GURU

Berbagi menjadi Guru, Trainer, Motivator Untuk Masa Depan Negara yang lebih Gemilang

Pendidikan Profesi Guru

PENDIDIKAN PROFESI GURU / PPG

DIGITAL MARKETING DENGAN AI

Digital Marketing menggunakan Kecerdasan Artifisial

DIGITAL MARKETING

Pelatihan Digital Marketing SMK se Jawa Timur di bawah Pondok Pesantren

Makan Bergizi Gratis

Program Makan Bergizi Gratis / MBG Tahun 2026

28 Mei 2010

Pilihan Yang Berat

Pada saat seperti inilah timbul sebuah masalah yang mungkin dihadapi oleh sebagian besar guru tidak tetap / GTT / Sukwan. Mereka akan ketemu dengan masalah yang namanya sering didengar Keuangan.. Yap ekonomi keluarga. Kalau masih bujangan / belum berkeluarga mungkin masalah masih bisa diselesaikan dengan mudah dan cepat, tapi kalau sudah punya keluarga + 2 orang anak tentu sangat sulit.

KAlau mengajar di sekolah swasta dan favorit mungkin enak saja, karena pastilah gaji sudah diatas UMR, kalau di Sekolah Negeri / swasta biasa ? Sulit sekali. Ada yang bilang kalau sudah rejeki pasti ada, Tuhan nggak tidur... Bagaimana kita bisa mendapat rejeki yang banyak kalau usaha yang kita usahakan cuman itu-itu saja ?

Ini sekedar sharing sama semua teman guru GTT yang sekarang semua berharap diangkat menjadi PNS yang memungkinkan naiknya tingkat taraf hidup keluarga. Lucu juga ketika Pemerintah mengatakan guru sudah cukup sedang di sekolah tetap merekrut Guru sukwan... Walau belakangan ini terdengar akan ada kembali Pemberkasan untuk guru sukwan mulai bulan Agustus 2010- MAret 2011 tergantung kebijakan masing-masing daerah. Ya semoga apa yang sudah ditetapkan dan disetujui oleh Pemerintah dan DPR pada bulan April lalu segera ditindak lanjuti Dinas Pendidikan. Semoga

23 Mei 2010

Guru Favorit

Dambaan setiap guru adalah menjadi favorit/ idaman bagi para siswanya. Saat pertemuan dengan guru favorit sangatlah dinanti, kelebihan yang dimiliki guru favorit merupakan pilihan dari siswa. Ada di beberapa sekolah yang menganggap guru favorit adalah guru yang penuh inovasi, kreatif dan pintar, tapi tidak sedikit sekolah juga yang bukan memandang dari sisi itu.

Guru yang dekat dengan siswa, sering membuat tertawa mereka karena cerita lucu dari guru tersebut juga menjadi pilihan bagi siswa untuk selalu menanti kedatangan guru favorit tersebut. Tapi pada dasarnya kebanyakan guru favorit memiliki kepribadian yang layak ditiru oleh siswa. Sekarang ini banyak sekali guru muda, yang kebanyakan dari mereka masih memikirkan mendapatkan banyak uang untuk bisa hidup layak. Kalau mereka hanya memikirkan uang saja, maka kreatifitas akan terhenti dan akan tidak disukai oleh siswa.

Memang sulit untuk menjadi guru favorit siswa hanya dengan modal tampang doank, dengan terus berkarya, tanpa putus asa dan bekerja iklash semua akan lebih mudah dicapai.

17 Mei 2010

HASIL UJIAN ULANG SMA / SMP

HAri ini merupakan ujian ulang bagi siswa SMP yang tidak lulus. Mereka harus melakukan ujian ulang yang baru pertama kali di gelar. Sebelum tahun ini Ujian ulang tidak pernah ada, bagi yang tidak lulus yang sudah... mengulang tahun depan atau ikut kejar paket. Memang Pemerintah masih mencari formula yang tepat untuk diterapkan agar hasil dari pendidikan ini bisa dibanggakan.

