan tunjangan lainnya," kata Eko.
Dia juga mengatakan, kebijakan penundaan pengangkatan tenaga honorer jadi CPNS ini juga berdasar rekomendasi dari Tim Independen Reformasi Birokrasi. "Bahwa honorer dan yang baru tidak ada pengangkatan, harus melakukan penataan kepegawaian terlebih dulu," ujar Eko.
Terkait dengan penataan kepegawaian, dimana seluruh kepala daerah harus sudah melaporkan data penataan daerah dan kebutuhan pegawai dalam jumlah ideal, paling telat akhir 2011 ini, Eko masih yakin tenggat itu bisa tercapai. "Kemarin ada percepatan. Kita optimis dalam dua bulan ini kita siapkan hasil penataan kepagawaian itu," terangnya.
Lantas, kapan kiranya dilakukan pengangkatan honorer jadi CPNS? Eko menjelaskan, kebijakan mengenai hal itu tidak bisa diputuskan sendiri oleh pemerintah. "Ini keputusan politik yang harus dibicarakan pemerintah bersama DPR. Kita tunggu, apakah melanjutkan atau seperti apa," kata Eko.
Seperti diberitakan, EE Mangindaan saat masih menjabat sebagai menpan-RB pada September 2011 lalu menjelaskan, dalam masa moratorium penerimaan CPNS, daerah harus melakukan penataan organisasi, termasuk menghitung kebutuhan pegawainya secara detil. Tugas ini harus sudah kelar akhir 2011.
Selanjutnya, Januari hingga Desember 2012, bagi daerah yang sudah selesai membuat data penataan PNS, sudah bisa melakukan penerimaan CPNS, dengan formasi terbatas. Dengan demikian, bagi daerah yang cepat menyelesaikan tugas itu, bisa melakukan penerimaan CPNS lebih cepat. Sebaliknya, yang lambat juga akan ketinggalan melakukan penerimaan "abdi negara" itu. Formasinya pun dibatasi, tenaga guru, tenaga kesehatan, sipir, dan tenaga navigator penerbangan.
Lulusan perguruan tinggi kedinasan, seperti Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS), Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), dan beberapa yang lain, juga tetap diangkat menjadi CPNS. Ternyata, begitu Mangindaan "dimutasi" menjadi Menteri Perhubungan, kebijakan itu berubah total.
Sementara, kemarin Menpan-RB Azwar Abubakar mengadakan pertemuan dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN). "Saya hanya mau tahu apa tugas dan wewenang BKN," ujar menteri asal PAN itu. (sam/jpnn)
19 Januari 2012
CAIRNYA TUNJANGAN FUNGSIONAL
AKHIRNYA tunjangan fungsional cair juga... dibagi di beberapa tempat, di SMK 1 dan SMK 3 .. nominalnya... belum lihat hasilnya... Cuman cukup membahagiakan sekali.. maklum lagi pas-pas an uangnya.... maklum barusan KO... BTW sekolah udah jalan lagi... Lumayan bisa buat beli Rak dan lainnya hehheheheh
O iya kalo pemberkasan tenaga honorer kategori 2 kok nggak ada kabarnya ya.. aneh.. pendataan sudah 2 tahun lalu ... perpres nggak turunlah alasannya.. aneh juga sih.
Semoga segera diperhatikan dan dijalankan.. kasihan banyak yang nunggu...
09 Januari 2012
TIPS MENJADI GURU MENYENANGKAN
Mau disenangi siswa-siswi..... Seorang guru tentunya ingin membangun iklim komunikasi yang baik dengan siswanya, agar para siswa mengerti apa yang disampaikan, dan membuat aktivitas belajar mengajar menjadi menyenangkan. (dikutip dari kompas.com)
Bagaimana menciptakan suasana yang menyenangkan itu? Para guru, di antaranya, dituntut untuk cekatan merespons kebutuhan siswa, selalu siap untuk berdiskusi, dab menjadi pendengar yang baik atas persoalan belajar siswa. Tetapi, untuk melaksanakan itu semua, yang tak kalah penting adalah memberikan “aturan main” yang jelas, dan berikan kesempatan bagi siswa untuk memberikan umpan balik.
