GURU

Berbagi menjadi Guru, Trainer, Motivator Untuk Masa Depan Negara yang lebih Gemilang

Pendidikan Profesi Guru

PENDIDIKAN PROFESI GURU / PPG

DIGITAL MARKETING DENGAN AI

Digital Marketing menggunakan Kecerdasan Artifisial

DIGITAL MARKETING

Pelatihan Digital Marketing SMK se Jawa Timur di bawah Pondok Pesantren

Makan Bergizi Gratis

Program Makan Bergizi Gratis / MBG Tahun 2026

24 Mei 2014

Menunggu NIP Honorer k2

Bulan mei 2014 ini merupakan tenggat waktu terakhir pengiriman data / berkas honorer k2 yang lulus, ternyata selain permasalahan honorer k2 yang tidak sesuai dengan peraturan... juga ada berkas yang dinilai tidak memenuhi syarat sehingga tidak akan dikeluarkan NIP nya oleh BKN. Diantaranya berkas honorer K2 Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah yang lolos CPNS masih dipisahkan di BKN. karena berkas ini tidak memenuhi persyaratan sebagaimana ketentuan yang diatur. Saat ini, ratusan berkas yang dipisahkan tersebut masih menunggu keputusan BKN hingga akhir Mei nanti.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah Ahmad Supartono menyebut ada 232 berkas honorer K2 yang lolos CPNS yang sudah memenuhi persyaratan sebagaiamana ketentuan yang diatur. Selanjutnya, berkas yang sudah memenuhi syarat akan dikirimkan ke BKN pada Senin mendatang.

Hasil ini diperoleh setelah BKD Kabupaten Banyumas melakukan cek berkas sejak Jumat (16/5) hingga Rabu (21/5) kemarin. Jumlah berkas yang memenuhi persyaratan, tidak sampai separoh dari berkas yang disampaikan Pemkab Banyumas. Diketahui, sejak 13 Mei BKD mengirimkan 519 berkas honorer K2 ke BKN untuk dikoreksi.

So jangan terlalu berharap dulu karena ternyata masih ada proses lagi... sabar ya tenaga honorer k2. Forum Honorer Indonesia (FHI)yang beberapa bulan ini aktif mengumpulkan tenaga honorer k2 yang tidak lulus untuk menuntut kejelasan nasib mereka berikutnya. Dan perlu diketahui juga ternyata sekarang di seluruh sekolah negeri banyak sekali Honorer / Sukwan baru yang bekerja antara 2008 sekarang... karena banyak yang tergiur jadi PNS.... padahal sudah ada surat dari pusat bahwa sudah tidak boleh mengangkat tenaga honorer / sukwan setelah tahun 2005. Ya... inilah kenyataannya ... maka dari itu FHI bersatu menuntut bagaimana kelanjutan nasib mereka.

17 Mei 2014

Honorer k2 bodong diganti yang Asli, kuota k2 ditambah 45%

HINGGA saat ini masalah pengangkatan honorer kategori dua (K2) menjadi CPNS belum beres. Hasil tes belum diumumkan seluruhnya. Yang sudah diumumkan juga belum ada satu pun yang mengusulkan pemberkasan untuk pembuatan Nomor Induk Pegawai (NIP).

Hiruk-pikuk masih muncul. Honorer K2 yang gagal tes CPNS pun terus berteriak. Ini terkait dugaan banyaknya honorer K2 bodong, namun malah lolos tes.

Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) misalnya, kencang meminta agar honorer k2 yang tidak lolos diangkat menjadi CPNS sesuai janji Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar.

Bagaimana respon pemerintah? Berikut pernyataan Azwar saat diwawancarai wartawan JPNN, Mesya Muhammad, di kantornya, Jumat (16/5).

Honorer K2 yang tidak lulus tes meminta mereka diangkat CPNS sesuai janji pak menteri. Bagaimana tanggapan Anda?