Pemerintah menjanjikan bahwa level ujian ulang baik SMP maupun SMA sama kualitasnya, tapi kita semua tidak tahu bagaimana hasilnya. Kita semua berharap untuk hasil ujian Ulang (UN) SMA / SMP lebih baik. Tapi apakah dengan adanya ujian ulang seperti ini bisa membuat pendidikan kita lebih maju ? SAya kira tidak deh.,. Ujian ulang membuat tingkat ketergantungan akan lulus di ujian pertama menjadi menurun karena para siswa dan guru menganggap masih ada harapan. KAlau ini terus diterapkan kelihatannya akan menjadi bumerang bagi pendidikan kita nantinya.

13 Mei 2010

PMPTK DILIKUIDASI....

Kemarin guru demo besar-besar-an di Jakarta karena terbitnya peraturan baru. berikut kutipan dari Kompas.com :


JAKARTA, KOMPAS.com - Ratusan guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) mulai berdatangan ke Gedung MPR/DPR di Jl Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (12/5/2010).
Diperkirakan, sekitar 28.000 guru akan mendatangi gedung dewan berunjuk rasa menolak dibubarkannya Direktoral Jenderal Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK). Aksi unjuk rasa ini merupakan rangkaian aksi yang sama yang dilakukan sejak Selasa (11/5/2010) kemarin.
Pantauan kompas.com, para guru yang mengenakan batik secara bergantian berorasi di depan gedung wakil rakyat. Selain berorasi, para guru mengisi unjuk rasanya dengan menyanyikan lagu-lagu perjuangan.
Dari aneka spanduk yang mereka bawa tercemin kekecewaan mereka atas pembubaran Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK). Mereka menilai, pembubaran Ditjen PMPTK merupakan bentuk pelecehan guru karena akan mengabaikan kualitas dan kesejahteraan guru.
Selain di depan Gedung DPR, para guru rencananya juga akan mendatangi Kantor Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dan Kementerian Agama.

JAKARTA, KOMPAS.com — Ketua Dewan Pimpinan Daerah RI Irman Gusman berpendapat, selama ini keberadaan Ditjen PMPTK cukup membantu para guru. Lembaga ini tidak sekadar menangani administratif guru dan tenaga pendidik lainnya.

Lebih dari itu, kata Irman, Ditjen PMPTK memfasilitasi kalangan pendidik membangun profesionalisme anggotanya setara profesi lain yang telah mapan dan memiliki kebanggaan profesi. Salah satu produk yang dihasilkan dari Ditjen PMPTK adalah Undang-Undang Guru dan Dosen.

Untuk itu, DPD RI, lanjut Irman, memandang bahwa penghapusan Ditjen PMPTK merupakan suatu langkah mundur dalam mencapai manajemen tenaga pendidik Indonesia yang lebih baik.

"Melalui PMPTK, berbagai hal yang berkaitan dengan tenaga pendidik dapat secara fokus dibahas dan dipantau sehingga tenaga pendidik yang merupakan salah satu unsur utama dari sistem pendidikan nasional dapat lebih terjaga dan profesionalitasnya dapat lebih ditingkatkan," ujarnya.

Irman mengatakan, DPD RI berpandangan, penghapusan Ditjen PMPTK itu akan berdampak serius pada usaha peningkatan mutu dan kesejahteraan guru. Maka dari itu, sebagai bentuk perhatian DPD RI terhadap keputusan pemerintah tersebut, DPD telah mengirimkan surat resmi tertanggal 5 Mei 2010. Namun, pemerintah akhirnya mengambil pilihan lain dengan mengeluarkan Perpres Nomor 24 Tahun 2010 yang menghapus keberadaan Ditjen PMPTK.

