GURU

Berbagi menjadi Guru, Trainer, Motivator Untuk Masa Depan Negara yang lebih Gemilang

Media Pembelajaran

RPP Kurikulum 2013 TEMATIK Kelas 1 SD semester 1

TIP DAN TRIK CAT CPNS

Tip dan Trik CAT CPNS 2014

PENILAIAN KURIKULUM 2013

File Aplikasi, presentasi, penjelasan, software excel tentang Penilaian Kurikulum 2013

Pengumuman Hasil Test Honorer K2t

Setelah menunggu lama dan ditunda berulangkali akhirnya pengumuman hasil test honorer k2 bisa dilihat

30 Agustus 2015

Sisa 439 ribuan Honorer K2

439 ribuan honorer K2 diangkat semuanya menjadi CPNS butuh dana berapa sih ? ternyata kalau dihitu-hitung pemerintah akan keluar dana Rp 14 triliun. Ini sebenarnya lebih baik daripada masa kerja mereka yang membantu pemerintahan dengan ekonomi dibawah standar... atau bisa dianggap miskin... bagaimana tidak honorer k2 itu gajinya 300 ribu - 600 ribu sedangkan yang diatas 1 juta ya honorer yang berada dikota besar saja seperti Surabaya, Jakarta... kalau kota kecil pasti dibawah 1 juta...

Bayangkan ... pekerja pabrik saja bayarannya 1 juta keatas (kalau di kota besar 2,5 juta keatas). nah kalau honorer.... berapa... untuk hidup cukup saja kurang... katanya nggak boleh mengangkat honorer lagi tapi lihat donk pemerintah pusat, tolong lihat di daerah-daerah itu, setiap sekolah... dinas... apa saja deh pasti ada honorernya.... kalau nggak mau memberi harapan kepada mereka ya tolong distop donk pengangkatan honorer di daerah-daerah itu... yang tegas.... maklum mereka menjadi honorer pasti berharap diangkat jadi CPNS. Kalau mau jadi pengusaha ya sudah dari awal donk....

Mengangggarkan  THR buat PNS saja bisa,  masa  mengangkat honorer k2 sisa tidak bisa ? ... berilah para sisa honorer k2 ini  kepastian dengan membuatkan RPP lalu PP agar bisa menjadi payung hukum dan harapan bagi honorer k2. Apa masih banyak ya Calo -calo CPNS... selundupan.. mbok ya diberantas... Wajar lah honorer k2 merasa tidak diperhatikan dijanjikan saja, ingat sisa 30 ribu honorer k2 yang bodong saja juga tidak diganti. Kekesalan ini menumpuk, satu-satunya agar diperhatikan ya honorer k2 Demo besar-besaran agar diperhatikan lebih lagi.

27 Agustus 2015

DEMO HONORER K2 UNTUK DIANGKAT TAHUN INI

KArena sampai sekarang belum ada kejelasan nasib honorer k2 yang tersisa untuk diangkat menjadi PNS so Honorer kategori dua (K2) yang tergabung dalam Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) mengancam akan melakukan aksi mogok kerja pada 15-16 September. Mereka akan melakukan demo besar-besaran guna memperjuangkan nasibnya. Kalau sampai awal September, tidak ada kemajuan apa-apa, mereka terpaksa melakukan aksi turun ke jalan dan mogok kerja, begitu kata Ketua Umum FHK2I Titi Purwaningsih di hadapan anggota Komisi II DPR RI, Kamis (27/8)

Ketua Honorer k2 juga mengatakan bahwa mereka tidak akan bosan mendatangi DPR dan KemenPAN-RB untuk memperjuangkan nasib honorer k2. Pemerintah harus menepati janji-janjinya.. Honorer asal DKI Jakarta ini menyatakan, puluhan ribu honorer K2 dari berbagai wilayah akan turun ke jalan‎ di ibu kota. Honorer yang tidak bisa ke Jakarta akan melakukan mogok kerja.

Semoga semua ini segera didengarkan pemerintah... maklum mereka sudah lama mengabdi, sangat diperlukan di tempat bekerja... tapi tak diperhatikan. Pak Presiden dengarkan Honorer k2 donk....

20 Agustus 2015

SEGERA BUATKAN PP HONORER K2 SISA !

