GURU

Berbagi menjadi Guru, Trainer, Motivator Untuk Masa Depan Negara yang lebih Gemilang

Pendidikan Profesi Guru

PENDIDIKAN PROFESI GURU / PPG

DIGITAL MARKETING DENGAN AI

Digital Marketing menggunakan Kecerdasan Artifisial

DIGITAL MARKETING

Pelatihan Digital Marketing SMK se Jawa Timur di bawah Pondok Pesantren

Makan Bergizi Gratis

Program Makan Bergizi Gratis / MBG Tahun 2026

31 Maret 2012

DAFTAR TENAGA HONORER KATEGORI I YANG MEMENUHI KRITERIA

Setelah menunggu lama akhirnya keluar juga pengumuman TENAGA HONORER Instansi Daerah KATEGORI I yang MEMENUHI KRITERIA di situs BKN. Untuk informasi lebih lanjut silahkan menghubungi BADAN KEPEGAWAIAN NEGARA atau BKD/Biro Kepegawaian instansi yang terkait.

Kalau dilihat sih tidak semua Pemkot / Pemkab meloloskan kategori 1, dan khusus propinsi Jawa Timur kok nggak ada sama sekali... wkwkwkk aneh... mungkin semua dimasukkan di Honorer Kategori II kali. tapi yang penting sudah mulai terlihat keseriusan Pemerintah masalah Honorer ini, dengan munculnya DAFTAR TENAGA HONORER KATEGORI I YANG MEMENUHI KRITERIA, otomatis tinggal menunggu honorer kategori II yang terlihat di situs BKN.go.id sebelah kanan (Surat Edaran Nomor: 03 Tahun 2012 Tentang Data Tenaga Honorer Kategori I Dan Daftar Nama Tenaga Honorer Kategori II) form bisa di download.

Nah bagi yang nggak sabar apakah lolos verifikasi honorer kategori I silahkan klik disini atau http://www.bkn.go.id/honorer/ kalau ada yang nggak setuju atau mau protes silahkan layangkan ke BKD setempat.

23 Maret 2012

Surat Edaran Nomor: 03 Tahun 2012 Tentang Data Tenaga Honorer Kategori I Dan Daftar Nama Tenaga Honorer Kategori II

Secercah harapan bagi tenaga honorer kategori I dan tenaga honorer kategori II. di situs BKN.Go.ID mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 03 Tahun 2012 Tentang Data Tenaga Honorer Kategori I Dan Daftar Nama Tenaga Honorer Kategori II

Sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Menteri PAN dan RB Nomor 05 Tahun 2010 tanggal 28 Juni 2010, bahwa Pejabat Pembina Kepegawaian Pusat dan
Daerah telah menyampaikan daftar nama tenaga honorer kategori I Jumlah tenaga honorer kategori II.

Hasil penyampaian data tenaga honorer sebagaimana dimaksud di atas, telah dilakukan verifikasi dan validasi data tenaga honorer kategori I oleh BKN dan BPKP dan hasilnya terdapat tenaga honorer yang memenuhi kriteria (MK) dan tidak memenuhi kriteria (TMK) berdasarkan PP. No. 48 Tahun 2005 jo PP. No. 43 Tahun 2007 sebagaimana terlampir (fampiran I).

Berdasarkan pengaduan beberapa elemen masyarakat atau pejabat tertentu masih ada dugaan pemalsuan dokumen pengangkatan sebagai tenaga honorer kategori I yang memenuhi kriteria (MK).

Nah setelah admin mencoba download lampirannya ternyata pengisian form persiapan ujian Kompetensi dasar bagi kategori II yang akan mengikuti test. semoga semua berjalan lancar dan nggak ada selundupan... oh iya klik disini untuk formnya

Daftar Peserta Lulus UKA Sertifikasi Guru 2012

ada hal yang aneh ketika pengumuman Daftar Peserta Lulus UKA Sertifikasi Guru 2012 ini, harusnya pihak pemerintah juga menayangkan nilai mereka... tapi yang tercantum di Daftar Peserta Lulus UKA Sertifikasi Guru 2012 hanya no NUPTK sama no peserta. Padahal sebelumnya dijanjikan transparan. Apa takut terlihat nilainya jeblok semua ya ?