Penghapusan Ditjen PMPTK merupakan suatu langkah mundur dalam mencapai manajemen tenaga pendidik yang lebih baik.
-- Irman Gusman


JAKARTA, KOMPAS.com — Hari ini para guru yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) akan kembali berunjuk rasa. Diperkirakan 28.000 guru akan turun ke jalan untuk berunjuk rasa ke Kementerian Pendidikan Nasional, Kementerian Agama, dan Gedung MPR/DPR.
"Aksi akan dihadiri sekitar 28.000 guru," kata Staf Sekretaris Pengurus Besar PGRI yang juga merupakan koordinator lapangan, Yitno, saat dihubungi Kompas.com, Selasa (11/5/2010) malam. Yitno mengatakan, unjuk rasa kali ini berskla lebih besar daripada aksi sebelumnya.
Kemarin sekitar 5.000 guru yang berasal dari DKI Jakata, Sumatera Utara, Maluku, Banten, dan Bengkulu berunjuk rasa di Kementerian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) dan Gedung MPR/DPR. "Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur akan datang. Kami akan berunjuk rasa di Kemendiknas, Gedung MPR/DPR, dan Kementerian Agama," terang Yitno.
Ia menerangkan, aksi ribuan guru selama dua hari ini mengusung satu tuntutan utama, yaitu menolak penghapusan Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan (Ditjen PMPTK). Mereka menilai pembubaran Ditjen PMPTK merupakan pelecehan guru. Mereka khawatir penghapusan ini akan mengorbankan kualitas dan kesejahteraan guru.
Selain itu, mereka juga menyerukan agar aturan soal sertifikasi segera diselesaikan dan meminta pengangkatan guru honorer.

PENGHAPUSAN PMPTK
Kemendiknas Tidak Akan Kurangi Hak Guru

JAKARTA, KOMPAS.com — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dalam unjuk rasanya mengusulkan supaya dibentuk badan pengelolaan guru secara nasional yang bertanggung jawab secara langsung, bukan seperti keputusan pemerintah yang menempatkan penanganan guru di beberapa direktorat karena hanya akan menambah panjang rantai birokrasi dalam penanganan masalah guru.

Sertifikasi akan jalan terus di bawah dua Ditjen ini. Kita tidak akan mengurangi hak-hak para guru.
-- Muhadjir

Diberitakan sebelumnya di Kompas.com, Ketua Umum Pengurus Besar PGRI Sulistiyo di Jakarta, Selasa (11/5/2010), mengatakan, para guru kecewa dengan keputusan pemerintah yang melikuidasi Ditjen PMPTK. Menurut dia, persoalan guru harus ditangani secara serius oleh pejabat yang memiliki kewenangan untuk membuat kebijakan.
"Mulai hari ini para guru akan berunjuk rasa di Kemendiknas dan PGRI. Kami menuntut Ditjen PMPTK dikembalikan atau pembentukan badan guru secara nasional. Perjuangan ini supaya guru tidak lagi dipinggirkan seperti sebelum adanya UU Guru dan Dosen," jelas Sulistiyo.
Sementara itu, secara terpisah, Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Pendidikan Nasional Muhadjir di Jakarta mengatakan, para guru tidak perlu khawatir dengan dihapuskannya Ditjen PMPTK. Sebab, kata Muhadjir, program sertifikasi guru akan terus berjalan, tunjangan jabatan dan tunjangan fungsional akan tetap seperti sediakala, termasuk tunjangan profesi para guru. Untuk itu, tidak ada yang perlu dikhawatirkan.

"Tidak ada yang diubah. Hanya, bagaimana caranya dibikin sekompak mungkin. Lebih sederhana, tetapi tujuannya untuk memudahkan, bukan menghilangkan," tambah Muhadjir.
Lebih lanjut, kata Muhadjir, penghapusan Ditjen PMPTK hanya dalam rangka melakukan reformasi organisasi di tubuh Kemendiknas, termasuk salah satunya dengan memecah Direktorat Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) menjadi dua direktorat, yaitu Direktorat Pendidikan Dasar dan Direktorat Pendidikan Menengah.
"Demonstrasi ini untuk kepentingan siapa, harusnya juga dilihat dulu. Intinya, selama ini fungsi dan jaminan terhadap mereka sudah terwadahi atau belum?" ujarnya.
"Upaya kami ini justru untuk lebih memfokuskan guru untuk lebih diberdayakan dalam konteks komprehensif. Sertifikasi akan jalan terus di bawah dua ditjen ini. Kami tidak akan mengurangi hak-hak para guru," ujar Muhadjir.