Memang pada pertemuan pada 27 Februari 2014 di Gedung Manggala Bakti, saya pernah menyatakan akan mengangkat honorer K2 secara bertahap. Namun ada tapinya loh, yang diangkat harus benar-benar honorer asli (sesuai PP 48 Tahun 2005 dan PP 56 Tahun 2014, SE MenPAN-RB No 5 Tahun 2010). Makanya saya bilang setiap kepala daerah selaku pejabat pembina kepegawaian (PPK) harus melakukan verifikasi dan validasi (verval) data honorer K2-nya. Selain itu PPK wajib tandatangan surat pernyataan tanggung jawab mutlak (SPTJM)

Apakah verval dan SPTJM itu hanya berlaku untuk honorer K2 yang dinyatakan lulus oleh Panselnas?

Tadinya ya untuk honorer K2 yang lulus tes. Namun setelah diketahui yang lulus itu banyak bodongnya, dan banyaknya honorer K2 yang tidak lulus meminta keadilan, pemerintah kemudian mengeluarkan kebijakan baru lagi. Yaitu, verval dan SPTJM juga diberlakukan untuk honorer K2.

Apa tujuannya toh mereka kan gagal tes. Bukankah hanya yang lulus tes saja yang diangkat CPNS?

Tujuannya untuk mendapatkan siapa honorer valid dan bodong. Bisa dibayangkan berapa kerugian negara akibat membiayai honorer bodong. Karena PPK harus hati-hati dalam memverval dan meneken SPTJM. Banyak honorer K2 ragu dengan verval yang dilakukan pemda. Tapi kan ada SPTJM dan cara ini ampuh karena belum satupun daerah yang mengusulkan pemberkasan ke BKN. Kalau PPK-nya berani teken data palsu, dia yang akan diseret ke polisi karena masuk tindakan pidana.

Yakin dengan SPTJM akan didapati data honorer asli dan bukan bodong?

Saya yakin, karena SPTJM yang diteken PPK itu harus satu persatu. Jadi misalnya yang diajukan 100 honorer, berarti ada 100 SPTJM juga. Yang jelas, meski sudah diverval tapi tidak ada SPTJM, berkasnya tidak akan diproses BKN. SPTJM itu harga mati!

Kembali ke honorer K2 yang tidak lulus. Setelah verval dan ada SPTJM, apakah otomatis mereka diangkat CPNS?

Ya harus lewat proses donk. PNS ini bukan barang gratisan, semua harus ada mekanismenya. Jadi setelah itu dipenuhi, para kada harus mengajukan usulan kebutuhan lagi. Misalnya yang dibutuhkan itu guru, nah harus jelas guru apa dan ditempatkan di sekolah mana. Kalau sudah jelas, usulan kada itu akan diserahkan ke Panselnas lagi untuk dimasukkan dalam honorer K2 yang lulus.

Berarti kuotanya tambah?

Jadi begini, sebenarnya awalnya kan kuota yang kita siapkan 30 persen. Namun, itukan fleksibel dan bisa berubah kalau memang bukti-bukti mendukung bahwa honorer K2 yang asli itu lebih dari 30 persen. Saya lagi perjuangkan agar kuotanya bisa bertambah dari 30 menjadi 45 persen, itu artinya ada ketambahan 25 ribu orang lagi.

Proses penambahan ini terutama menggantikan dulu honorer K2 bodong yang dinyatakan lulus oleh Panselnas beberapa waktu lalu. Jadi yang bodong kita gantikan dengan honorer asli (yang tidak lulus tes). Bila honorer aslinya terangkat semua dan kuotanya tidak sampai 45 persen, kan tidak masalah. Sebab yang diprioritaskan adalah honorer K2 asli.

Bukankah berarti ini ada celah lagi untuk manipulasi karena bolanya dikasi ke kada lagi?

Mau ada celah bagaimana? Kan aturan mainnya sudah jelas. Kada hanya bisa memverval dan membuat SPTJM honorer K2 yang ikut tes kemarin. Yang tidak ikut tes tidak boleh. 3 November 2013, yang ikut tes ada 605 ribu dari 650 ribuan honorer K2 yang diajukan. Dari 605 ribu itu diambil 30 persen dan ternyata banyak yang bodong. Nah, yang bodong itu kita gantikan dengan honorer K2 asli. Syaratnya ya seperti yang sudah saya beberkan tadi.

Untuk menggantikan posisi honorer bodong, daerah kan butuh payung hukum?