lihat saja pengumumannya di sini, setelah ditunda (biasalah website Indonesia tidak siap untuk bandwidth tinggi padahal orang Indonesia sudah buanyak yang bisa internet apalagi gurukan wajib) dikarenakan rewelnya tempat pengumuman. Tapi hari ini sudah normal... maklum disetiap daerah sudah diumumkan kemarin jadi ya begini.. nggak ada yang masuk bisa lihat semua lagi (karena sudah banyak yang tahu ya nggak perlu ke website sergubnya)

Semoga pendidikan semakin baik dan PLPG menjadikan guru semakin kreatip dan inovatip. Hidup guru

20 Maret 2012

Pengumuman Hasil UKA Sertifikasi Guru 2012

Setelah menunggu sekian lama akhirnya pengumuman hasil UKA sertifikasi guru 2012 diumumkan di sini. YA semoga hasil yang membuat deg-deg an para guru yang mengikuti UKA sertifikasi guru 2012 menjadikan pendidikan menjadi semakin bermartabat.

Setelah kemarin membahas tentang hasil UKA sertifikasi 2012 di berbagai media masa, nah sekarang hasilnya keluar. bisa dilihat di serger.kemdiknas.go.id Gimana hasil guru yang ikut disekitar anda ? semoga yang tidak lulus bisa berbenah untuk lebih baik lagi sedangkan yang sudah lulus selamat menghadapi PLPG selama 2 minggu di masing-masing lokasi.

17 Maret 2012

PENGUMUMAN UJI KOMPETENSI AWAL

Pengumuman uji kopetensi awal atau biasa disebut pengumuman UK sangat dinanti oleh para guru yang mengikuti ujian tulis awal untuk mengikuti PLPG. Semua berharap untuk bisa lulus. Kalau tidak ada halangan besok akan keluar Pengumuman Uji Kompetensi Awal ini di masing-masing LPMP. Pengumuman ini akan dilakukan serentak seluruh Indonesia.

Uji kompetensi awal sertifikasi tahun 2012 ini menjadi permulaan dari sebelumnya ditahun 2006-2010 memakai portofolio yang nggak lulus baru PPG sedangkan 2011 langsung PPG, nah tahun ini sebelum PLPG harus mengikuti seleksi tahap awal. Sudah dimulai tanggal 25 Februari 2012 kemarin dengan materi yang diujikan untuk SD (guru kelas) Adalah bidang studi seperti PKN, BI, IPA, Matematika, dengan total soal 100.

Kalau kasaran sih ingin lulus ya nilainya minimal betul 60... nggak tahu lagi kebijakannya. rencana akan di rangking (diurutkan dari nilai tertinggi) setelah itu baru apakah bisa masuk kuota....!?!? heheheh ternyata banyak yang merinding juga.... so karena guru sudah melakukan test sekarang sih tinggal berdoa....

AKTA4 Dimana Kuliah nya ?

mungkin masih banyak pertanyaan tentang akta4 ini, admin sampai kebingungan mo jawab padahal sudah berulangkali dijelaskan bahwa AKTA 4 sudah tidak ada... mungkin hanya beberapa Pemkot/ Pemkab yang masih ada ... jadi biasakan langsung bertanaya di dinas terkait saja.

Akta4 diperuntukkan untuk sarjana yang lulus non kependidikan dan ingin menjadi guru, nah sekarang di JAwa timur hanya beberapa Universitas yang masih ada itupun admin belum bisa memastikan. So silahkan saja cari informasinya bisa di website masing-masing Kampus...

12 Maret 2012

Pengangkatan Honorer KAterigori I Juni 2012

Kabar terbaru bagi para honorer pemberkasan kategori satu maupun dua :
Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi menargetkan, mulai Juni mendatang sudah dilakukan pemberkasan terhadap honorer tertinggal menjadi CPNS. Tiga bulan yang tersisa ini digunakan pemerintah untuk menyelesaikan verifikasi dan validasi ulang. Di samping menunggu hasil penataan kepegawaian (redistribusi pegawai). Demikian dikatakan Asisten Deputi SDM bidang Aparatur Kementerian PAN&RB Nurhayati yang dihubungi, Jumat (2/3).

"Kalau nanti PP Honorer Tertinggal terbit bulan ini, langkah selanjutnya adalah pemberkasan. Namun sebelum itu daerah harus memasukkan dulu data kepegawaian serta redistribusi pegawainya. Jika tidak, nanti honorer yang diangkat CPNS mau ditaruh di mana," ujarnya.

Penyusunan redistribusi pegawai ini penting sekali. Dari situ akan dilihat, mana daerah yang kekurangan dan mana kelebihan. Dia mencontohkan DKI Jakarta yang menolak menerima CPNS dari honorer ataupun dari lainnya. Sebab, jumlah pegawainya sudah berlebih.