06 Mei 2010

GTT DIGAJI UMR ?

Ketika peringatan buruh, semua pekerja turun ke jalan memperingatinya, serikat-serikat pekerja sangat konsisten menuntut peningkatan taraf hidup mereka. Di JAwa Timur mereka menuntut kenaikan UMR yang rata-rata sudah 1 juta. Biaya hidup sekarang ini sangat mahal membuat gaji tersebut dianggap kurang.

MAu tahu berapa gaji Guru Tidak Tetap yang keberadaanya sangat dibutuhkan oleh Sekolah? gaji tertinggi GTT Sekolah Dasar Negeri 600ribu, kalau sekolah dengan siswa sedikit malah mungkin bisa 200ribu saja. Apa cukup ? Benar juga kalau disebut Sukwan (Suka Relawan) karena gaji sudah tidak ada negoisasi, mau mengajar nggak mau cari lainnya. Bahkan GTT Sekolah negeri tidak mendapat kebijakasanaan yang sama ketika guru sekolah swasta mendapatkan insentif dari pemerintah.

Saya tidak habis pikir untuk masalah pelik GTT, yang bekerja diswasta menganggap GTT memiliki nasib yang lebih baik karena bisa dinominasikan masuk PNS, tapi harus menunggu berapa tahun ? apa yang sudah berkeluarga disuruh makan apa adanya, dan hidup dibawah standar / miskin ? GTT di sekolah negeri juga mengajar sebagai wali kelas, muatan lokal dan extra. Teringat beberapa hari yang lalu kalau ada GTT dari Sekolah negeri Di Jember yang menyuarakan bahwa seharusnya GTT juga digaji UMR.

Dilema Sekolah Negeri dilarang mengangkat SUkwan / Honorer baru ketika mereka membutuhkan tenaga pengajar baru. Bila tidak mengangkat kebutuhan guru masih kurang sedang kalau nanti mengangkat Sukwan baru nanti kalau ada penempatan PNS baru mau dikemanakan sukwan tadi....

05 Mei 2010

UASBN SD / MI

Ujian nasional untuk sekolah dasar sudah berjalan, besok adalah hari terakhir. Nilai dari UASBN ini akan dijadikan patokan untuk masuk ke jenjang berikutnya SMP. PAra siswa terlihat sudah belajar sangat keras, bahkan kadang-kadang karena belajar tambah sedikit stress. Saya juga bingung bagaimana bisa membuat anak-anak ini bisa lebih tenang.

APa semua anak bisa mengerjakan ? yang benar-benar mengerjakan dalam satu ruang bisa dihitung... yang lainnya tunggu jawaban. Beberapa guru di beberapa sekolah ada juga yang membantu dengan berbagai cara. SAYA KESEL... MARAH BIN APA YA... Kenapa pendidikan kita jadi seperti ini, kenapa tidak naik/ tidak lulus menjadi momok bagi mereka ? Hati saya sangat tidak bisa menerima akan hal tersebut. Membantu anak ketika mereka sedang menghadapi Ujian apapun alasannya. Ini sama saja mengajari mereka untuk berbuat curang mulai kecil, penetapan rasa takut dan menjelekkan kegagalan.