Ya kan gampang cuma buat surat edaran saja kok. Saya sudah memerintahkan SesmenPAN-RB untuk membuat surat edaran kepada seluruh BKD untuk verval honorer K2 yang tidak lulus tes. Kami juga akan berkoordinasi dengan BKN untuk kebijakan penggantian honorer bodongnya. Saya usahakan bulan ini sudah selesai surat edarannya agar para kada bisa bergerak cepat.

Makanya saya imbau honorer K2 ikut mendorong para bupati/walikotanya untuk mempercepat proses vervalnya agar masalah honorer ini cepat tuntas. Apalagi Juni mendatang proses rekruitmen CPNS dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) akan dimulai.

Saya ingatkan lagi para honorer yang memiliki data honorer bodong, silakan dibawa ke BKD atau kada agar proses vervalnya lebih cepat.***

15 Mei 2014

CARA MENDAFTAR SUPER DEAL ANTV

Mau cepat dapat uang dan langsung sekalian masuk TV ?... daftar saja / registrasi Super Deal di AnTV. Ya Super Deal kembali hadir di ANTV dengan permainan dan hadiah kuai terbesar yang lebih seru apalagi host nya yang gokil si uya kuya. Dalam kuis ini uya menjadi sebagai juragan uya yang akan memilih peserta / carkon (cari kontestan) untuk bermain dan kemudian bermain game untuk mendapatkan keberuntungan dengan beberapa penawaran, pilih kotak? atau pilih tirai ? 1.2.atau.3 atau uang yang ditawarkan.... hehheeh pasti pusing apalagi malah dapat ZONK....

Banyak peserta super deal AnTv yang dibuat tidak bisa tidur, kalau peserta memiliki hadiah yang nilainya kecil masih lumayan, bagaimana jika peserta gagal membawa pulang hadiah alias mendapatkan kesempatan keberuntungan berupa ZONK , bisa bisa nyesel seumur hidup teringat terus deh. Bagaimana tidak banyak hadiah hadiah yang di tolak, demi mempertahankan pilihannya. Kasihan deh lu...Tentu kalau hanya sebagai penonton di TV juga turut merasa geregetan untuk ikutan memilih atau menebak2 mana hadiah sebenarnya dan mana yang ZONK. Tapi memilih sebagai penonton apalah daya jika memilih salah tidak kecewa, memilih benar juga tidak memiliki hadiah tersebut Apalagi minggu ini super deal berkunjung ke surabaya.... heheheh kota terdekat ... ayo surabaya dan sekitarnya monggo daftar super deal antv surabaya.

Cara mendaftar super deal ANTV dengan Host Uya Kuya sebenarnya sangat mudah.. tinggal isi formulir registrasi secara online. . Untuk menjadi peserta acara kuis super deal / Untuk mendaftar menjadi peserta kuis super deal uya kuya ini bisa Daftarkan tim anda ke #SuperDealANTV @Fremantle_ID @whatsonANTV! Tim terdiri dr 10 orang, ke no berikut +6283873313311/Pin BB: 223FB781 , silahkan di catat. atau berkunjung ke http://superdeal.tv/home-superdeal.

Banyak Penipuan Pengangkatan Honorer K2 bermunculan

Dikarenakan kegelisahan honorer k2 yang lulus dan harap-harap cemas akan segera terbitnya SK CPNS maka ini menjadi peluang bagi para penipu. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mengimbau kepada seluruh pemerintah daerah maupun masyarakat agar tidak terpedaya dengan penipuan yang mengatasnamakan salah satu pejabat KemenPAN-RB. Masyarakat pun diminta segera melaporkan ke polisi atau menyampaikan pengaduan ke KemenPAN-RB melalui Kotak Pos 5000.

"Ini kami banyak sekali mendapatkan laporan mengenai upaya penipuan oleh oknum yang mengatasnamakan pegawai atau pejabat dari KemenPAN-RB. Penipuan ini dilakukan oleh seseorang maupun sekelompok orang yang menginformasikan tentang CPNS Tahun 2014 dari Tenaga Honorer," ungkap Karo Hukum dan Komunikasi Informasi Publik (KIP) KemenPAN-RB Herman Suryatman kepada JPNN, Rabu (14/5).