"Kalau redistribusi belum ada, kita akan kesulitan menempatkan honorer tertinggal kategori I. Dikhawatirkan, akan terjadi penumpukan di satu instansi," ucapnya.

Jika sudah selesai, pemberkasan CPNS akan dilakukan Badan Kepegawaian Negara (BKN). Dia menyatakan, dari 67 ribu honorer tertinggal kategori I, pemberkasannya tidak akan serentak. Sebab, tergantung dari cepat lambatnya daerah menyelesaikan pemetaan pegawainya.

"Kalau cepat, pemberkasannya lebih cepat juga. Yang jelas, kita targetkan akhir Desember semua honorer tertinggal kategori I sudah selesai pemberkasannya," tandasnya

plus ada tambahan lagi untuk menyakinkan kabar ini yaitu :


Pegawai Tidak Tetap atau honorer yang masuk kategori 1 (dibiayai APBN dan APBD) kemungkinan besar akan terangkat sebagai CPNS antara Juni hingga Juli mendatang. Itu jika Peraturan Pemerintah (PP) akan turun antara Maret atau April ini. Khusus honorer kategori 2 (tidak dibiayai APBN/APBD), mereka masih harus menjalani ujian.

Untuk ujian honorer K2, Unhas yang telah melakukan penandatanganan MoU dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) akan menjadi pembuat soalnya.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Andi Murni Amien Situru dalam ekspose program kerja SKPD di kantor gubernur, Rabu, 7 Maret mengatakan, K1 yang rampung pengurusannya Juni atau Juli akan dilanjutkan dengan pengangkatan K2. Hanya saja, untuk K2, harus ujian lagi.

"Tapi soalnya tidak sama seperti seleksi umum CPNS. Katanya soalnya lebih mudah. Tapi belum ada gambaran soal materi. Tapi pengetahuan umum, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Kewarganegaraan pasti menjadi materi," katanya.

Meski tak menyebut secara langsung Unhas, namun seperti ditegaskan Murni, pembuat soal adalah 10 perguruan tinggi negeri yang sudah membuat MoU dengan BKN. "Kalau Unhas ditunjuk, ya mereka atau PTN lain," katanya.

K2 sendiri hanya diberi kesempatan sekali untuk menjadi CPNS lewat ujian. Kalau tidak lulus, mereka yang usianya masih memenuhi persyaratan masih bisa mendaftar di seleksi CPNS umum. Namun yang sudah tidak memenuhi syarat, atau yang masih ingin menjadi PTT.

"Kalau lulus jadi CPNS, tapi kalau tidak, masih bisa diperpanjang PTT," jelas Murni.

Tahun ini, untuk seleksi CPNS umum, Murni mengatakan kecil peluangnya. Alasannya, ada tujuh persyaratan yang mesti dipenuhi, termasuk analisis kebutuhan pegawai. "Itu harus selesai Desember 2012. Jadi penerimaan di 2013. Kalau tahun ini, kelihatannya tidak ada," kata Murni. (dikutip dari Jpnn.com)

Nggak tahu kenapa... berita tentang pengangkatan tenaga honorer ini sangat dinanti... tahu nggak... jadi PNS masih menjadi Idola semua orang di Indonesia... kapan lagi kesempatan... test CPNS nya saja baru ada 2013... kasihan...

08 Maret 2012

GURU HARUS S 1

Siapa sih nggak ingin sekolah lebih tinggi lagi... apalagi guru yang notabenenya pengajar... mendidik Setelah keluarnya Undang-undang Guru dan Dosen yang mewajibkan guru minimal berpendidikan diploma IV atau sarjana, minat guru untuk menempuh pendidikan sarjana meningkat pesat. Perguruan tinggi swasta yang membuka program studi kependidikan juga kebanjiran peminat.

”Fakultas kependidikan yang sebelumnya ’mati suri’ sekarang bergairah kembali,” kata mantan Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia Suharyadi, yang juga guru besar di Universitas Mercu Buana Jakarta, Rabu (7/3).

Kalau dulu sih ada Akta4, seperti judul dan nama blog ini akta4... sayang pendidikan ini ditiadakan dan untuk penyetaraanya menggunakan program lainnya seperti PLPG. Harusnya yang non kependidikan mengikuti SKS pengajaran dulu (seperti di akta4) kalau sekarang kan nggak.. bingung deh...