Di dunia ini kegagalan adalah suatu hal yang biasa, kalau sejak kecil ditanamkan tidak boleh gagal (kalau gagal seperti dihina) maka jiwa wirausaha mereka tidak akan muncul, yang muncul hanyalah otak pekerja yang nurut / sendiko dawuh, tak memiliki kreativitas. SAya pernah protes pada mereka (siswa) tapi mereka menjawab Apa Bapak dulu tidak pernah mencontoh ? saya jawab tidak pernah (karena dari SD sampai SMA tidak pernah)

Masa depan bangsa ini dipikul oleh mereka, 20 tahun lagi merekalah yang menggerakkan perekonomian ini, kalau dari sekarang sudah mendapat doktrin seperti ini bagaimana negara ini jadinya. Saya ingat kata Prof Yohanes (pembimbing lomba sains Indonesia yang selalu menang + dapat medali) bahwa Bukan siswa nya yang bodoh tapi cara memberi pelajaran yang salah

03 Mei 2010

HARI PENDIDIKAN

Hari ini adalah hari pendidikan nasional, diperingati Indonesia. Hari pendidikan biasanya menjadi tolak ukur Bangsa atas kinerja Pemerintah akan fokus Pendidikan. 20% APBN diperuntukkan Pendidikan. Banyak sekali sekarang ini Sekolah Berstandar NAsional (SBI) bermunculan (dengan biaya yang tidak murah), tapi juga banyak gedung sekolah yang mulai rusak (maklum kebanyakan usia sudah uzur).

Bahkan ada sekolah yang gedung sekolahnya nggak ada (menyewa juga tidak bisa). Bagi sekolah-sekolah di kota baik besar maupun kecil pasti sudah diperhatikan (tinggal menunggu giliran), sedangkan sekolah yang di pinggir atau dipelosok kemungkinan hanya didata.

Apa yang diperlukan pendidikan untuk masa sekarang ini agar hasil dari pendidikan bisa baik untuk masa depan bangsa ini ?
1. Guru Profesional (sekarang sudah digalakkan walau belum merata)
2. Gedung Sekolah
3. Siswa
4. Fasilitas Pembelajaran (baik berupa media, IT dll)

20 Tahun yang lalu Negara tetangga kita untuk masalah Pendidikan kalah jauh, guru merekapun ambil dari Indonesia. BAnyak yang kuliah di Indonesia, sekarang..? Negara ini yang banyak mengirim siswa ke luar negeri. Apa kelemahan dari sistem pendidkan kita ? banyak tapi salah satunya adalah penguasaan Media Pembelajaran khususnya IT masih sangat minim.

Tapi apapun namanya, kita harus tetap berusaha membuat anak didik menjadi pemimpin masa depan negara yang Jujur, Cerdas, Ber IT tinggi sehingga bisa membawa negara ini menjadi negara yang maju, sejahtera Gemah ripah loh jinawi.

27 April 2010

KANDAS MASUK PPG

HAri ini merupakan hari terakhir pendaftaran PPG, dan di hari inilah akhirnya informasi semakin menguat bahwa :
1. PPG boleh diikuti oleh mereka / guru yang memiliki jam mengajar 24 jam plus di sekolah / lembaga bernaung sudah memiliki guru cadangan dikarenakan apabila lolos PPG nanti kuliah akan dilakukan selama hari senin- jum'at (untuk sekolah negeri sudah tidak diperkenankan mengangkat guru sukwan / GTT)
2. Biaya ditanggung sendiri selama kuliah, non subsidi dengan perkiraan biaya minimal 15 juta
3. Kepala Sekolah harus memberikan pernyataan bahwa guru tersebut diperbolehkan tidak mengajar selama setahun dan apabila pendidikan selesai bisa kembali mengajar (bagi GTT tidak akan mendapat bayaran / dipotong seperti biasanya)
4. Tempat perkuliahan PPG untuk di Jawa timur dilakukan di Unesa (SUrabaya) atau di UNM (malang)

Setelah melalui berbagai pertimbangan akhirnya saya memutuskan untuk mundur ... tidak meneruskan mengikuti seleksi administratif tingkat Kabupaten. Saya merasa PPG sudah dimuati unsur pencarian uang/ bisnis. Bagaimana tidak, sekolah hanya setahun saja menghabiskan uang sebanyak itu (15 jt) padahal sekolah di negeri... Sarjana saja paling tinggi satu tahun2 juta di kependidikan (UNesa SPp 1 semester kurang lebih 700 ribu) ...