Kedengarannya memang mudah. Bagaimana mempraktikkannya? Ada beberapa cara yang mungkin bisa membantu Anda untuk menciptakan komunikasi yang efektif antara pengajar dan anak didik:
1. Mulailah pada hari pertama sekolah
Pada setiap awal tahun ajaran, atau semester, carilah waktu yang tepat untuk membuat semua aturan, dan kesempatan bagi siswa untuk berkomunikasi tentang berbagai situasi, termasuk pada siswa yang ‘bermasalah’. Seorang guru harus memastikan bahwa siswa merasa didekati sejak hari pertama sekolah.
2. Jadilah proaktif
Seorang guru harus berjuang ke arah gaya mendidik yang proaktif. Selain ada keuntungan dari momen yang spontan, tapi dapat juga digunakan untuk berkomunikasi dengan siswa, misalnya mengatur jadwal berdiskusi di luar jam mengajar.
3. Menjadi pendengar yang aktif
Mendengarkan secara aktif menunjukkan bahwa guru benar-benar mencoba untuk memahami secara verbal dan nonverbal pesan yang disampaikan, merasakan perasaan, dan pikiran. Menjadikan siswa yakin dan merasa dihargai bahwa apa yang mereka sampaikan mendapatkan perhatian.
4. Pastikan Anda mengatakan, "Saya mendengar Anda"
Seorang guru harus memvalidasi apa yang dikatakan oleh semua siswanya. Namun, validasi tidak berarti bahwa guru setuju atau percaya dengan segala hal yang dikatakan siswa, tetapi lebih untuk mengakui sudut pandang para siswa. Validasi membantu siswa percaya bahwa guru mendengarkan dan menghormati pendapat mereka. Misalnya, sebuah komentar seperti, "Aku senang kamu bisa berbagi pemikiran. Saya tentu tidak langsung setuju dengan perspektif Anda, tapi saya ingin mendengar lebih banyak."
5. Lakukan seperti Anda ingin diperlakukan
Seorang guru tentu ingin dan mengharapkan orang lain memperlakukan kita dengan hormat, berkomunikasi dengan jelas, dan memberikan tanggapan yang sesuai. Sikap empati dan melibatkan diri berdiskusi dengan siswa akan mengurangi sikap defensif dan memungkinkan para siswa merasa nyaman.
6. Jangan menghakimi dan menuduh
Seorang guru tentu ingin siswanya mengerti apa yang diajarkan tanpa membenci guru atau mata pelajarannyanya. Untuk itu, seorang guru sebaiknya tidak menghakimi, dan menuduh, tetapi harus memberikan pesan yang mudah ditafsirkan. Itu akan meningkatkan probabilitas siswa mendengarkan apa yang guru katakan.
7. Berkomunikasi secara jelas dan singkat
Banyak guru berusaha untuk menyampaikan banyak informasi pada satu waktu, tetapi itu akan membuat siswa kelebihan beban informasi, kewalahan, dan sulit mencerna. Maka itu, seorang guru selaiknya melakukan komunikasi yang rutin, singkat, dan terfokus dengan siswanya. Sebab, tidak semuanya harus diselesaikan dalam satu diskusi.
8. Menjadi model kejujuran dan martabat
Siswa sangat cerdik dalam memahami kejujuran guru. Seorang guru harus mengakui jika tidak mengetahui jawaban atas pertanyaan yang diajukan siswanya. Tetapi, guru harus berjanji untuk berupaya menemukan jawaban sebelum kelas berikutnya. Tidak jujur adalah kesalahan dalam mendidik.
9. Menerima pengulangan
Komunikasi adalah proses yang berkelanjutan. Siswa mungkin harus mendengarkan apa yang diajarkan berkali-kali sebelum mereka memahami dan masuk ke dalam pikirannya.
10. Ciptakan humor
Humor adalah bahan penting dalam proses komunikasi. Humor dapat meringankan, dan menjadi fasilitas yang baik ketika seorang guru tengah mengajarkan sesuatu kepada muridnya.