Segera buatkan PP pengangkatan honorer k2 yang tertinggal merupakan perjuangan utama para honorer k2 .... Komisi II DPR juga mendorong penyelesaian masalah honorer kategori dua (K2) diapresiasi Forum Honorer Indonesia (FHI). Bahkan Panja Komisi II DPR RI khusus masalah honore k2 telah dibentuk yang menjadi salah satu bukti kesungguhan wakil rakyat dalam menyerap aspirasi masyarakat, tenaga honorer. Baik melalui audiensi dengan forum-forFum honorer maupun saat reses di daerah demikian kata Ketua Dewan Pembina FHI Pusat Hasbi.

Masalah honorer K2 tidak akan bisa selesai dengan pernyataan-pernyataan pemerintah, tetapi harus dengan kerja nyata seperti yang sering didengungkan pemerintahan Jokowi-JK. Memang hingga hari ini belum ada langkah -langkah nyata MenPAN-RB dalam membuat skenario penyelesaian tenaga honorer.

Mana Kesiapan penyusunan draf RPP, perencanaan anggaran, kuota, data, tahapan penyelesaian K2, dan lain-lain tidak tampak. Itu sebabnya FHI akan kembali mendatangi MenPAN-RB, DPR RI, dan DPD RI bulan depan untuk mendorong penyelesaian tenaga honorer dipercepat. FHI berharap RPP (Rancangan Peraturan Pemerintah) tentang Honorer yang dijanjikan pemerintah segera disahkan menjadi PP sebagai payung hukum pengangkatan tenaga honorer secara bertahap mulai 2016, agar segera ada ruang dan kepastian bagi honorer k2 diangkat mulai 2016-2020.

08 Agustus 2015

SEKALI LAGI TAHUN 2015 TIDAK TEST CPNS

Ini harus didengarkan dan dipatuhi oleh para honorer k2 yang belum diangkat.... Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) memastikan, kuota 30 ribu untuk honorer kategori dua (K2) yang merupakan sisa dari jatah 218 ribuan ditiadakan. Jadi kuota honorer K2 tahun anggaran 2013/2014 dikembalikan ke negara dan bisa digunakan lagi bila ada penerimaan CPNS.

Tahun 2015 tidak ada penerimaan CPNS dari honorer K2. Sisa kuota 30 ribu itu juga tidak bisa digunakan tahun ini karena dasar hukumnya belum jelas demikian kata‎ Asdep Koordinasi Kebijakan, Penyusunan, Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Apratur Bambang Dayanto Sumarsono‎, Sabtu (8/8). Dia juga mengimbau agar honorer K2 tidak terprovokasi dengan informasi adanya rekrutmen CPNS tahun ini. Sebab yang akan direkrut khusus lulusan sekolah ikatan dinas (tujuh sekolah ikatan dinas).

Pemerintah masih menyusun dasar hukum pengangkatan honorer K2 tahun depan. Kalau ada info tahun ini ada penerimaan itu tidak benar dan jangan sampai tertipu dan intinya anggaran pengadaan CPNS tahun ini tidak ada dalam APBN 2015. Jadi 30 Ribu Sisa honorer k2 tidak akan dilakukan penggantian .... sabar ya teman2 k2

22 Juli 2015

30 RIBU LOWONGAN HONORER K2

Tenaga honorer kategori dua (K2) masih mengharapkan adanya pengangkatan dari sisa honorer k2 yang tidak terisi, inipun adalah janji Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Yuddy Chrisnandi tentang pengangkatan honorer K2 pada Agustus ini.

Mereka masih memegang janji Pak Yuddy, yang katanya mau mengangkat honorer K2 di bulan Agustus, begitu kata Indi Patrainingsih, Korwil Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I). Indi mengharapkan Yuddy bisa mengangkat 30 ribu tenaga honorer K2. Sesuai janji Yuddy, kebijakan itu akan diputuskan pada Agustus atau September nanti.

Walau hasil dari rapat DPR dan pemerintah beberapa bulan lalu merekomendasikan untuk mengangkat semua sisa tenaga honorer k2 menjadi CPNS dimulai 2016-2020, tapi sisa lowong sebanyak 30 ribu yang tidak terisi karena mengundurkan diri dan bodong belum menjadi bahasan. Makanya para honorer k2 masih berharap adanya kebijakan khusus lagi ... apalagi guru yang posisi sekarang kekurangan guru PNS.