KAlau memang perintah menginginkan meningkatkan Profesionalisme Guru seharusnya bukan menghentikan guru mengajar selama 1 tahun, tapi waktu yang diterapkan bisa lebih flexibel lagi, bisa seperti kulaihnya Universitas Terbuka (UT) plus biaya yang tak menjerat. Iming -iming kalau lulus mendapatkan sertifikasi membuat semua orang tidak menanyakan kembali ada apa gerangan ? APa yang terjadi ? Guru yang belum sertifikasi mana ada yang bayarannya diatas 2 juta ? apalagi Guru tidak tetap negeri / GTT atau GTY, apalagi kebanyakan mereka sudah berkeluarga, apa mau PPG lalu keluarga tidak makan... pikir donk... jadi kebabalasn nich ngomongnya.

25 April 2010

RUMITNYA DAFTAR PPG...

Mungkin beberapa saat yang lalu saya pernah membahas PPG, nah sekarang karena mengalami sendiri maka saya sharing disini saja. Pertama membuat Surat pernyataan sebagai guru yang sudah mengajar minimal 5 tahun, kemudian surat pernyataan belum mengikuti Sertifikasi/ dalam proses dan yang ketiga yang saya pikir ini yang paling menyita banyak waktu yaitu Surat Ijin Belajar yang ditandatangani Kepala Sekolah, Kepala UPTD cabang dinas pendidikan + mengetahui Kepala DInas Pendidikan kabupaten / Kota.

BAgi guru PNS hal ini mungkin enak saja... kalau memang mereka nanti lolos, PPG tetap mendapat gaji dari pemerintah,.. nah kalau saya ? GTT... pendidikan profesi guru ini rencananya dilaksanakan seperti perkuliahan biasa + biaya ditanggung sendiri... bahkan terdengar berita biaya antara 5-15 juta. Beginilah kalau info yang diterima tidak lengkap dari pusat ke daerah kurang jelas).

Ya apa salahnya kalau kita mencoba, untuk masalah lainnya kita urus belakangan, perlu diketahui PPG kali ini adalah yang pertama / gelombang pertama. TApi kemarin untuk pendaftaran belum ada yang memasukkan berkas ? males ya mungkin.. sekolah lagi.. Padahal ini untuk peningkatan SDM + cara mendidik siswa yang baik.

18 April 2010

Persyaratan Tunjangan Fungsional berubah !

Setelah 3 tahun berturut-turut mendapatkan Tunjangan fungsional, maka kali ini pun mengajukan kembali untuk mendapatkan tunjangan fungsional. Kalau 3 tahun yang lalu persyaratan mendapatkan tunjangan fungsional hanya SK mengajar minimal 2 tahun dan memiliki NUPTK maka di tahun 2010 ini peryaratannya lebih, yaitu minimal 5 tahun mengajar, 24 jam jam mengajar, Fotokopi NUPTK dari LPMP. Otomatis banyak guru GTT yang sulit memenuhinya karena kalau 5 tahun lalu sudah mengajar otomatis masuk pemberkasna dan otomatis sudah diangkat PNS (kecuali yang belum memenuhi syarat/ tidak diikutkan pemberkasan)

Ternyata tunjangan fungsional ini adalah tunjangan yang dikeluarkan oleh LPMP propinsi, tapi yang saya herankan kenapa setiap kota berbeda. Untuk tahun 2009 kota Jombang mendapatkan Tunjangan Fungsional Rp 250.000,- / bulan sedangkan di Sidoarjo Rp 200.000,- / bulan (untuk Dinas pendidikan) sedangkan Depag Rp 250.000,-/bulan .. Aneh

KAlau memang Tunjangan Fungsional ini di berikan pada guru yang belum sertifikasi maka setidaknya semua gur yang sedang mengajar diberi semua dong... kan sama .. semua mengajar bahkan lebih dari 24 jam. Semoga niat baik Pemerintah tidak memunculkan oknum yang ingin mengambil kesempatan dalam kesempitan ini.

