GURU

Berbagi menjadi Guru, Trainer, Motivator Untuk Masa Depan Negara yang lebih Gemilang

Pendidikan Profesi Guru

PENDIDIKAN PROFESI GURU / PPG

DIGITAL MARKETING DENGAN AI

Digital Marketing menggunakan Kecerdasan Artifisial

DIGITAL MARKETING

Pelatihan Digital Marketing SMK se Jawa Timur di bawah Pondok Pesantren

Makan Bergizi Gratis

Program Makan Bergizi Gratis / MBG Tahun 2026

27 April 2010

KANDAS MASUK PPG

HAri ini merupakan hari terakhir pendaftaran PPG, dan di hari inilah akhirnya informasi semakin menguat bahwa :
1. PPG boleh diikuti oleh mereka / guru yang memiliki jam mengajar 24 jam plus di sekolah / lembaga bernaung sudah memiliki guru cadangan dikarenakan apabila lolos PPG nanti kuliah akan dilakukan selama hari senin- jum'at (untuk sekolah negeri sudah tidak diperkenankan mengangkat guru sukwan / GTT)
2. Biaya ditanggung sendiri selama kuliah, non subsidi dengan perkiraan biaya minimal 15 juta
3. Kepala Sekolah harus memberikan pernyataan bahwa guru tersebut diperbolehkan tidak mengajar selama setahun dan apabila pendidikan selesai bisa kembali mengajar (bagi GTT tidak akan mendapat bayaran / dipotong seperti biasanya)
4. Tempat perkuliahan PPG untuk di Jawa timur dilakukan di Unesa (SUrabaya) atau di UNM (malang)

Setelah melalui berbagai pertimbangan akhirnya saya memutuskan untuk mundur ... tidak meneruskan mengikuti seleksi administratif tingkat Kabupaten. Saya merasa PPG sudah dimuati unsur pencarian uang/ bisnis. Bagaimana tidak, sekolah hanya setahun saja menghabiskan uang sebanyak itu (15 jt) padahal sekolah di negeri... Sarjana saja paling tinggi satu tahun2 juta di kependidikan (UNesa SPp 1 semester kurang lebih 700 ribu) ...

KAlau memang perintah menginginkan meningkatkan Profesionalisme Guru seharusnya bukan menghentikan guru mengajar selama 1 tahun, tapi waktu yang diterapkan bisa lebih flexibel lagi, bisa seperti kulaihnya Universitas Terbuka (UT) plus biaya yang tak menjerat. Iming -iming kalau lulus mendapatkan sertifikasi membuat semua orang tidak menanyakan kembali ada apa gerangan ? APa yang terjadi ? Guru yang belum sertifikasi mana ada yang bayarannya diatas 2 juta ? apalagi Guru tidak tetap negeri / GTT atau GTY, apalagi kebanyakan mereka sudah berkeluarga, apa mau PPG lalu keluarga tidak makan... pikir donk... jadi kebabalasn nich ngomongnya.

25 April 2010

RUMITNYA DAFTAR PPG...

Mungkin beberapa saat yang lalu saya pernah membahas PPG, nah sekarang karena mengalami sendiri maka saya sharing disini saja. Pertama membuat Surat pernyataan sebagai guru yang sudah mengajar minimal 5 tahun, kemudian surat pernyataan belum mengikuti Sertifikasi/ dalam proses dan yang ketiga yang saya pikir ini yang paling menyita banyak waktu yaitu Surat Ijin Belajar yang ditandatangani Kepala Sekolah, Kepala UPTD cabang dinas pendidikan + mengetahui Kepala DInas Pendidikan kabupaten / Kota.

BAgi guru PNS hal ini mungkin enak saja... kalau memang mereka nanti lolos, PPG tetap mendapat gaji dari pemerintah,.. nah kalau saya ? GTT... pendidikan profesi guru ini rencananya dilaksanakan seperti perkuliahan biasa + biaya ditanggung sendiri... bahkan terdengar berita biaya antara 5-15 juta. Beginilah kalau info yang diterima tidak lengkap dari pusat ke daerah kurang jelas).