10 Juli 2015

SYARAT GURU PNS 2016

Mulai tahun 2016 syarat menjaid Guru PNS akan bertambah berat. Pemerintah telah merancang syarat dan tahapan untuk menjadi guru PNS yakni dengan mengirim Calon guru daerah terpencil kemudian mengikuti pendidikan dan pelatihan di asrama.

Sebelum tahun 2015 seseorang yang sudah kuliah selama empat tahun bisa menjadi guru lewat seleksi menjadi PNS dan mereka bisa mengikuti sertifikasi yang memungkinkan mereka mendapat tunjangan profesi. Beda untuk tahun 2016... akan butuh waktu lebih lama lagi untuk mendapatkan status guru PNS dan tunjangan profesi.

Di dalam konsep Kemenristek Dikti tidak boleh demikian. Guru harus difilter dari awal. Yang tidak hebat tidak akan masuk seleksi karena tidak boleh sembarang orang menjadi guru begitu kata Direktur Pendidik dan Tenaga Kependidikan Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) Supriadi Rustad (06/07/15).

Syarat menjadi guru PNS tahun depan akan dimulai dengan menyaring calon guru melalui dua filter pada tahun 2016. Tahapan pertama setiap calon guru PNS akan diwajibkan mengikuti Sarjana Mendidik di daerah Terdepan, Terluar, Terpencil (SM3T). Calon guru PNS akan ditempatkan di sekolah terpencil selama satu tahun.

08 Juli 2015

KEKURANGAN GURU PNS

Penundaan peneriman CPNS 2015 yang dikeluarkan MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi mendapat respon Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) keberadaan guru PNS baru masih dibutuhkan untuk mengisi yang pansiun. Kemendikbud akan menyurati Kementerian PAN-RB meminta tes CPNS tetap dibuka untuk formasi guru. Dalam data angka kebutuhan guru ideal (AKG) 2015, kebutuhan guru PNS mencapai 492.765 orang.

Pensiun PNS guru di Jawa Barat dengan jumlah 99.176 orang sedangkan Jawa Tengah (54.431 orang) dan Jawa Timur (52.837 orang). Akhirnya kebutuhan guru itu bisa saja ditutup dengan guru tidak tetap (GTT). Tetapi khusus di sekolah negeri, tidak boleh semua guru diisi oleh guru tidak tetap atau guru non-PNS.

Wajar juga sih para honorer k2 yang belum diangkat ingin diangkat segera tahun ini, daripada mengambil dari formasi umum, honorer k2 kan sudah pengalaman karena masa kerja mereka sudah minimal 10 tahun... apalagi kemarin 30 ribu tidak terisi (karena mengundurkan atau bodong). Kalau Honorer k2 kan tidak perlu di test lagi... lha wong sudah test..... lebih hemat biaya.

05 Juli 2015

PGSD BERBAGAI ILMU

Kali ini admin mencoba memberikan info terkait Akta4, maklum akta4 yang dulu biasa digunakan untuk masuk menjadi guru dari lulusan sarjana non kependidikan, nah sekarang pemerintah menggunakan sistem baru, yakni bisa transfer. Dimana pendidikan ini bisa diperoleh dari mereka yang masuk dari sarjana dan hanya mereka yang mengajar SD (PGSD BI).

Ya ini jawaban dari mereka para guru sarjana yang mengajar tapi belum linear... karena ke depan Hak tunjangan profesi akan dicabut karena tidak linearnya jurusan mereka... nah ini banyak sekali dialami oleh guru yang mengajar di Sekolah Dasar (Guru SD).

Yang buka program ini masih hanya Universitas Terbuka (UT), Jadi guru sertifikasi non PGSD diharuskan mengikuti kuliah ini agar hak sertifikasinya tidak dicabut. Kita semua belum mendapatkan data akurat bahwa memang harus dilakukan seperti itu, tapi kalau melihat kenyataan dilapangan memang harus begitu.