Gimana... mau jadi guru yang sukses di depan dan di rumah tangga ? selalu gembira... syukuri apa yang ada laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya....
02 Januari 2012
TUNJANGAN FUNGSIONAL YANG TAK KUNJUNG TURUN...
Aneh tapi nyata... dan mungkin semua guru GTT ngalami.... beberapa teman GTT yang notabene mendapat Tunjangan Fungsional bulan Agustus (mengajar SD negeri) yang katanya untuk 6 bulan (1,8jt) .. lha sisanya ?!? sampai awal tahun baru 2012 ini juga nggak ke transfer.. aneh kan ini sudah ganti tahun apa sudah nggak ganti anggaran ?
Dan lagi para guru TK malah sudah mendapatkan full 1 tahun (pas bulan agustus hanya dapat 800 rb nah bulan desember dpt 2,8 jt) jadi 300ribu / bulan. Guru SD GTT malah belum... Jadi pas tahun baru kemarin ya melas deh GTT... tunjangan iri hati PNS saja (selain sertifikasi) sudah cair dan juga tunjangan profesi sudah cair.
Apa memang begini Pemerintahan ini ya... memang sih rejeki Tuhan yang ngatur tapi kita tetep wajib berusaha menuntut hak kita... jadi ikut emosi.... ITULAH INDONESIA.. Jadi teman-teman GTT sabar ya.... pasti ditransfer deh (kalau memang anggaran masih ada)
26 Desember 2011
Pengawasan Guru Sertifikasi Diperketat
Memang inilah seharusnya yang dijalankan oleh pemerintah setelah memberikan tunjangan profesi sebesar 1 kali gaji diluar gaji yang diterima. Tapi untuk mensupport itu semua diperlukan pula bantuan dari organisasi induk (PGRI) untuk juga mengawasi. Semua ini diharapkan bisa menghasilkan kualitas yang sangat baik bagi lulusan / hasil didikan pendidik Indonesia. HAnya dengan cara yang ketat sekali inilah insya ALLAH masa depan bangsa ini bisa lebih terjamin.
Kampanye jujur dari pemerintahan daerah seperti di Surabaya ketika menghadapi ujian nasional sangatlah diperlukan.... belajar dengan giat... disuuport guru yang sudah profeional menghasilkan generasi yang lepas dari jerat korupsi yang sudah mengakar. Walau saya sampai sekarang masih terus melihat dan terus terjadi memberantas yang namanya korupsi ini tapi saya akan lanjutkan perjuangan ini.... Jujur membuat hidup lebih mujur bukan jujur ajur...
Wah pembahasannnya jadi ngelantur kesana kemari... hehehehh
Diposting oleh
admin
di
09:04
1 komentar
Link ke posting ini
19 Desember 2011
Gaji Guru Honorer UMR Propinsi
Kalau benar terjadi kebijaksanaan ini diluncurkan maka setidaknya sekolah baik swasta maupun negeri tidak akan semena-mena membayar para guru honorer, beberapa media telah memuat berita tentang gaji guru honorer harus minimal ar gaji setara dengan UMR propinsi, pelanggaran akan dikenakan sanksi tersendiri. Peraturan ini segera ditanda tangani pemerintah.
MUngkin sebagian besar akan merasa senang tapi perlu diingat kalau hal ini harus dipenuhi maka beberapa guru yang mengajar kurang dari 24 jam atau bisa digati dengan guru lainnya akan dihentikan / dikeluarkan karena yayasan/ sekolah harus membayar gaji guru setara UMR... so harus benar-benar selektif...
PGRI pun dibuat bingung dengan kebijakan ini, perlu ada Penunjuk teknis yang detail agar penerapan kebijakan ini sesuai harapan, nggak malah menyengsarakan para guru Honorer.
17 Desember 2011
TPP Guru cair lagi...
Ya benar... TPP guru yang ditunggu - tunggu akhirnya cair juga, khusus di propinsi Jawa timur semua TPP guru sudah ditransfer ke rekening daerah masing-masing. Yang kemarin belum mendapatkan TPP sesuai dengan gaji pokok (karena gaji pokok dinaikkan 10%) maka kali ini mereka akan mendapatkannya.