Ya apa salahnya kalau kita mencoba, untuk masalah lainnya kita urus belakangan, perlu diketahui PPG kali ini adalah yang pertama / gelombang pertama. TApi kemarin untuk pendaftaran belum ada yang memasukkan berkas ? males ya mungkin.. sekolah lagi.. Padahal ini untuk peningkatan SDM + cara mendidik siswa yang baik.

18 April 2010

Persyaratan Tunjangan Fungsional berubah !

Setelah 3 tahun berturut-turut mendapatkan Tunjangan fungsional, maka kali ini pun mengajukan kembali untuk mendapatkan tunjangan fungsional. Kalau 3 tahun yang lalu persyaratan mendapatkan tunjangan fungsional hanya SK mengajar minimal 2 tahun dan memiliki NUPTK maka di tahun 2010 ini peryaratannya lebih, yaitu minimal 5 tahun mengajar, 24 jam jam mengajar, Fotokopi NUPTK dari LPMP. Otomatis banyak guru GTT yang sulit memenuhinya karena kalau 5 tahun lalu sudah mengajar otomatis masuk pemberkasna dan otomatis sudah diangkat PNS (kecuali yang belum memenuhi syarat/ tidak diikutkan pemberkasan)

Ternyata tunjangan fungsional ini adalah tunjangan yang dikeluarkan oleh LPMP propinsi, tapi yang saya herankan kenapa setiap kota berbeda. Untuk tahun 2009 kota Jombang mendapatkan Tunjangan Fungsional Rp 250.000,- / bulan sedangkan di Sidoarjo Rp 200.000,- / bulan (untuk Dinas pendidikan) sedangkan Depag Rp 250.000,-/bulan .. Aneh

KAlau memang Tunjangan Fungsional ini di berikan pada guru yang belum sertifikasi maka setidaknya semua gur yang sedang mengajar diberi semua dong... kan sama .. semua mengajar bahkan lebih dari 24 jam. Semoga niat baik Pemerintah tidak memunculkan oknum yang ingin mengambil kesempatan dalam kesempitan ini.

16 April 2010

PPG

Di posting ke 200 ini akhirnya bisa mengeluarkan cerita akhir dari Akta4, berdasarkan surat yang telah diterima disekolah tempat saya mengajar, maka akta4 sudah dipastikan dihapus. Apa sih isi surat itu..? SUrat dari DInas Pendidikan ini membahas tentang peraturan Pemerintah baru untuk sertifikasi dimana para CPNS, PNS baru dan GTT Negeridengan masa kerja minimal 5 tahun , Guru tetap Yayasan dengan masa kerja minimal 4 tahun diperbolehkan mengikuti PPG (PElatihan Profesi Guru) selama satu tahun di Universitas yang ditunjuk oleh Pemerintah yang akan diadakan seleksi tingkat kabupaten, lalu tingkat propinsi.

BAgi mereka yang lulus diperbolehkan mengikuti PPG selama 2 semester (1 tahun) dan masuk seperti reguler (masuk pagi). Sayangnya biayanya ditanggung sendiri, padahal kalau memang sudah diterima maka secara otomatis selama satu tahun yang mengajar pagi terus bagaimana ? Padahal sekolah negeri dilarang mengangkat tenaga SUkwan lagi.. Ribet kan...

Persyaratan dalam mengikuti test masuk PPG ini antara lain : foto kopi NUPTK (keluaran Dinas LPMP), Ijazah D4/SI, mendapat persetujuan dari kepala sekolah dan tentunya SK mengajar. Bagi teman-teman yang memenuhi persyaratan nggak ada salahnya ikut test. Inilah bukti bahwa Program Akta4 telah ditiadakan oleh Pemerintah. TApi nggak usah khawatir, karena blog ini akan selalu support, dan diisi tentang semua permasalahan PPG dan sertifikasi serta tentang dalamnya pendidikan.

09 April 2010

GURU KREATIF ?

Kalau dipikir-pikir siapa sebenarnya guru yang lebih pintar ? Coba kita lihat dan bandingkan sama-sama. Di Sekolah Negeri favorit pasti mendapat siswa yang sudah terseleksi, jadi otomatis siswa yang didapatkan pasti pintar (diatas rata-rata) dikarenakan mereka membatasi penerimaan. Sedangkan yang tidak favorit pasti mendapat siswa sisa, otomatis mereka dibawah rata-rata.