Berdasarkan data di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), dari 2,9 juta guru, hingga saat ini baru sekitar 1,5 juta guru (51,31 persen) yang kualifikasi sarjana. Ada sekitar 1,42 juta guru (48,69) persen yang berkualifikasi pendidikan SMA-D3.

Syawal Gultom, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Kemdikbud, mengakui jika jumlah lembaga pendidik tenaga kependidikan (LPTK) berkembang pesat. Sebelum sertifikasi berjumlah sekitar 90 LPTK, setelah sertifikasi sekitar 374 LPTK.

Muhdi, Bendahara Umum Asosiasi LPTK Swasta Indonesia, mengatakan, LPTK swasta tersebar hingga tingkat kabupaten/ kota. Berdasarkan data, ada sekitar 230 LPTK. ”Tetapi, yang terlibat aktif jika ada kegiatan sekitar 110 LPTK,” kata Muhdi, yang juga Rektor IKIP PGRI Semarang.

Syawal Gultom mengatakan, pengawasan terhadap mutu LPTK harus tetap mendapat perhatian serius. Hal ini karena menyangkut kualitas lulusan, yakni guru, yang pasti akan sangat berpengaruh pada kualitas siswa.

Syawal mengatakan, dalam pendidikan calon guru ke depan, seleksi awal bisa saja dimulai dari calon mahasiswa. Penerimaan mahasiswa baru di LPTK memang melalui seleksi khusus sesuai kuota yang ditetapkan pemerintah.

Secara terpisah, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh mengatakan, persoalan guru terutama menyangkut tiga isu utama, yakni kompetensi, distribusi, dan kesejahteraan guru. Meski demikian, pemerintah pusat tidak bisa menyelesaikan sendiri karena pada kenyataannya, soal pengangkatan dan kompetensi guru serta distribusi guru menjadi kewenangan pemerintah kabupaten/ kota.

Adapun untuk kesejahteraan guru, pemerintah pusat sudah berupaya memberikan berbagai tunjangan, termasuk tunjangan sertifikasi. ”Perbaikan kualitas guru harus dilakukan bersama- sama,” kata Mendikbud Mohammad Nuh. MOga saja semakin meningkat penghasilan juga semakin meningkat pula mutu pengajaran dan hasilnya...

06 Maret 2012

2012 KHUSUS CPNS UNTUK KATEGORI 1

Kategori I berharap segera terwujud menjadi CPNS... Kendati dalam moratorium CPNS masih diberikan kesempatan kepada daerah untuk melaksanakan penerimaan pegawai baru, namun hal itu sulit direalisasikan. Pasalnya, anggaran untuk CPNS baru belum disiapkan pemerintah. Jadi mungkin saja dimasukkan APBN P yang bersamaan kenaikan BBM (mungkin)

"Yang sudah ada anggarannya hanya honorer tertinggal. Karena sesuai kesepakan pemerintah dengan DPR, honorer tertinggal diangkat 2012. Kalau lainnya, belum dianggarkan pemerintah," ungkap Asisten Deputi SDM bidang Aparatur Kementerian PAN&RB Nurhayati yang dihubungi, Minggu (4/3).

Di dalam surat keputusan bersama tentang moratorium CPNS, sebut Nurhayanti, yang dikecualikan adalah tenaga kesehatan (dokter, bidan, perawat), tenaga pendidik (guru), kebutuhan mendesak (sipir, anak buah kapal, dan lain-lain), serta honorer tertinggal. Menurut Nur, Pemda juga harus menunggu beberapa hal dituntaskan.

Di antaranya menunggu penataan pegawai dengan disertai analisis jabatan (anjab) dan beban kerja. Selain itu, belanja pegawai dari APBD harus di bawah 50 persen.

Selanjutnya anjab akan dibawa ke Wakil Presiden Boediono untuk dibahas lebih lanjut. "Sebagai ketua tim reformasi birokrasi nasional, Wapres akan menentukan apakah ada penerimaan pegawai baru lagi (selain honorer) atau tidak," ujarnya.

Ditanya peluang penerimaan CPNS baru untuk posisi tenaga kesehatan, guru ataupun tenaga mendesak lainnya pada tahun ini, Nurhayanti malah mengaku pesimis. Sebab selain anggarannya belum ada, banyak pemda juga tidak memasukkan data kepegawaiannya.