Dia menyebutkan, informasi yang didapat, aksi penipuan tersebut sudah menelan banyak korban di wilayah Jawa Tengah. Pelaku memintakan uang Rp 20 juta hingga Rp 100 juta untuk penerbitan NIP honorer K2."Masyarakat perlu tahu kalau sampai saat ini di seluruh instansi masih dalam tahap verifikasi dan validasi data honorer K2. Selain itu, dalam penerbitan NIP, honorer tidak akan dimintai uang sepeserpun. Sebab semuanya menjadi tanggungan negara," bebernya.

Mantan pejabat di Sumedang ini pun mengimbau agar masyarakat secepatnya melaporkan ke aparat atau ke KemenPAN-RB bila menemukan edaran yang meminta imbalan uang untuk proses pengangkatan CPNS dari honorer. Inilah yang banyak terjadi dilapangan ... maklum selalu ada oknum yang memanfaatkan hal ini. so hati-hati ya honorer k2

09 Mei 2014

Pengumuman Kelulusan Honorer k2 di Instansi Pemerintah

Masih ada lho yang belum diumumkan hasil dari honorer k2. Panitia seleksi nasional (Panselnas) akan mengumumkan hasil kelulusan tes CPNS dari jalur honorer kategori dua (K2) di empat instansi pusat. Yaitu Badan Pertanahan Nasional (BPN), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Pekerjaan Umum (KemenPU), dan Polri.

Ternyata Data keempat instansi pusat tersebut pada dasarnya baru  selesai dan siap diekspos. Sebenarnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga sudah siap, namun karena masih ada kekurangan data verifikasi dan validasi (verval) maka dikembalikan lagi oleh Panselnas untuk dilengkapi begitu kata Karo Hukum dan Komunikasi Informasi Publik (KIP) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birorkasi (KemenPAN-RB) Herman Suryatman kepada JPNN di kantornya, Jumat (9/5).

06 Mei 2014

PENDAFTARAN SELEKSI CPNS 2014

Terbaru info pembukaan CPNS... yang ditunggu-tunggu... tahun ini dibuka kembali CPNS Umum. Para peminat kursi PNS sudah bisa mulai mempersiapkan diri. Akhir Juni mendatang, pendaftaran seleksi CPNS tahun 2014 sudah dibuka. Jumlah lowongan sekitar 100 ribu kursi. Rinciannya, 60 ribu untuk CPNS dan 40 ribu Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Karo Humas dan Protokol Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat menjelaskan, untuk proses pendaftaran, mulai tahun ini para pelamar tidak perlu berbondong-bondong menyerahkan berkas lamaran ke panitia. Namun, pendaftaran menggunakan sistem elektronik atau online. Prosedur dan teknisnya, bisa membuka situs resmi Badan Kepegawaian Negara (BKN), yakni sscn.bkn.go.id.

"Jadi sistim rekrutmen sekarang diarahkan pada sistim elektronik agar lebih hemat waktu dan anggaran," ujar Karo Humas dan Protokol Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tumpak Hutabarat kepada JPNN, kemarin (5/5). Nah, khusus untuk daerah-daerah terpencil yang masih ada kendala soal jaringan internet, para pelamar masih bisa menggunakan cara lama, yakni menyerahkan berkas lamaran ke masing-masing kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Oleh BKD, data pelamar akan diteruskan ke alamat sscn.bkn.go.id.

Nantinya, sistem tes akan menggunakan computer assisted test (CAT) untuk seluruh instansi, tanpa kecuali. Pihak Panitia sudah mempersiapkan sekitar 400-an lokasi tes dengan perangkat CAT, yang tersebar di sejumlah daerah.

Sebelumnya, Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (SesmenPANRB) Tasdik Kinanto sudah menjelaskan, tahun ini akan dilakukan rekrutmen sekitar 100 ribu. Rinciannya, 60 ribu untuk CPNS dan 40 ribu PPPK. Mengingat waktu seleksi masih panjang, Tasdik meminta para calon peserta sudah mulai mempersiapkan diri, dengan belajar wawasan kebangsaan, pengetahuan umum dan psikotes. Bagi honorer K2 yang gagal tes CPNS 2013, juga boleh ikut tes untuk mengisi lowongan PPPK.