26 Juni 2015

GAJI 13 DAN RAPELAN CAIR AWAL JULI

ini berita gembira bagi para Abdi Negara .... GAJI 13 DAN RAPELAN CAIR AWAL JULI, besarannya pun beda lho... hmmm menyenangkan ya bagi para PNS dan juga pensiunan lho... maklum kali ini untuk Gaji 13 tidak seperti tahun kemarin yang hanya dapat gaji pokok ... tapi plus tunjangan lainnya dan kenaikan gaji tahun ini..... sippp. Menurut Karo Hukum, Komunikasi Informasi Publik (HKIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) Herman Suryatman, dalam Bab II Pasal 3 Ayat 1 Peraturan Menkeu RI No 117/PMK.05/2015 tentang Juknis Pemberian Gaji/Pensiun/Tunjangan Bulan ke-13 dalam tahun anggaran 2015 kepada PNS, Polri, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun/Tunjangan tertanggal 22 Juni 2015, disitu besarnya tunjangan ke-13 sebesar penghasilan bulan Juni 2015

Semoga ini semua bisa menambah kinerja para Abdi negara menjadi lebih baik. perkiraan Dengan masuknya berbagai tunjangan dalam komponen pembayaran gaji ke-13, itu berarti seorang PNS golongan II bisa mendapatkan gaji baru plus gaji ke-13 sekitar Rp 5 sampai 9 juta di bulan depan. BIsa buat Mudik......

TPG Akan dipotong Bila Kompetensi Rendah

Kali ini ada kelemahan yang akan ditutupi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) dalam penentuan tunjangan profesi guru (TPG). Salah satu skema yang disiapkan adalah dengan tahapan uji kompetensi. Tiga komponen yang akan diukur yaitu penilaian kinerja guru (PKG), pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB), dan uji kompetensi guru (UKG) begitu kata Plh Kepala Subdirektorat Program Direktorat Pembinaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Dikdas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Tagor Alamansyah, Kamis (25/6).

Guru akan dinilai kompetensinya melalui UKG di awal tahun. Jika kompetensinya kurang, guru harus ke PKB. Setelah masuk PKB, kompetensi guru akan kembali diukur. Nah Bagi guru yang memiliki peningkatan akan dihargai dengan kenaikan jenjang karir. Namun jika tidak, guru harus menyisihkan sebagian TPG yang diperolehnya untuk peningkatan kompetensi mereka. Dalam skema Kemdikbud, pengembangan keprofesian berkelanjutan guru dilakukan berjenjang. PKB guru pertama (golongan IIIa-IIIb) fokus pada pengembangan diri sendiri, PKB guru muda (golongan IIIc-IIId) fokus pada pengembangan siswa, PKB guru madya (golongan IVa, IVb, IVc) fokus pada pengembangan sekolah. Dan PKB guru utama (golongan IVd-IVe) fokus pada pengembangan profesi.

Selain peningkatan kompetensi melalui PKB, Tagor mengungkapkan keberadaan musyawarah guru mata pelajaran (MGMP) dan kelompok kerja guru (KKG) bisa digunakan sebagai wadah untuk meningkatkan kompetensi guru. Lewat KKG atau MGMP, guru bisa memanfaatkan TPG yang diperolehnya untuk meningkatkan kompetensi. "Dengan pengukuran seperti ini, tunjangan guru bukan lagi menjadi hak, melainkan kewajiban yang harus dilaksanakan guru. Artinya dengan TPG yang diberikan tersebut guru harus mampu mengembangkan kompetensi diri. Jika tidak, tunjangan tersebut akan dihentikan," pungkasnya. Ya... ini semua demi kebaikan pendidikan di Indonesia.... Ayo ... Guru-guru pasti bisa...

16 Juni 2015

SISA HONORER K2 AKAN DIANGKAT SEMUA JADI CPNS

Inilah berita gembira bagi semua honorer k2 yang tidak lulus.... 439 ribu honorer kategori dua (K2) yang tidak lulus dijanjikan akan diangkat CPNS. Hanya saja yang diangkat adalah honorer K2 murni dan memenuhi persyaratan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 48/2005 jo PP 43/2007. Pemerintah akhirnya sepakat dengan Panja Aparatur Komisi II DPR RI untuk memprioritaskan pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS tanpa tes.