"Bagaimana bisa dianalisa lanjut kalau datanya saja belum ada? Baru ada tujuh daerah yang memasukkan lengkap. Mereka juga belanja pegawainya di bawah 50 persen. Kalau untuk honorer, mereka sudah pasti diproses duluan. Untuk kebutuhan mendesak dan lainnya, terpaksa dipending karena posisi pegawai di seluruh daerah peta penyebarannya belum terlihat," pungkasnya (dikutip dari JPNN). Ayo cepat donk Pemda / Pemkab... biar guru honorer tidak resah....

PP Honorer Tertinggal Dipastikan Turun Maret

Yang ditunggu kabar dari Men Pan : Janji Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar yang menyatakan bahwa Peraturan Pemerintah (PP) tentang Honorer Tertinggal diterbitkan Maret bulan ini, tampaknya mendekati kenyataan. Ini menyusul dengan dipercepatnya proses penggodokan di Sekretariat Negara.

"Saya dapat kabar kalau proses penetapan RPP di Setneg dipercepat. Kemungkinan besar pertengahan atau akhir Maret ini sudah terbit," ungkap Asisten Deputi SDM Aparatur Kementerian PAN&RB Nurhayati yang dihubungi, Jumat (2/3).

Molornya penetapan RPP honorer, terang perempuan berjilbab ini, karena ada empat kali rancangannya dikembalikan ke Kemenpan&RB. Diapun optimis, target Maret PP terbit bisa terealisasi. Meski Komisi II DPR RI memberikan tenggat ke pemerintah April mendatang.

"Saya optimis, karena di Setneg RPPnya sudah final dan tinggal paraf bapak presiden saja. Kalau cuma paraf kan gak lama-lama," ujarnya.

Mengenai verifikasi dan validasi data ulang, menurut Nur, sapaan akrabnya, sementara berjalan. Dengan demikian diharapkan ketika PP honorer terbit, proses pengangkatan CPNS sudah bisa dilakukan. Dikatakannya, belum semua data honorer yang terverifikasi ulang. Namun, bila PP sudah ada, verifikasi akan tetap jalan terus.

"Verifikasi dan validasi ulang (untuk data yang belum selesai diperiksa) akan tetap jalan meski nantinya PP-nya sudah duluan terbit. Kan proses pengangkatan juga mekanismenya cukup banyak juga," ucapnya.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Komisi II DPR RI dan Menpan&RB bersepakat melakukan verifikasi serta validasi ulang untuk honorer tertinggal kategori I. Sasaran utamanya untuk instansi yang mengoleksi di atas 200 honorer.

Menpan&RB serta Forum Guru Honorer Indonesia pada Februari lalu juga bersepakat mempercepat proses penerbitan PP Honorer Tertinggal. Saat itu Menpan&RB menjanjikan, Maret PP-nya terbit (dikutip dari JPNN.Com) Para honorer sudah menunggu sangat cemas.... takut .... semoga cepat terealisasi...

04 Maret 2012

Bekerja Jadi Guru ?!?

Mungkin sekarang ini banyak sekali yang ingin menjadi guru, maklum dengan segala kehormatan (wih-wih) dan fasilitas yang sekarang didapatkan maka tak heran banyak orang-berbondong-bondong ingin menjadi guru.

Sayangnya saya sebagi admin sudah mulai merasakan kepenatan.. kebosanan menjadi guru... saya merasa sekarang ini waktunya menuntut ilmu lebih tinggi lagi... walau tidak lewat pendidikan formal.. Hampir setiap hari mulai senin sampai senin saya harus mengajar... mualai SD-SMA/SMK dan mulai anak kecil sampai orang tua.

Sebenarnya bersyukur juga sih... sangat dikarenakan ternyata ilmu yang saya miliki sekarang sangat bermanfaat ke banyak orang. Sayangnya waktu pengembangan diri sendiri menjadi lebih sulit, karena banyak waktu yang tersita. Kadang ingin sekali istirahat full berapa bulan... sampai-sampai beberapa saat yang lalu sakit 1 minggu sangat seneng.. maklum bisa di rumah cuman nggak bisa apa-apa.

JAdi bagi kamu.. teman-teman yang mau menjadi guru pikirkanlah semuanya, jangan hanya melihat wah nya... tapi juga segala resiko yang dihadapi. Jadi guru siapa takut...