Untuk formasi masing-masing daerah, pemda yang mengusulkan dengan melampirkan analisis jabatan kerja dan analisa beban kerja. Porsi belanja pegawai juga menentukan. "Kami tidak akan memberikan formasi bagi daerah yang belanja pegawainya sudah di atas 50 persen. Ini sudah harga mati karena kasihan masyarakat nanti kalau tidak ada pembangunan," tegas Tasdik. Pertanyaan yang timbul masih ada celahkan di perekrutan kali ini walau memakai CAT ? siap kan saja dirimu....

28 April 2014

USULAN NIP HONORER K2 DIPERPANJANG

Berita terbaru perkembangan NIp Honorer k2 yang lulus . Badan Kepegawaian Negara (BKN) melaporkan belum ada perkembangan dalam usulan pemberkasan NIP (nomor induk pegawa) CPNS dari saringan tenaga honorer kategori 2 (K2). Masa usulan yang sejatinya ditutup akhir April ini, siap diperpanjang. Kepala BKN Eko Sutrisno mengatakan, sampai kemarin pihaknya terus menunggu usulan pemberkasan NIP dari instansi pusat maupun daerah.

"Tidak apa-apa agak lambat-lambat seperti saat ini," kata dia. Untuk mengejar penuntasan pemberkasan bulan ini juga, BKN merasa berat. Pasalnya jumlah tenaga honorer K2 yang lulus ujian tulis lebih dari seratus ribu orang.

Eko mengaku bahwa lambatnya pengurusan pemberkasan NIP ini terkait dengan surat edaran yang dia terbitkan beberapa bulan lalu. Surat edaran itu berisi bahwa seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) pusat maupun daerah wajib melampirkan surat pernyataan. Tapi diposisi ini bisa terjadi lobi... kata ketua FHI... anehnya ketika data sudah tidak disetujui oleh PPK.. ternyata tetap keluar dan akhirnya lulus ( di pemko medan).

20 April 2014

Rekrutmen PPPK Terbuka untuk Guru dan Dosen

JAKARTA – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Azwar Abubakar sepakat untuk meningkatkan kualitas guru melalui reformasi rekrutmen aparatur sipil negara (ASN). Keduanya juga sepakat, masalah guru honorer kategori 2 segera dituntaskan.

Demikian antara lain terungkap dalam rapat koordinasi Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Azwar Abubakar dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (17/04).

Dalam rapat yang dihadiri sejumlah pejabat eselon I dan II masing-masing kementerian itu, Azwar Abubakar minta agar guru menjadi target pokok dalam kebijakan Kemendikbud. Guru yang merupakan bagian terbesar dari aparatur sipil negara, harus memenuhi target kualifikasi. “Kasihan sama guru yang tidak berkualitas, atau kasihan dengan murid yang nantinya tidak berkualitas?” ujarnya.

Azwar mengungkapkan, dengan diundangkannya Undang-Undang No. 5/2014 tentang ASN, guru tidak selalu harus diisi oleh PNS, tetapi bisa juga dari pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Menanggapi hal itu, M. Nuh mengapresiasi kebijakan dalam Undang-Undang ASN yang melahirkan PPPK, yang diharapkan dapat mengisi kekosongan jabatan yang tidak dapat diisi oleh PNS. Undang-Undang ASN memungkinkan masyarakat sipil yang memiliki kompetensi secara profesional, dan memenuhi kualifikasi yang diminta untuk mengikuti rekrutmen pengisian jabatan PPPK. “Termasuk dosen dan guru non PNS dapat mengikuti rekrutmen terbuka tersebut,” ujarnya.