16 April 2010

PPG

Di posting ke 200 ini akhirnya bisa mengeluarkan cerita akhir dari Akta4, berdasarkan surat yang telah diterima disekolah tempat saya mengajar, maka akta4 sudah dipastikan dihapus. Apa sih isi surat itu..? SUrat dari DInas Pendidikan ini membahas tentang peraturan Pemerintah baru untuk sertifikasi dimana para CPNS, PNS baru dan GTT Negeridengan masa kerja minimal 5 tahun , Guru tetap Yayasan dengan masa kerja minimal 4 tahun diperbolehkan mengikuti PPG (PElatihan Profesi Guru) selama satu tahun di Universitas yang ditunjuk oleh Pemerintah yang akan diadakan seleksi tingkat kabupaten, lalu tingkat propinsi.

BAgi mereka yang lulus diperbolehkan mengikuti PPG selama 2 semester (1 tahun) dan masuk seperti reguler (masuk pagi). Sayangnya biayanya ditanggung sendiri, padahal kalau memang sudah diterima maka secara otomatis selama satu tahun yang mengajar pagi terus bagaimana ? Padahal sekolah negeri dilarang mengangkat tenaga SUkwan lagi.. Ribet kan...

Persyaratan dalam mengikuti test masuk PPG ini antara lain : foto kopi NUPTK (keluaran Dinas LPMP), Ijazah D4/SI, mendapat persetujuan dari kepala sekolah dan tentunya SK mengajar. Bagi teman-teman yang memenuhi persyaratan nggak ada salahnya ikut test. Inilah bukti bahwa Program Akta4 telah ditiadakan oleh Pemerintah. TApi nggak usah khawatir, karena blog ini akan selalu support, dan diisi tentang semua permasalahan PPG dan sertifikasi serta tentang dalamnya pendidikan.

09 April 2010

GURU KREATIF ?

Kalau dipikir-pikir siapa sebenarnya guru yang lebih pintar ? Coba kita lihat dan bandingkan sama-sama. Di Sekolah Negeri favorit pasti mendapat siswa yang sudah terseleksi, jadi otomatis siswa yang didapatkan pasti pintar (diatas rata-rata) dikarenakan mereka membatasi penerimaan. Sedangkan yang tidak favorit pasti mendapat siswa sisa, otomatis mereka dibawah rata-rata.

MAri kita coba mengajar dikelas sekolah favorit... guru nggak terlalu dipusingkan maslah sikap dan SDM siswa, karena mereka pilihan jadi pasti oke, guru hanya dituntut lebih kreatif. Ketika menyampaikan materipun siswa pasti dengan cepat mengerti (sebagian besar kan les..). JAdi Begitu saja yang dihadapi guru di sekolah favorit. Sekarang masuk di sekolah tak favorit (atau pelosok), guru masuk saja siswa masih ramai, ketika disuruh diam masih ada saja yang omong sendiri, dan ketika dijelaskan materi mereka sangat sulit menerima. KAdang masuk telinga kiri keluar langsung telinga kanan. Guru tidak hanya harus kreatif tapi harus benar-benar bisa menguasai kelas.

Jadi wajar saja output yang dihasilkan lebih mudah sekolah favorit. Input baik output jelas baik, sedangkan kalau input jelek outputnya.... baik / sedang / tetep jelek.... JAdi guru sekolah yang tidak favorit merupakan pejuang murni pendidikan, walau pada dasarnya semua guru memang memberikan pendidikan. Berkat guru yang mengabdi disekolah swasta ataupun sekolah tak favoritlah pendidikan di negara terus berjalan, Pemerintah perhatikanlah nasib mereka.