02 Maret 2012

Guru (harus bayar agar lulus) Ujian Kompetensi

wah ini menjadi berita paling hangat di media massa... guru yang seharusnya tidak melakukan KKN.... ternyata diajari oknum pemerintah dengan memberikan uang agar Lulus UJian Kompetensi... berikut berita yang saya kutip dari Kompas.com :
Agar lulus ujian kompetensi awal, sejumlah guru sekolah dasar di Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, mengaku diminta membayar Rp 2 juta oleh aparat dinas pendidikan setempat. Ujian kompetensi awal merupakan bagian dari proses sertifikasi guru.

Terhadap pungutan tersebut, para guru tidak berani mengungkapkan identitas dirinya. Mereka khawatir, jika berbicara, akan dikenai sanksi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai dan dipindahkan ke tempat terpencil.

Para guru mengungkapkan hal itu kepada Tim Gabungan Pendidik dan Tenaga Pendidik Sumatera Utara yang turun ke sekolah-sekolah di Serdang Bedagai, Kamis (1/3/2012). Mereka datang ke kabupaten tersebut setelah menerima laporan adanya dugaan pungutan kepada para guru supaya lulus ujian kompetensi awal.

Pada awalnya, para guru tutup mulut dan takut mengungkapkan dugaan pungutan tersebut. Namun, setelah digaransi bahwa identitas tak dikeluarkan, akhirnya mereka bicara. ”Kalau kami bicara, kami takut kena sanksi. Tetapi, kalau tidak bicara, mengingkari suara hati kami,” tutur seorang guru.

Guru yang lain mengatakan belum menyerahkan uang itu karena dirinya tidak punya uang.

Para guru mengungkapkan, aparat Dinas Pendidikan Kabupaten Serdang Bedagai memberi batas akhir pembayaran pada 5 Maret 2011. Menurut para guru, pungutan itu tidak memaksa. dan aparat itu pun mengatakan hanya menjalankan perintah atasan.

Ketua Gabungan Pendidik dan Tenaga Pendidik Sumatera Utara FJ Pinem mengatakan, selain Serdang Bedagai, laporan adanya pungutan juga terjadi di Kota Binjai. FJ Pinem meminta para guru tidak membayar uang yang diminta. ”Banyak guru yang takut mengungkapkan hal ini karena takut dimutasi,” tutur FJ Pinem.

Beberapa kecamatan

Sekretaris Gabungan Pendidik dan Tenaga Pendidik Sumatera Utara Abdul Latif Ibrahim mengatakan, laporan terjadinya pungutan ada di Kecamatan Sei Rampah, Kecamatan Bandar Kalipah, Kecamatan Bamban, Kecamatan Tanjung Beringin, Kecamatan Pegajahan, dan Kecamatan Rambutan. Namun, pungutan diduga merata di semua kecamatan.

Di Sumatera Utara, pelaksanaan ujian kompetensi awal dilakukan Sabtu lalu. Bagi guru SD yang sudah tua, mengikuti proses sertifikasi sudah menjadi momok, apalagi harus mengikuti uji kompetensi awal.

Kepala Dinas Pendidikan Serdang Bedagai Rifai B Tanjung belum bisa dikonfirmasi terkait kasus ini. Telepon selulernya tak bisa dihubungi.

Wakil Bupati Serdang Bedagai Soekirman saat dikonfirmasi mengatakan, pendidikan bukan bidang yang diurusi. Namun, dirinya mengaku menerima beberapa SMS serupa dari guru. ”Saya setuju ada kontrol terhadap kinerja pendidikan dan sektor pelayanan dasar karena ini urusan wajib pemerintah,” ujarnya.

Bagaimana negara ini bisa bersih dari korupsi...? ditingkatkan gajinya juga kelihatannya dasar korupsi nya masih ada.... so para guru mari kita berjuang memperbaiki moral anak didik kita...Katakan bahwa korupsi itu HARAM HUKUMNYA...!

22 Februari 2012

Honorer Kategori II Dites Sebelum jadi PNS

Seperti yang sudah diberitakan berula-ulang dan pernah juga ditulis di blog ini bahwa honorer kategori II yang tidak dibiayai APBD dan APBN akan dilakukan test sebelum bisa diangkat menjadi PNS. Walau kemungkinan rawan akan suap dan lainnya ya apa salahnya lah...... berikut berita yang dikutip di JPNN.com hari ini :

Pemerintah akan menerapkan tes seleksi kepada seluruh tenaga honorer untuk bisa diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Azwar Abubakar mengatakan, tes seleksi mencakup materi akademik kompetensi minimal.