Ditambahkan, Kemendikbud berkomitmen mendukung kebijakan rekrutmen peningkatan kualitas dan kualifikasi dalam kerjasama pelaksanaan reformasi birokrasi, termasuk proses seleksi CPNS dan penyelesaian masalah kepegawaian. Dalam kesempatan itu Deputi SDM Aparatur Kemenetrian PANRB Setiawan Wangsaatmadja menambahkan bahwa saat ini pihaknya tengah menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah yang akan mnejadi payung hukum bagi PPPK. “PPPK akan dijabarkan lagi kualifikasinya dalam Peraturan Pemerintah. Tetapi yang jelas, rekrutmennya harus melalui tes seperti halnya rekrutmen CPNS,” ujarnya. (bby/HUMAS MENPANRB)

NIP Honorer K2 Masih Terganjal Surat Pernyataan

Hingga saat ini Badan Kepegawaian Negara (BKN) belum menerbitkan satu pun SK honorer kategori dua (K2). Pasalnya, seluruh honorer K2 masih terganjal persyaratan yang mengharuskan ada surat pernyataan dari kepala daerah bahwa mereka benar-benar legal. Tidak hanya kepala daerah saja yang diharuskan membuat surat pernyataan, honorer K2 juga demikian.

Implikasinya, bagi honorer maupun kepala daerah yang menyodorkan data palsu, sama-sama akan dipidanakan.

"Memang persyaratannya sangat berat bagi honorer K2 bodong. Kalau honorer asli saya yakin akan mudah mendapatkan surat pernyataan tersebut," kata Kepala BKN Eko Sutrisno kepada media ini, Minggu (20/4).

Dijelaskannya, sementara ini BKN masih terus menghadapi masalah pengaduan honorer K2 bodong. Bahkan jumlah pengaduannya makin bertambah banyak. Apalagi ditambah laporan dari Indonesian Coruption Watch (ICW) dan Ombudsman.

"Pengaduan saat ini sudah makin banyak. Untung saja kami dibantu ICW dan Ombudsman," ujar Eko.

Dengan banyaknya pengaduan masuk, lanjutnya, semakin membuktikan prediksi pemerintah kalau honorer K2 yang asli maksimal 30 persen. Meski pemerintah sudah mengisyaratkan akan menambah kuota honorer K2, namun Eko pesimis kuota yang ditetapkan sekarang (30 persen) bisa terpenuhi.

"Semua laporan pengaduan sudah kami blokir datanya. Hanya saja belum satupun pemda yang melakukan klarifikasi, jadi kita biarkan saja dulu. Kalau sudah ada klarifikasi baru kita proses lagi," tandasnya.(dikutip dari esy/jpnn)

18 April 2014

SANTAI DULU YUK !

Hari ini akta4 nggak menulis masalah Tunjangan profesi, tunjangan fungsional maupun tentang Honorer k2 yang belakang ini ngetren banget pencariannya. Maklum di tiga kegiatan diatas sangat dinanti banyak orang. Nah hari ini santai dulu yuk ! kan libur... mo nulis apa juga belum.... Dapodik juga maslah sync lagi dan lainnya.

Sekarang bernapas dulu... melanjutkan/ mengumpulkan ide - ide yang bagus dari berbagai penjuru, semoga memberikan kebaikan bagi kita semua. Kemarin bertemu dengan para pengusaha.... mulai dari start up maupun yang sudah finish up... atau namanya apa ya... berhasil / sukses/ bebas financial. Seneng kalau dengar seperti itu.

Tapi mereka semua tetep bercerita tentang sekolah mereka.. guru-guru mereka yang memotivasi... ya guru tetaplah diingat apalagi guru yang unik. Sukses bukan dari lahir... tapi bagaimana kita berusaha mendapatkan dan keseriussan dalam bisnis. Mau kaya dan berhasil tiru donk Nabi Muhammad... jadi Pedagang... Ingin memberi masukkan juga sih bagi para Tenaga Honorer K2 yang tidak lulus yang kelihatannya menganggap bahwa jadi PNS adalah harga mati.... ooo kasihan.... dan kelihatannya inilah mindset yang tertanam di pendidikan kita... walau sudah ada sekolah yang berubah tapi kurikulum nasional belum.. acuan harus diganti juga...

Santai jadi nggak santai... malah serius... sudah ah... mulai dari diri kita dan lingkungan sekitar kita... mari tingkatkan jiwa pengusaha.....