MAri kita coba mengajar dikelas sekolah favorit... guru nggak terlalu dipusingkan maslah sikap dan SDM siswa, karena mereka pilihan jadi pasti oke, guru hanya dituntut lebih kreatif. Ketika menyampaikan materipun siswa pasti dengan cepat mengerti (sebagian besar kan les..). JAdi Begitu saja yang dihadapi guru di sekolah favorit. Sekarang masuk di sekolah tak favorit (atau pelosok), guru masuk saja siswa masih ramai, ketika disuruh diam masih ada saja yang omong sendiri, dan ketika dijelaskan materi mereka sangat sulit menerima. KAdang masuk telinga kiri keluar langsung telinga kanan. Guru tidak hanya harus kreatif tapi harus benar-benar bisa menguasai kelas.

Jadi wajar saja output yang dihasilkan lebih mudah sekolah favorit. Input baik output jelas baik, sedangkan kalau input jelek outputnya.... baik / sedang / tetep jelek.... JAdi guru sekolah yang tidak favorit merupakan pejuang murni pendidikan, walau pada dasarnya semua guru memang memberikan pendidikan. Berkat guru yang mengabdi disekolah swasta ataupun sekolah tak favoritlah pendidikan di negara terus berjalan, Pemerintah perhatikanlah nasib mereka.

03 April 2010

Mau Ikut Seminar ?

Karena ada program sertifikasi untuk guru, belakangan ini banyak sekali seminar dilakukan dimana-mana, mulai tingkat kota , Propinsi bahkan nasional maupun Internasional. Seminar-seminar ini diikuti oleh para guru untuk meningkat kualitas mereka.

Tapi sayang ada sebagian seminar yang isi dari seminar itu melenceng jauh dari kenyataan, dan para guru yang ikutpun tidak protes karena mereka berpikiran pokoknya dapat sertifikat. PAra Guru yang berusia diatas 50 tahun kebanyakan tidak memiliki antusiasme yang tinggi (padahal sekarang ini sebagian besar mereka sudah mendapatkan sertifikasi). Mereka beranggapoan Usia mereka menjadi penghalang, padahal salah lho... dengan pengalaman yang sudah puluhan Tahun harusnya lebih canggih dalam memahami anak didik.

Tapi apapun alasannya seminar membuat guru memiliki nilai + dan juga menambah semangat untuk peningkatan Sumber Daya Manusia. Saya pribadi berharap agar panitia-panitia pembuat acara seminar benar-benar memberikan tambahan yang massimal bagi para guru.

29 Maret 2010

UN SMP

Setelah UN SMA/ SMK kali ini UN SMP, minggu depan UN SD, Libur .... TAnggal 1-4 long weekend. Enak kalau dibuat liburan apalagi ada yang bayarin. Kembali ke UN, belakanagn ini berdoa sebelum UN menjadi Tren, khususnya di MTS ataupu sekolah yang bernafaskan Islam.

Meminta restu Orang tua juga merupakan kultur, jadi dilakukan secara bersama-sama. Istighosah namanya kalau di kalangan Nadliyin (NU red). Apakah dengan berdoa dan meminta resxtu orang tua ini ada pengaruhnya terhadap nanti hasil dari UN ? OK marilah kita lihat dari sisi bagaimana otak kita berpikir. Ternyata otak kita ini memiliki frekuensi agar bisa bekerja lebih optimal. Nah berdoa merupakan frekuensi yang lain di dalam keseharian. Kondisi berdoa menyadarkan otak bawah sadar untuk mengingat yang sudah masuk dalam pikiran/ otak kita. So otomatis ingatan kita akan kembali segar. Kondisi berdoa adalah kondisi pasrah pada yang kuasa dan Otak kita secara otomatis masuk di kondisi ini.

Berusaha semaksimal mungkin (ikhtiar) dan diakhiri berdoa merupakan hal yang harus dilakukan. Apapun hasilnya kita serahkan pada yang kuasa.

24 Maret 2010

PENGAWAS UN

KArena berposisi sebagai guru Horor bin Sukwan maka nggak akan selalu mendapat jatah menjaga Pengawas Ujian Nasional, apalagi bukan guru kelas (kalau di SD). Jadi ketika Try Out SD Dinas KAbupaten dipilih jadi pengawas kaget juga, maklum seringnya nggak pernah kebagian, jadi bisa santai bin pulang cepat.