Sesuai hasil rapat panja, disepakati pengangkatan honorer K2 menjadi CPNS tanpa tes. Tes tetap diberlakukan namun hanya seleksi administrasi yakni mereka yang database ikut unian test tulis 2013 dan murni data benar + Surat pertanggungjawaban Mutlah dari pejabat berwenang yang bersangkutan ... begitu kata Bambang Dayanto Sumarsono, Asdep Koordinasi Kebijakan, Penyusunan, Evaluasi Program dan Pembinaan SDM Aparatur KemenPAN-RB.

Dan yang mengejutkan lagi tahun 2015 ini tidak ada rekrutmen CPNS baru baik CPNS Umum dan CPNS dari honorer k2 kecuali sekolah ikatan dinas dari pemerintah (IPDN, STAn dll). Baru tahun 2016 akan ada perekrutan CPNS umum, PPPK dan pengangkatan CPNS dari honorer k2 sisa (untuk honorer k2 akan terus dilakukan sampai 5 tahun ke depan yakni tahun 2020 sampai habis ).

Alhamdulillaah akhirnya ada kejelasan yang tepat untuk honorer K2. semua akan diangkat sampai tahun 2020.... nah sekarang walau data sudah ada datanya di BKN... tetep saja harus dikawal mulai dari BKD... dan apabila ada yang bodong segera dilaporkan....

10 Juni 2015

HARGAILAH GURU

Kali ini admin mau membahas masalah ketidaksukaan pegawai pada para guru khususnya PNS. Seringkali admin mendengar para PNS struktural iri akan fasilitas yang didapatkan oleh guru. Lihata saja dengan Tunjangan Profesi, Tunjangan Fungsional, dan yang paliang menyenangkan guru bisa ikut libur lho ketika siswa libur.....

Oke itu enak yang mereka bayangkan... mungkin juga mereka tidak melihat bagaimana kerja guru sesungguhnya... Guru harus fokus dalam mengajar... tidak mungkin siswa ditinggal, guru juga pasti tahu anak didiknya bagaimana bahkan sampai kondisi keluarganya (karena mempengaruhi siswa dalam keseharian). Ketika semua pulang dan tidur, guru harus membuat soal ... menilai ujian... mengisi raport... wow dimana itu semua tidak mungkin bisa dikerjakan ketika jam kerja tapi tanggung jawab harus selesai tepat pada waktunya.

Untuk mendapatkan fasilitas guru seseorang harus memiliki ijasah linear (PGSD untuk guru SD, bidang studi untuk SMP - SMA/SMK). Menempuh 1 tahun Induksi (diakui sebagai guru) dan mengikuti PPG (untuk mendapatkan tunjangan sertifikasi). Jadi guru pun sekarang juga diperketat, untuk bisa jadi guru harus minimal pengalaman mengajar 4 tahun baru akan mendapatkan NUPTK.

Wajar sekarang guru lebih diperhatikan, karena masa depan bangsa ini terletak pada pendidikan salah satunya yang utama adalah peran guru. So jadi guru tanggung jawab dunia akhirat.... sekarang ini di lingkungan pendidik sudah mulai banyak guru yang berusia 50 tahun keatas... padahal sekarang ini teknologi sangat pesat-pesatnya... jangankan yang tua yang kisaran 40 tahun saja sulit mengikuti (kalau dibawah 40 masih bisa...)

Itulah sedikit uneg-uneg para guru sekarang ini... maklum suara miring disana-sini mulai santer... mbok yang ngomong itu coba dulu menjadi guru.... hmmm. Hargailah guru itu saja judul dari postingan ini.... sederhana tapi camkan itu...

30 Mei 2015

Pengangkatan Honorer K2 Memakai Tes Tulis

Tes Tulis Pengangkatan tenaga honorer kategori dua (K-II) menjadi CPNS akan dilaksanakan di bulan Agustus 2015. Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi menegaskan bahwa pengangkatan CPNS dari pelamar tenaga honorer K-II tetap menggunakan skema tes tulis. Pak Menteri memastikan bahwa jalur satu-satunya menjadi pegawai pemerintah adalah melalui tes begitu katanya. Tanpa tes seseorang tidak bisa menjadi pegawai negeri. Termasuk bagi para tenaga honorer K-II yang akan diangkat lagi menjadi CPNS Agustus 2015  nanti.