09 April 2014

TUNJANGAN PROFESI 2014 SEBESAR 12,5 T CAIR

Hari ini pemerintah mencairkan tunjangan profesi guru (TPG) pegawai negeri sipil (PNS). Nilainya mencapai Rp 12,574 triliun. “Pembayaran yang dimulai besok itu untuk triwulan I 2014 dan TPG yang terutang sejak 2010 hingga 2013,” kata Kepala Pusat Informasi dan Humas Kemendikbud Ibnu Hamid, Selasa (8/4). Pencairan dimulai hari ini sampai 15 April. Guru besar ilmu komunikasi Universitas Indonesia (UI) itu menegaskan, tidak ada unsur politisasi dalam pencairan TPG. Meski, tidak bisa disangkal bahwa pencairan berbarengan dengan hari pencoblosan pemilu legislatif. Ibnu memastikan bahwa pencairan itu bukan bagian dari ''serangan fajar''. Dengan rentang waktu pencairan antara 9-15 April, belum tentu semua TPG cair serentak hari ini. Ada sekitar 1,2 juta guru yang menerima pencairan TPG periode ini. Perinciannya, guru jenjang TK mencapai 35 ribuan. Untuk jenjang SD dan SMP, jumlah guru sasaran sekitar 1 juta orang. Selanjutnya, untuk guru SMA, ada 195 ribuan yang mendapatkan TPG hari ini. Sementara itu, Wakil Ketua KPK Adnan Pandu Praja menyoroti timing pencairan TPG yang bertepatan dengan coblosan. Menurut Adnan, KPK sudah mendeteksi dan merekomendasi kepada pemerintah secara jangka panjang agar tidak terlibat dalam proses dana optimalisasi. “Sekarang saya serahkan kepada mereka semua. Kami kan sudah melakukan pencegahannya. Jadi, kalau ada yang menyimpang, jangan salahkan kami untuk melakukan penindakan,” ungkapnya. Yang penting cair... segera cair... dan digunakan sesuai manfaatnya

07 April 2014

CEK SKTP GURU 2014

Banyak sekali teman-teman guru yang menanyakan tentang SK Tunjangan Profesi mereka, bagaimana cara mengeceknya ? SK nya itu berupa apa ? Memang untuk menge Cek SKTP Guru 2014 ini sebenarnya gampang-gampang susah. Oke karena banyak yang ingin tahu dan mencoba sendiri (walau bisa tanya masing-masing operator sekolah) nggak ada salahnya cek SKTP.

Pertama sebelum melakukan pengecekan siapkan NUPTK guru yang akan dicek dan tanggal lahirnya. SKTP 2014 ini bisa diklik di link berikut :

http://223.27.144.195:8081/index.php

mungkin ada beberapa lain lagi (untuk angka 81 bisa diganti 81-89)  sekarang ini yang lagi bagus untuk mengecek SK Tunjangan Profesi ya sesuai link diatas. Setelah memasukkan NUPTK dan tgl lahir dan masukkan captcha (tulisan kode dibawah tgl lahir)

Kalau data benar akan keluar Dapodik silahkan klik Tunjangan Profesi (posisi dibawah data cari tulisan Tunjangan Profesi akan keluar seperti gambar diatas) nah disitu akan keluar Data no SK Tunjangan Profesi dan Rekening Bank mana yang akan mendapat pencairan Tunjangan profesi. Oh iya kalau rekening berbeda maka harus membawa kelengkapan yang disyaratkan (atau klik kelengkapan berkas yang harus dibawa ke bank di lembar SKTP).

Ok segitu dulu ya untuk tanggal berapa pastinya uang masuk rekening masih belum tahu tapi hari ini sudah mulai proses ... selamat bagi yang suskses SKTP 2014 sudah ada kalau yang belum ada ya sabar ...(caranya saya posting di cairnya tunjangan sertifikasi)

CAIRNYA TUNJANGAN SERTIFIKASI

Alhamdulillah akhirnya penerbitan SK TPP PNSD melalui transfer daerah tahap 1 sdh siap didistribusikan. Kiranya untuk melihat transfer dana bisa mulai ditanyakan dimasing-masing Pemkab / pemkot setempat. Inilah kabar yang ditunggu Guru-guru yang sudah sertifikasi, tunjangan Profesi tahun ini yang dijanjikan keluar awal bulan April 2014 denga pencairan 3 bulan yaitu Januari-Februari dan maret.