Namanya juga anak-anak, ada saja trik mereka agar dapat contekan salah satunya adalah pergi ke kamar mandi. MAsak baru masuk 30 menit sudah ke kamar mandi ? dan ternyata teman sekelasnya yang beda ruang juga ada disana... heheheh lucu deh. Ketika di kamar mandi mereka sama-sama masuk di satu kamar mandi (4 orang). Lucu banget dan kasihan mereka. Saya beranggapan mereka tidak akan melakukan itu kalau tidak diberitahu, dan apalagi kalau mereka bisa percaya diri siap menghadapi Ujian. KAsihan masa depan mereka kalau harus seperti itu dalam mengerjakan Ujian. Jadi persiapkan diri Mengahadapi UN / UASBN adalah kewajiban agar mendapatkan hasil yang baik

20 Maret 2010

Tips menghadapi Ujian Nasional (UN) / UNAS

Seperti tahun biasanya, UN (Ujian nasional) dimulai dari level SMA/ SMK, berikutnya SMP, baru di SD. Besok senin ujian untuk SMA / SMK, khusus untuk tahun ini ada ujian ulang (tidak lulus ya ujian lagi). di tahun sebelumnya kebijakan ini masih belu ada. Mungkin dikarenakan kalah di pengadilan, bahwa Pemerintah tidak boleh mengadakan UNAS.

Ada banyak pro dan kontra, namun menurut saya pribadi, janganlah hal ini dibiarkan berlarut. Apa pun yang diterapkan pemerintah pasti sudah dikaji terlebih dulu sebab akibatnya. So kalau kita semua siap maka usaha kita sampai disitu, masalah nanti bagaimana hasilnya sudah bukan urusan lagi. Apakah ada tips menghadapi Unas biar lebih tenang bin oke dan bisa menjawab lebih tenang ?
1. Persiapkan semua perlatan yang dibutuhkan
2. Jangan menggunakan SKS (sistem kebut Semalam) tapi gunakan belajar yang continue
3. Datang 15 menit sebelum dimulai
4. Sebelum mengerjakan berdoa plus gunakan pernafasan yang teratur

14 Maret 2010

Harapan Pengangkatan Guru Honorer

Mungkin berita pengangkatan guru honorer maupun Guru tidak tetap (GTT) menjadi isu terhangat untuk dibahas, hal ini dikarenakan jumlah PNS apalagi guru yang akan pensiun di tahun ini berjumlah banyak. Total untuk tahun ini saja sampai 150 ribu PNS pensiun. Mereka ini merupakan angkatan SD Inpres, dimana di jaman Pak Soeharto banyak sekali mengangkat PNS baru khususnya Guru (Politik dan mengharuskan dari partainya).

Setelah adanya PP no 22 tahun 2005 bahwa pemerintah daerah dilarang mengangkat tenaga honorer harapan para tenaga honorer menjadi berkurang untuk masuk dijajaran PNS. Harapan ntuk menjadi seorang yang diakui poleh Pemerintah dan semua fasilitasnya. Berdasarkan info yang telah diterima bahwa pemerintah akan kembali memverifikasi honorer yang belum terangkat yang masa kerja mereka diangkat sebelum 2005 / peraturan belum keluar.

Terus bagaimana kelanjutannya, kita tunggu saja kebijaksanaan yang telah diambil oleh Pemerintah. Rejeki memang terus dicari, pasrah deh sama yang kuasa, berdoa terus karena setelah kita berusaha maksimal semua akan menjadi kehendak-NYA. itulah yang terbaik walau kadang kita menganggap tidak (karena tidak tahu apa maksud dibalik semua itu)

07 Maret 2010

Facebook semakin Menjadi

Setelah beberapa kali mengalami pertumbuhan yang dahsyat akan jumlah pemakainya, Facebook kembali dengan kemudahan dan keasyikan terbaru akan membuat pundi-pundi pemasukan facebook semakin bertambah banyak. Dan diperkirakan pendapatan pada tahun ini akan melebihi 1 Milliyar Dollar atau kalau di rupiahkan setara 9,2 Trilyun.