03 April 2010

Mau Ikut Seminar ?

Karena ada program sertifikasi untuk guru, belakangan ini banyak sekali seminar dilakukan dimana-mana, mulai tingkat kota , Propinsi bahkan nasional maupun Internasional. Seminar-seminar ini diikuti oleh para guru untuk meningkat kualitas mereka.

Tapi sayang ada sebagian seminar yang isi dari seminar itu melenceng jauh dari kenyataan, dan para guru yang ikutpun tidak protes karena mereka berpikiran pokoknya dapat sertifikat. PAra Guru yang berusia diatas 50 tahun kebanyakan tidak memiliki antusiasme yang tinggi (padahal sekarang ini sebagian besar mereka sudah mendapatkan sertifikasi). Mereka beranggapoan Usia mereka menjadi penghalang, padahal salah lho... dengan pengalaman yang sudah puluhan Tahun harusnya lebih canggih dalam memahami anak didik.

Tapi apapun alasannya seminar membuat guru memiliki nilai + dan juga menambah semangat untuk peningkatan Sumber Daya Manusia. Saya pribadi berharap agar panitia-panitia pembuat acara seminar benar-benar memberikan tambahan yang massimal bagi para guru.

29 Maret 2010

UN SMP

Setelah UN SMA/ SMK kali ini UN SMP, minggu depan UN SD, Libur .... TAnggal 1-4 long weekend. Enak kalau dibuat liburan apalagi ada yang bayarin. Kembali ke UN, belakanagn ini berdoa sebelum UN menjadi Tren, khususnya di MTS ataupu sekolah yang bernafaskan Islam.

Meminta restu Orang tua juga merupakan kultur, jadi dilakukan secara bersama-sama. Istighosah namanya kalau di kalangan Nadliyin (NU red). Apakah dengan berdoa dan meminta resxtu orang tua ini ada pengaruhnya terhadap nanti hasil dari UN ? OK marilah kita lihat dari sisi bagaimana otak kita berpikir. Ternyata otak kita ini memiliki frekuensi agar bisa bekerja lebih optimal. Nah berdoa merupakan frekuensi yang lain di dalam keseharian. Kondisi berdoa menyadarkan otak bawah sadar untuk mengingat yang sudah masuk dalam pikiran/ otak kita. So otomatis ingatan kita akan kembali segar. Kondisi berdoa adalah kondisi pasrah pada yang kuasa dan Otak kita secara otomatis masuk di kondisi ini.

Berusaha semaksimal mungkin (ikhtiar) dan diakhiri berdoa merupakan hal yang harus dilakukan. Apapun hasilnya kita serahkan pada yang kuasa.

24 Maret 2010

PENGAWAS UN

KArena berposisi sebagai guru Horor bin Sukwan maka nggak akan selalu mendapat jatah menjaga Pengawas Ujian Nasional, apalagi bukan guru kelas (kalau di SD). Jadi ketika Try Out SD Dinas KAbupaten dipilih jadi pengawas kaget juga, maklum seringnya nggak pernah kebagian, jadi bisa santai bin pulang cepat.

Namanya juga anak-anak, ada saja trik mereka agar dapat contekan salah satunya adalah pergi ke kamar mandi. MAsak baru masuk 30 menit sudah ke kamar mandi ? dan ternyata teman sekelasnya yang beda ruang juga ada disana... heheheh lucu deh. Ketika di kamar mandi mereka sama-sama masuk di satu kamar mandi (4 orang). Lucu banget dan kasihan mereka. Saya beranggapan mereka tidak akan melakukan itu kalau tidak diberitahu, dan apalagi kalau mereka bisa percaya diri siap menghadapi Ujian. KAsihan masa depan mereka kalau harus seperti itu dalam mengerjakan Ujian. Jadi persiapkan diri Mengahadapi UN / UASBN adalah kewajiban agar mendapatkan hasil yang baik