“Jadi harus dites dulu, terutama guru. Karena sebagian besar guru itu masuknya tidak melalui tes. Ada syarat kemampuan penguasaan materi guru dan pengetahuan umum. Ada kompetensi dasar dan ada kompetensi bidang,’ ungkap Azwar usai menemui Ketua PB PGRI dan perwakilan guru honorer di Gedung Kemenpan-RB, Jakarta, Selasa (21/2).

Dalam pelaksanaan tes seleksi ini, pemerintah akan menggandeng sepuluh perguruan tinggi negeri (PTN). Antara lain, Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Andalas (Unand), dan Universitas Hasanuddin (Unhas).

Azwar menjelaskan, proses tes seleksi ini akan dikoordinasi oleh sepuluh PTN tersebut. Sehingga, pelaksana tes ini tidak lagi Pemerintah Daerah (Pemda), melainkan ditangani oleh pemerintah pusat atau nasional.

“Selain tes seleksi, tenaga honorer yang kita angkat ini juga harus bersedia untuk ditempatkan di tempat yang kosong. Banyak tenaga honorer saat ini tidak mau dipindah, dan hanya mau menempati tempat yang sudah penuh (di kota). Jujur saya katakan, guru ini hitungannya sudah lebih, kita sudah mengalahi Jepang, tapi mengajarnya masih delapan jam, ini belum efektif. Kita minta kesediaan dari guru yang diangkat mau ditempatkan sesuai dengan kebutuhan,” tukasnya.

Lebih jauh Azwar menambahkan, saat ini ada sekitar 600 ribuan tenaga honorer dari semua bidang yang siap diikutkan tes seleksi dan dilakukan secara bertahap. Namun begitu, Azwar menyebutkan bahwa penghasilan (gaji) tenaga honorer berasal dari non APBN dan APBD.

Di luar jumlah itu, juga ada sekitar 160 ribuan orang tenaga honorer yang siap diangkat untuk menjadi PNS. Akan tetapi, tenaga honorer ini pendataannya sudah selesai dan tidak perlu lagi mengikuti tes seleksi.

“Oleh karena itu, untuk 600 ribuan yang non APBN dan APBD tersebut, datanya akan kita ricek lagi. Awalnya kita minta jumlah saja namun nanti kita minta namanya siapa, dimana asalnya, sejak kapan. Biar jelas. Saya berprinsip honorer ini akan diperhatikan bukan karena alasan kemanusiaan tapi juga harus mempunyai kemampuan minimum. Kita kan menggunakan uang negara untuk membayarnya. Maka itu, kita yang paling penting kita juga tidak menutup kesempatan untuk anak-anak yang masih fresh,” paparnya.

21 Februari 2012

Hari Ini Finalisasi RPP Honorer jadi PNS

Mengajukan sesuatu ke pemerintah tidak harus berdemo... tapi kalau memang diperlukan tidak apa-apa yang penting berjalan tertib. Tidak sia-sia aksi demonstrasi 20 ribu lebih guru honorer anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di depan Istana Kepresidenan, Senin (20/2). Hari ini, sepuluh perwakilan PGRI diminta ikut rembukan finalisasi Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) pengangkatan tenaga honorer menjadi CPNS di Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB).

Ketua Umum Pengurus Besar (PB) PGRI Sulistyo menjelaskan, aksi demonstrasi ribuan guru ini benar-benar dilakukan dalam kondisi terpaksa. Sebenarnya dia sudah menghimbau kepada para guru untuk tidak demo. "Tapi upaya pengangkatan honorer ini sungguh kebangetan," kata Sulistyo. Sebab, RPP ini sejatinya sudah bisa disahkan sejak 2009 silam.

Sulistyo menjelaskan, penghargaan pemerintah terhadap guru honorer sangat minim. Bahkan dia mengatakan, ada salah satu menteri yang berpidato kemana-mana yang isinya justru menyalahkan guru honorer sendiri. "Ya masak pantas ada menteri yang ngomong siap suruh jadi honorer. Sudah tahu gajinya Rp 200 ribu per bulan," kata Sulistyo sambil mewanti-wanti nama menteri yang bersangkutan tidak dikorankan.

Menteri tadi, kata Sulistyo, juga menggunjing para guru honorer tidak memposisikan diri layaknya buruh industri. Pada intinya, guru merupakan sebuah profesi. Jadi, para honorer tidak perlu menuntutu upah layaknya buruh pabrik.