Terus apa hubungannya dengan blog ini ya.... Akta4 ? pasti adalah, akta4 merupakan program bagi guru yang lulus dari sarjana non kependidikan walau sekarang sudah dihapus keberadaannya. Guru harus menguasai facebook juga.... hehehhe maklum perkembangan situs jejaring sosial satu ini kalau diambil positifnya banyak sekali sedangkan kalau sisi negatipnya juga ada walau sedikit.

Sayangnya di media massa facebook terlanjur menanamkan kejelekan, seperti anak gadis pergi dengan orang yang dikenal facebook dan lainnya.By The way anyway Busway, para orang tua harus menyadari ini terutama para guru. Agar dalam penerapan perkembangan teknologi satu ini menjadikan ilmu para guru bertambah dan siswa semakin banyak sumber ilmunya. So apa salahnya belajar facebook ?

05 Maret 2010

KUOTA SERTIFIKASI

Untuk tahun ini kuota sertifikasi telah keluar lebih awal, biasanya keluar di pertengahan tahun. Ini terjadi karena pemerintah mungkin lebih berpengalaman, dan siap dalam menjalankan sertifikasi guru. Di beberapa Kabupaten kuota sertifikasi sudah diketahui dan telah dibahas kapan pengumpulan Portofolio. Dan seperti biasa para guru yang terpilih mengumpulkan data sertifikasi milik mereka, karena tenggat waktu yang diberikan adalah 1 bulan.

Akhir bulan ini semua sertifikasi harus dikumpulkan (khusus sertifikasi diknas) sedangkan sertifikasi untuk guru depag masih belum ada pengumuman, biasanya 1 bulan setelah sertifikasi Diknas baru kemudian Depag. Asesor sudah ditetapkan dan seperti tahun-tahun sebelumnya. Agar para guru siap dalam menjalankan tugas maka lebih baik siapkanlah semua data agar apabila mendapat jatah kuota sertifikasi tidak kebingungan, apalagi mereka yang sudah memiliki masa kerja diatas 10 tahun.

27 Februari 2010

Akta4 .....

Setelah program akta4 ini sudah tidak dipakai oleh pemerintah dan diganti dengan PLPG, secara perlahan namun pasti jumlah pengunjung yang masuk diblog AKTA4.blogspot.com berkurang drastis. DUlu dalam pencarian saja satu hari bisa menyentuh 200 pengunjung, tapi sekarang drastis... paling tertinggi cuman 75/ hari.

Memang sih blog ini tidak akan saya tutup, akan tetap digunakan untuk membantu para guru, apalagi guru baru dan mereka berasal dari pendidikan non kependidikan. Mungkin 3 tahun lagi akta4 akan tenggelam, sertifikasi, portofolio, pendidikan dan kepelatihan guru yang jumlahnya akan naik sampai tahun 2015 dimana pada saat itu diharuskan guru sudah memiliki standart profesionalis + mendapatkan gaji sertifikasi.

So berikutnya yang akan dibahas akan mengarah langsung ke RPP, Silabus dan materi lainnya yang berhubungan langsung dengan guru, walau sebenarnya blog ini berjudul Akta4 yang harus selal berhubungan dengan guru.

20 Februari 2010

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

SD/MI :
Mata Pelajaran : Pendidikan Kewarganegaraan
Kelas/Semester : I/1
Standar Kompetensi : 2. Membiasakan tertib di rumah dan di sekolah
Kompetensi Dasar : 2.1 Menjelaskan pentingnya tata tertib di rumah dan disekolah
2.2 Melaksanakan tata tertib di rumah dan di sekolah
Inkator : - Mampu menjelaskan pengertian tata tertib di rumah dan di sekolah
- Mampu memberikan contoh tata tertib di rumah
- Mampu memberikan contoh tata tertib di sekolah
- Mampu menjelaskan tata tertib di sekolah
- Melaksanakan tata tertib di rumah dan di sekolah
Alokasi Waktu : 2 x 35 menit
Tujuan Pembelajaran : Setelah selesai proses pembelajaran, siswa dapat :
1. Menjelaskan pentingnya tata tertib di rumah dan disekolah
2. Menjelaskan cara melaksanakan tata tertib di rumah dan disekolah
Materi Pembelajaran : 1. Pentingnya tata tertib di rumah dan disekolah
2. Melaksanakan tata tertib di rumah dan disekolah

Metode Pembelajaran
Ceramah bervariasi, tanya jawab, inquiri, penugasan, dan diskusi kelas.