Jadi para guru sertifikasi baik PNS maupun Non PNS sudah pastilah menanti dan silahkan segera melakukan pengecekan ke Dinas Pendidikan UPTD setempat. Dan akan langsung di transfer ke rekening masing-masing. Seger-seger... mau liburan semster dapat tambahan uang saku nih... hehehhehehe semoga mereka nggak lupa syukuran sama guru-guru yang nggak dapat (untuk PNS tunjangan iri hati juga sudah keluar dikisaran Rp 250.000/bulan)
Semoga dengan TPP ini bisa menjadikan mereka lebih baik dalam meningkatkan pendidikan di negara ini, harapan sebuah negara yang ingin maju...
14 Desember 2011
UJIAN AKHIR SEMESTER GANJIL
Kali ini Ujian / Ulangan Akhir Semester Ganjil diadakan sebelum natal dan tahun baru... jadi liburnya pas natal dan tahun baru... katanya sih seminggu, semoga saja benar... tapi begitu yang ditetapkan. Pasti Tahun baru tuaammmmbahhh ramai .. dan jaln-jalan tambah macet.
Di ujian Semester akhir ini penanaman akhlak, dan karakteristik pada anak belakangan ini sudah mulai ditanamkan bahkan sudah di workshop oleh Pemerintah di akhir tahun ini (heheh menghabiskan anggaran) biasa Pemerintah kalau mengadakan kegiatan itu tidak tersebar ke seluruh tahun tapi malah biasanya di akhir tahun yang banyak... alasannya sih karena ketok palu anggaran belanja daerah pertengahan tahun... lucu .. ini dia yang meyebabkan pendidikan, pembangunan nggak bisa berjalan sesuai dengan yang diinginkan.
Walah kenapa malah bahasa Pemerintah, maksud dan tujuan mereka itu baik tapi sayang para pelaksana tak bisa berbuat maksimal dalam menjalankan proyek-proyek tersebut. Akhirnya sih ketika Ujian kali ini jangan buat anak menyontoh lagi... kerjakan sendir-sendiri... perketat pengawasan agar dimasa depan mereka jauh lebih baik. KArena contek-contekan itu termasuk karupsi... lha kalau dibiarkan pasti besarnya akan melakukan korupsi... kapan negara bisa masju... wkwkkwkw
06 Desember 2011
GTT yang Malang
Belakangan ini perhatian pemerintah memang mengarah langsung ke pendidikan, maklum anggaran pusat ... APBN 20% untuk pendidikan. GTT merupakan bagian dari pendidikan yang sampai sekarang keberadaanya setengah diakui...
Aneh.. Sekolah butuh.. tapi nggak diakoni... kasarane sih ngono.... padahal dedikasi GTT pasti lebih baik dari PNS apalagi sekarang banyak PNS mendekati usia pensiun ... jadi kreaatifitas mereka kurang .... mereka yang mungkin 10 tahun lalu muda dan masi punya banyak ide (walau gaji tak sebesar sekarang) sekarang seperti "jalani saja... nggak peduli sudah dapat sertifikasi... nggak peduli lah... yang penting Happy..."
PNS guru yang belum dapat sertifikasi/ tunjangan sertifikasi juga dapat tunjangan iri hati... lumayan juga buat ngisi kantong... Kalau GTT sih pasti kebagian syukurannya ... kalo guru nya pada seneng syukuran... kalau diempet.... hahahah ya ngaplo.. wkwkwk
BAgi GTT tetap semangat, masa depan negara juga berada dipundakmu... Merdeka
30 November 2011
Tunjangan Fungsional 2011 cair ?
Setelah bulan september yang lalu tunjangan fungsional guru tidak tetap cair 6 bulan, kali ini menunggu sisanya... 6 bulan lagi... aneh juga sampai masuk desember kok belum di transfer juga ya.... Mengutip berita kemarin bahwa uang APBD/ APBN masuk ke rekening pribadi setelah itu kembali lagi ke rekening pemerintah termasuk Korupsi.... karena harusnya uang tersebut digunakan segera untuk kepentingan rakyat lha kalo di tabung dulu terus dapat bunga... pokoknya dikembalikan.. wah lumayan juga...