Berapa jumlah total yang akan diangkat ? yang boleh ikut tes tulis ini adalah tenaga honorer K-II yang validlah, sudah pernah mengikuti tes tulis dalam pengangkatan CPNS tahun lalu. Tetapi mereka gagal, karena kuota terbatas. Persyaratan mengikuti ujian Tulis sesama honorer k2 adalah honorer K2 yang pernah ikut tes tapi tidak lulus, masih bekerja secara terus menerus di instansi pemerintah, sudah terdaftar dalam database BKN dan telah memiliki nomor tes seleksi CPNS.

26 Mei 2015

GABUNGAN HONORER TURUN KE JALAN

Beberapa hari ini ada kabar pengangkatan CPNS untuk daerah terdepan (perbatasan / peleosok negara) sebanyak 750 an. Mereka langsung diangkat CPNS (seleksi dulu) dan langsung ditempatkan didaerah seperti Aceh, Papua, NTB .... nah anehnya honorer k2 sisa kok tidak ada yang masuk... padahal banyak juga lho mereka yang tinggal dan mengajar di pelosok dengan gaji yang wow... rendah sekali.... akibatnya Ribuan honorer akan melakukan aksi besar-besaran selama dua hari berturut-turut. Aksi pertama dilakukan pada Rabu (27/5) yang dipusatkan di Istana Merdeka.

Hari kedua, Kamis (28/5) di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

“Dari hasil rapat kemarin (25/5), Aliansi Honorer Indonesia yang terdiri dari FPHI, FHI, PHSNI, FTKHJ, FKGTH, KTSI, FKHK2 KAUR, ITH MUBA, GTT WONOGIRI, akan melakukan gerakan abdi negara kepung Istana Merdeka pada 27 Mei. Lanjut 28 Mei di Kantor KemenPAN-RB," kata Memed Jainal, wakil Sekjen Pager Nusantara Jakarta, Selasa (26/5).

Dia mengatakan, aksi tersebut mendapatkan dukungan penuh dari DPP PGRI. "Tiap honorer wajib membawa tuntutan pada kertas karton tulisan besar padat, spanduk, dan lain-lain," ujarnya.

Dijelaskan Memed, tuntutan aksi tersebut adalah tingkatkan status honorer menjadi PNS tanpa tes dengan didatabasekan lebih dahulu berdasarkan masa kerja dan usia tertua.

"Kami juga minta penerimaan CPNS umum hingga honorer tuntas lebih dulu. Kami tidak mau di-P3K-kan. PNS harga mati," serunya.

Ditambahkan MN Rambe selaku ketua Front Pembela Honorer Indonesia (FPHI), aksi ini jangan ditunda lagi karena bulan depan sudah Ramadhan, berikutnya Lebaran. "Rapatkan barisan,” cetus Rambe. (esy/jpnn) dikutip dari Jpnn.com

15 Mei 2015

30 RIBU CPNS 2015 DARI HONORER K2

Di postingan sebelum nya yakni Pembahasan masalah Formasi CPNS 2015 ternyata Pemerintah memastikan akan merekrut CPNS dari honorer kategori dua (K2) hanya 30 ribu orang. Dan ternyata 30 ribu ini berasal dari sisa kuota dari seleksi CPNS K2 pada 2013/2014 sudah 170 ribuan yang terisi.

Rencan awal Dari kuota 218 ribu honorer K2, ternyata terisi 170 ribuan. Sisanya 30 ribuan itu yang rencananya diplotkan tahun ini begitu kata Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bima Aria Wibisana di kantornya kemarin. Dan untuk Juknisnya pemerintah masih menunggu pembahasan dengan Komisi II DPR RI. Sebab perlu payung hukum untuk mengangkat honorer K2.

"Angka 30 ribu ini masih wacana saja. Jumlahnya bertambah atau tidak menunggu hasil raker Komisi II dengan pemerintah," ujarnya. Jumlah honorer K2 yang ikut tes pada November 2013 sebanyak 605 ribu orang. Dari kuota 30 persen atau 218 ribu, masih banyak yang tidak terisi karena adanya honorer bodong. Berarti bukan membuka kuota tambahan tapi memasukkan kuota dari yang dulu.... KOk nggak ada tambahan ya.... Semoga Komisi II DPR RI memberikan tambahan lagi atau bahkan mengangkat honorer k2 sisa (400 ribuan) secara bertahap. Amin.