Langkah – langkah Pembelajaran
Pertemuan I
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
a. Siswa menjawab pertanyaan dari guru tentang materi sebelumnya.
b. Siswa mendengarkan penjelasan dari guru

2. Kegiatan Inti (40 menit)
a. Siswa membaca cerita bergambar secara bergantian
b. Siswa dibimbing guru pada saat membaca cerita bergambar
c. Siswa mendengarkan penjelasan dari guru tentang cerita bergambar tersebut
d. Siswa menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan cerita bergambar

3. Kegiatan Penutuo (10 menit)
a. Siswa mendengarkan dengan seksama jawaban dari guru
b. Siswa mendengarkan nasihat guru untuk rajin belajar

Pertemuan II
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
a. Siswa mendapat pertanyaan dari guru tentang kegiatannya di rumah
b. Siswa menceritakan kegiatannya di rumah kepada guru dan teman – teman lainnya

2. Kegiatan Inti (40 menit)
a. Siswa membaca pengertian tata tertib
b. Siswa membaca dan mencermati gambar tentang tata tertib di rumah
c. Siswa mendengarkan penjelasan dari guru entang tata tertib di rumah

3. Kegiatan Penutup (10 menit)
a. Siswa diberi kesempatan bertanya tentang materi yang belum jelas
b. Siswa mendapat ugas PR untuk mencari contoh tata tertib di rumah masing – masing

Pertemuan III
1. Kegiatan Pendahuluan (10 menit)
a. Siswa menyampaikan hasil tugas PR-nya di depan kelas
b. Siswa mendengarkan tanggapan dari guru

2. Kegiatan Inti (40 menit)
a. Siswa membaca materi tentang pentingnya tat tertib di rumah
b. Siswa mencermati gambar tentang pentingnya tata tertib di rumah
c. Siswa menjawab pertanyaan dari guru tentang pentingnya tata tertib di rumah
d. Siswa menyimak dengan seksama pennjelasan dari guru


3. Kegiatan Penutup (10 menit)
a. Siswa bertanya guru tentang materi kepada guru tentang materi yang belum jelas
b. Siswa mendengarkan jawaban yang di berikan guru

Pertemuan IV
1. Kegiatan Pendahuluan I
a. Siswa menjawab pertanyaan dari guru tentang contoh tata tertib di rumah
b. Siswa menjawab pertanyaan dari guru tentang contoh tata tertib di sekolah

2. Kegiatan Inti (40 menit)
a. Siswa menyimak dengan seksama penjelasan dari guru tentang tata btertib di sekolah
b. Siswa memberikan contoh tata tertib di sekolah sesuai dengn gambar
c. Siswa menjelaskan secara singkat contoh tata tertib di sekolah tersebut
d. Siswa mendengarkan penjelasan guru sesuai conoh pada gambar

3. Kegiatan Penutup (10 menit)
a. Siswa bertanya kepada guru tentang contoh tata tertib di sekolah
b. Siswa mendengarkan jawaban dari guru

Sumber Belajar
1. Buku teks siswa Pendidikan Kewarganegaraan Kelas Untuk I SD/MI penerbit Cempaka Putih.
2. Buku pendukung yang terkait
3. Orang tua / keluarga
4. Tokoh masyarakat
5. Surat kabar dan majalah

Penilaian
Penilaian di lakukan sebelum, selama dan sesudah proses pembelajaran. Penilaian tertulis di berikan pada pertemuan kesembilan. Sedangkan untuk pertemuan ke-1 sampai dengan ke-8 penilaian lebih ditekankan melalui kegiatan tanya jawab di kelas, aktivitas siswa saat did
1. Tes Tulis
Tes tulis meliputi tiga bentuk, yaitu tes pilihan ganda, tes uraian, dan soal kasus. Tes tulis ini terdapat dalam buku Pendidikan Kewarganegaraan kelas untuk I SD/MI penerbit Cempaka Putih, Halaman 55-58. Adapun jawaban dari soal – soal tersebut.
Bagian I
A. Ayo memilih jawaban
1. a 6. a
2. b 7. c
3. c 8. b
4. a 9. c
5. c 10. b