Di tengah kegelisahan sejumlah guru honorer itu, untungnya bisa sedikit terobati. Tepatnya setelah mereka kemarin sore diterima oleh Menteri PAN-RB Azwar Abubakar, Sekretaris Kabinet (Seskab) Dipo Alam, dan Julian Aldrin Pasha, juru bicara presiden. "Dari Kemendikbud diwakili wakil menteri bidang pendidikan. Tapi datangnya telat," ucap Sulistyo.

Hasil dari pertemuan tersebut, hari ini sepuluh perwakilan PGRI diundang untuk ikut rembuk dalam finalisasi RPP pengangkatan tenaga honorer. Pertemuan pembahasan finalisasi ini direncanakan sore nanti (21/2) di kantor Kemen PAN-RB.

Sulistyo menjelaskan, upaya Kemen PAN-RB yang bersedia mengajak perwakilan guru honorer anggota PGRI harus disambut baik. Dengan cara ini, perwakilan honorer bisa ikut menyumbangkan aspirasinya. Langkah ini, kata Sulistyo, bisa menghindari adanya persoalan pelik pasca penandatanganan RPP pengangkatan honorer oleh Presiden SBY.

Selama ini, Presiden SBY memang beralasan tidak segera mengesahkan RPP tersebut karena diliputi kecemasan. Orang nomor satu di republik ini tidak mau ada polemik yang tambah pelik setelah pengesahan RPP tadi. Sehingga, dia meminta Kemen PAN-RB dan kementerian terkait lainnya untuk merumuskan lebih bagus lagi RPP itu.

Jika hari ini finalisasi RPP itu benar-benar rampung, dijadwalkan Kamis draf RPP bisa dimasukkan ke Sekretariat Negara (Sesneg). Sulistyo mendapatkan bocoran jika sudah masuk ke Sesneg, RPP ini akan dibawa di rapat terbatas. Rapat ini akan diikuti Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kemen PAN-RB, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dan Sesneg. "Tidak perlu menunggu sampai April," ujar Sulistyo.

Sebelumnya memang sempat muncul kabar jika Kemen PAN-RB memasang target finaslisasi RPP pengangkatan honorer April mendatang.

Di tengah kabar baik ini, Sulistyo menghimbau para tenaga honorer di daerah. Dia menyerukan supaya para tenaga honorer, baik guru maupun tenaga lainnya, untuk tidak menyetor uang ke bupati atau walikota. Dia menegaskan jika pengangkatan ini murni rencanan negara dan tidak dipungut biaya. "Meski yang datang itu tim sukses bupati atau walikota, jangan mau memberi uang," kata dia.

Selama ini, Sulistyo mengatakan ada laporan jika setiap honorer diminta Rp 40 juta untuk bisa ikut validasi dan verifikasi. Jika tidak menyetor upeti itu, nama para honorer akan dicoret. Sehingga, tidak bisa mengikuti tahap validasi dan verifikasi. (wan)dikutip dari JPnn.com

Harapkan Kesejahteraan, Guru Honorer Ingin Diangkat Jadi PNS

Mungkin inilah yang harus dilakukan para tenaga honorer di sekolah negeri. 500 guru honorer dari seluruh Indonesia berduyun-duyun mendatangi Istana Presiden Mereka meminta SBY untuk segera menandatangani pengangkatan mereka menjadi PNS.

Dalam aksinya di Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Senin (20/2/2012), mereka membentangkan spanduk bertuliskan antara lain 'PNS Yes, Honorer No' dan 'SBY Pembual'. Mereka juga membawa poster bertuliskan antara lain 'Wahai SBY, Mana Janjimu. Inga-inga!'.

Para guru honorer tersebut mengenakan baju coklat PNS dan batik PNS. Mereka juga menggunakan ikat kepala berwarna merah dengan tulisan 'Honorer Mumet'. Meski ada demo ratusan guru honorer, lalu lintas sekitar Istana tidak macet. Hal ini karena aksi para guru tersebut tidak memakan badan jalan.Ratusan Polisi berjaga-jaga. Bus TransJakarta juga beroperasi seperti biasa.

Apa perlu seluruh guru honorer berdemo ke Jakarta.... tapi perwakilan aja.... kalau nggak di demo pemerintah nggak dengar... dan kalau demonya nggak ramai apalagi... paling dijanjikan.. ingat PP ini harusnya sudah ditanda tangani oktober 2011a buktinya molor... wah kalau nggak di demo untuk mengingatkan janji mereka bisa lupa ... kasihan tenaga GTT....