Kelihatannya ini juga yang terjadi di dunia pendidikan, BOS aja baru cair kemarin... padahal anggaran untuk bulan Oktober, Nopember, Desember... bagaimana pendidikan bisa maju... Biaya OPerasional nggak langsung turun dan yang ngajar (kalao PNS gpp) digaji sama uangnya siapa... kalau kepala sekolah / pemilik yayasan kaya dan mau nalangi dulu gpp lha kalo tidak .... aneh...
Tapi infonya si dari kemendiknas sendiri.. Bapak Nuh akan mentransfer BOS langsung ke rekening setiap sekolah mulai tahun 2012... jadi nggak masuk APBD yang anggaran nya harus didok dulu sama DPRD setempat....
BTW lumayanlah pendidikan lebih diperhatikan ... anggaran naik 20 Trilyun kata pak SBY... harus donk.. wong inflasi hampir 10%.... harusnya malah lebih .. kan APBN juga naik.... aneh..
Diposting oleh
admin
di
21:38
0
komentar
Link ke posting ini
24 November 2011
Guru Honorer Tidak Boleh Ikut Sertifikasi...
Guru Honorer Tidak Boleh Ikut Sertifikasi,.. berita ini sekaligus membuat sesak.. bingung para tenag honorer baik dinegeri maupun swasta, karena peraturan ini sudah keluar dan langsung diterapkan, bahkan bagi mereka yang sudah terimapun akan di stop. Guru Honorer Tidak Boleh Ikut Sertifikasi adalah yang tidak diangkat oleh pejabat berwenang dan biaya diluar APBD dan APBN bagi yang di negeri yang sekarang ini disebut tenaga honore kategori II.
Sedangkan di swasta adalah mereka Guru Honorer yang hanya diangkat oleh kepala sekolah, dan tidak menerima SK pengankatan dari Lembaga / Yayasan dimana sekolah itu bernaung. Ironis memang... tapi inilah yang terjadi/... pengetatan ini akan membuat banyak guru honorer tambah puyeng.. apalagi yang di negeri yang sudah ikut pemberkasan 2010 sampai saat ini masih belum jelas kabarnya ditambah sekarang ini ... puppphh
Iklash mengabdi itulah... rejeki sudah ada yang ngatur... kita sih tinggal terus berusaha... tetap semangat... hehhehe
Diposting oleh
admin
di
22:02
0
komentar
Link ke posting ini
GREEN SCHOOL
Program yang dijalankan beberapa pemerintah daerah untuk mendukung gerakan penanaman 1 milyar pohon mulai masuk ke lingkungan sekolah. Dan tahu nggak sekolah mulai dianjurkan untuk melaksanakan pendidikan Lingkungan Hidup yang akan masuk dalam pelajaran. Pembuktian bahwa sudah melaksanakan pendidikan juga harus ada RPP lingkungan hidup dan Silabusnya juga.
Maksud pemerintah sih baik tapi kalau untuk memasukkan menjadi salah satu pelajaran kelihatannya perlu Petunjuk pelaksanaan lebih lengkap. Walau tanah di Indonesia ini semua subur (ditanami apa saja bisa tumbuh) tapi tetap saja butuh petunjuk pembuatan Rencana Pembelajaran Lingkungan Hidup dan Silabusnya. Disekolah swasta favorit yang kebanyakan masuk fullday dan memiliki jam lebih banyak bisa merapkan ini, bahkan rpp dan silabusnya ada juga.
Kalau di Sekolah Negeri apalagi di SD.... hahahah jam mempet... guru sering rapat, sertifikasi... KKG... wong jam pelajaran saja kurang-kurang... hehehe.... maksud pemerintah selalu baik tapi nggak lihat aplikasinya... Ayo deh kita dukung gerakan sekolah hijau supaya bumi menjadi lebih sejuk... selamat dari global warming..