Bagian II
B. Ayo menjawab pertanyaan
1. Merapikan tempat tidur
2. Agar Tidak ada peralatan sekolah yang tertinggal
3. Mendengarkan dengan seksama
4. Suasana belajar menjadi tenang sehingga mudah menerima pelajaran
5. Sepulang sekolah langsung ganti baju
Selesai belajar mematikan lampu belajar
Melaksanakan tugas piket
Mengerjakan ulangan dengan tenang
Bagian III
C. Ayo menyelesaikan masalah
1. a. Menghibur adik
Membantu ibu menyiapkan sarapan pagi
b. Karena sudah menjadi kewajiban seoran anak terhadap orang tua.
2. a. Tidak setuju
b. Sabar dan tidak perlu
3. a. Mematuhi tata tertib
b. Karena sudah menjadi kewajiban murid untuk mematuhi tata tertib sekolah.
4. a. Dapat menyebabkan sakit
b. Sebelum makan seharusnya rodi membersihkan badan
5. a. Tidak benar
b. Sogi seharusnya dating kesekolah lebih awal dan melaksanakan tugas piket kelas


2. Tes Non-Tulis
Penilaian tes non – tulis ini dilakukan pada kegiatan diskusi dan pembiasaan. Adapun contoh table penilaian dapat dilihat dalam lampiran.


Mengetahui
Kepala Sekolah Guru Kelas



Tabel Penilaian
Nomor
Siswa Nama Siswa Aspek Yang Dinilai Catatan Guru
(a) (b) (c) (d)

Catatan : Aspek penilaian dan table penilaian dapat di kembangkan sendiri oleh guru sesuai dengan materi kegiatan yang ada.

Lampiran
1. Contoh penskoran/penilaian tes tulis sebagi berikut.
Bentuk Soal Jumlah Soal Bobot Tiap Soal *) Skor Maksimal
Pilihan Ganda
Uraian
Kasus 10
10
5 3
4
6 30
40
30
Jumlah 100

2. Contoh penskoran/penilian tes non tulis sebagai berikut.
Penskoran





a. Bercerita di depan Kelas
Aspek yang dinilai seperti berikut.
1) Keberanian dalam bercerita
2) Kelancaran atau kemampuan bercerita
3) Sikap dalam bercerita
4) Keruntuhan cerita
Tabel Penilaian
Nomor
Siswa Nama Siswa Aspek Yang Dinilai Catatan Guru
(a) (b) (c) (d)



Catatan : Aspek penilaian dan table penilaian disesuaikan dengan aspek penilaian pada tiap – tiap bab.
b. Mempresentasikan Hasil Kegiatan
Aspek yang dinilai sebagi berikut.
Presenter
1) Keberanian dalam mempresentasikan hasil kegiatan
2) Ketepatan (logika) dalam berpendapat
3) Sikap dalam mengajukan pendapat
4) Sikap dalam menerima pendapat teman

18 Februari 2010

Sertifikasi untuk Guru

Kalau beberapa tahun yang lalu sertifikasi diadakan di pertengahan tahun, nah sekarang ini masuk diawal tahun 2010 sudah langsung sertifikasi. Jadi sebaiknya memang para guru menyiapkan semua yang dibutuhkan dalam sertifikasi. Mulai dari piagam / sertifikat / ijazah, membuat Rpp dan silabus dll... usahakan sudah dipilih + disendirikan.

Banyak para guru terlihat kelabakan, ya mereka ingin lulus portofolio daripada tidak lulus nanti harus ikut PLPG yang biasanya 2 minggu nonstop. Tapi ini semua untuk meningkatkan Sumber Daya MAnusia terutama guru. So apapun yang terjadi jalani saja... jangan takut nggak lulus, lebih baik lulus hasil benar, tidak dibuat-buat. Belakangan ini mulai banyak para guru yang sudah mulai melanggar peraturan, akibatnya mulai ngawur.

Yang penting lulus, apapun akan di tembus... sadarlah, portofolio adalh kaca diri guru, jadi kejujuran sangat diharapkan. Lulus - Jujur - Mujur (dapat tunjangan sertifikasi).