Untuk cetak SKTP silahkan hubungi operator sekolah masing-masing sehingga bisa lebih akurat (bisa juga baca postingan sebelumnya yaitu SKTP GURU DIKDAS 2014), bagi yang belum keluar SKTP yang mungkin dikarenakan data tidak valid (Merah) segera sychron / kirim data kembali... tidak hilang kok cuman nantinya keluar langsung 6 bulan. Jangan lupa sama operator nya ya.... heheheh bagi - bagi rejeki...

26 Maret 2014

SKTP GURU 2014 DI P2TK DIKDAS

Sesuai janji Pemerintah bahwa untuk tunjangan profesi akan dicairkan bulan Maret akhir atau Awal April mulai diributkan para guru. Di hari ini juga sudah mulai bisa dilihat cuman yang keluar data mereka yang NON PNS sedangkan PNS akan keluar mulai tanggal 1 April 2014.

Terus bagaimana mereka yang nantinya masih belum keluar ? cek dulu data yang keluar... lihatlah apakah semua data yang tertulis di lembar SKTP sudah lengkap dan tak ada yang error  (biasanya tercetak merah)? yang terakhir adalah jam mengajar sudah 24 jam kah.... sudah linearkah Sarjana anda...

Ya begitulah .... untuk yang belum bisa cair bulan April maka P2TK akan menunggu perbaikan data sampai bulan Mei 2014... dan pencairan dana pun akan dicairkan bulan Mei ... dan tentunya ya keluar tunjangn nya nggak dipotong. Kebijakan ini bisa dibaca di peraturan pencairan Tunjangan Profesi.

Banyak yang tanya juga... kalau nggak keluar gimana ? segera betulkan data anda dan minta Operator Dapodik Sekolah untuk membetulkan. Terus kalu mengecek sendiri gimana ? ada beberapa alamat yang bisa digunakan sebagai acuannya  silahkan ketik berikut ini di Address bar (penulisan alamat internet) :

http://223.27.144.195:8081/index.php
http://223.27.144.195:8082/index.php
http://223.27.144.195:8086/index.php
http://223.27.144.195:8089/index.php
dan mungkin alamat lainnya... kadang memang sulit masuknya... maklum yang akses ribuan... dan teknologi di Indonesia belum sehebat di korsel kan.... jadi sabar... akan keluar gamar sebagai berikut :


masukkan NUPTk dan password dibalik (tahun bulan lalu tgl).... isi kode yang terlihat diatas... baru klik submit... tunggu dan sabar ya... pasti keluar datanya. bersambung..

MOLORNYA PEMBERKASAN NIP HONORER K2

Persyaratan administrasi dan lulus seleksi merupakan ketentuan mutlak bagi tenaga honorer K2 untuk diangkat menjadi CPNS dan mendapatkan NIP. Saat ini usulan pemberkasan NIP sudah mulai masuk ke BKN. Tetapi jumlahnya belum banyak, hal ini disebabkan oleh banyak hal terutama masalah validasi data dari tenaga honorer k2 yang telah lulus, mulai dari data yang nggak valid, data nggak ada di tahun 2005 awal, laporan BOS tahun 2005 dan lainnya.

Ini juga membuat para tenaga honorer k2 mulai mengalami tekanan, maklum kadang untuk mencari data diatas 5 tahun itu sulit... apalagi kalau sekolahnya sering dibongkar (dibangun)... nah datanyapun ikut ambauradul... kasihan juga. Tapi mau gimana lagi... ini demi kenyamanan dan keamanan data honorer k2 sendiri agar semua menjadi lancar dikemudian hari.

Yang terjadi di beberapa daerah ya seperti ini... BKD nya takut juga mau memberikan tanda tangan. Perlu diketahui dalam berkas validasi tenaga honorer k2 BKD memberikan tanda tangan pengecekan data valid + inspektorat setempat lalu berikutnya baru diajukan ke Pejabat Pembina Kepegawaian / PPK yang kalau di kota / kabupaten ya Walikota / Bupati untuk ditanda tangani. Pak Bupati / Walikota ya mana mungkin ngecek data... semua diserahkan full kepada BKD. So sabar buat teman-teman honorer k2 yang lulus ujian dan sekarang sedang menjalani pemberkasan NIP, Semoga berjalan Lancar.