Judul diatas seringkali dimuat di media-media, terakhir di JAwa Pos..Kalo dilihat secara langsung memang sich... apalagi guru Negeri yang bukan favorit/ unggulan... hmmm mereka mengajar juga tidak sesuai bidangnya...Sebenarnya hal tersebut apabila diantisipasi sejak dulu tidak akan seperti ini..sekitar tahun 1990 an guru menjadi pekerjaan pilihan terakhir dikarenakan gajinya tidak cukup/ terendah daripada pekerjaan lainnya, sehingga setelah melamar kesana kemari tidak diterima ataupun PHK baru mereka memilih menjadi guru sehingga dapat dipastikan...